OTOMOTIF,JS- Ramah Lingkungan, Tiga Mobil Hybrid Toyota Cocok Jadi Pilihan
PT Toyota Astra Motor (TAM) memperkenalkan tiga model elektrifikasi terbaru pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Kamis (5/2/2026). Langkah ini merupakan bagian dari strategi Toyota untuk memperluas akses mobilitas ramah lingkungan dan mendukung peralihan energi di Indonesia.
Toyota Dorong Mobilitas Hijau
President Director TAM, Takuya Yokohama, menyampaikan bahwa Toyota telah menemani perjalanan masyarakat Indonesia selama 55 tahun dengan berbagai inovasi teknologi. “Di era elektrifikasi ini, kami ingin membuka akses mobilitas bagi semua lapisan masyarakat melalui strategi multi-pathway,” ujar Yokohama.
Hybrid Jadi Solusi Harian
Yokohama menekankan, teknologi hybrid cocok untuk mobilitas sehari-hari karena ramah lingkungan dan hemat bahan bakar. “Hybrid memberikan solusi praktis bagi mobilitas harian yang lebih hijau dan efisien,” tambahnya.
Di IIMS 2026, Toyota menampilkan empat model hybrid terbaru. Tiga model menyasar segmen kendaraan terjangkau: Toyota New Veloz Hybrid EV, Toyota New Yaris Cross Hybrid EV, dan Toyota New Vios Hybrid EV.
Vice President TAM, Henry Tanoto, menjelaskan, “Kami menghadirkan Veloz Hybrid EV, New Yaris Cross Hybrid EV, dan Vios Hybrid EV untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mencari mobil entry-level ramah lingkungan.”
Harga dan Varian Hybrid Terbaru
Toyota New Veloz Hybrid EV dijual mulai Rp 308 juta hingga Rp 385 juta, naik dari sebelumnya Rp 299 juta. Khusus selama IIMS 2026, Toyota menawarkan tipe V seharga Rp 303 juta.
Toyota Yaris Cross Hybrid EV dijual mulai Rp 399 juta, sedangkan Vios Hybrid EV Rp 460 juta. Untuk segmen premium, Toyota menawarkan New Alphard XE HEV dengan harga Rp 1,388 miliar.
Dorong Pilihan Mobilitas Ramah Lingkungan
Yokohama berharap kehadiran model hybrid terbaru mendorong masyarakat beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan. “Dengan pilihan produk yang lengkap, masyarakat bisa lebih mudah mengadopsi mobilitas hijau,” ujarnya.
Toyota optimistis strategi multi-pathway memperkuat posisinya di industri otomotif nasional dan mendorong peralihan energi di Indonesia secara berkelanjutan.(*)









