TEKNOLOGI,JS- Konsorsium global nirlaba AI Alliance, yang didirikan oleh dan , kini resmi hadir di Indonesia. Langkah ini bertujuan mendorong inovasi digital sekaligus mengembangkan AI (artificial intelligence) yang aman dan bertanggung jawab di tingkat regional.
Ekspansi Indonesia Lengkapi Kehadiran di APAC
Ekspansi ke Indonesia melengkapi kehadiran AI Alliance di kawasan Asia-Pasifik (APAC). Konsorsium ini berfokus pada pengembangan solusi AI berbasis open-source dan meningkatkan akses teknologi bagi perusahaan, pengembang, dan komunitas lokal. Dengan hadirnya AI Alliance, Indonesia bisa lebih maksimal memanfaatkan potensi AI untuk inovasi bisnis dan pendidikan.
Potensi dan Tantangan Adopsi AI di Indonesia
Berdasarkan IBM CEO Study terbaru, 61% perusahaan di Indonesia sudah menggunakan agen AI dan siap memperluas penerapannya. Namun, hanya 27% yang merasakan ROI sesuai harapan. Selain itu, AI Alliance menyoroti tantangan lain: membangun tenaga kerja terampil, memperkuat infrastruktur digital, melindungi data pribadi, serta menjaga transparansi, keamanan, dan akuntabilitas dalam penggunaan AI.
Fokus AI Alliance: Solusi Terbuka dan Inovasi Lokal
“Kami hadir untuk menjawab tantangan-tantangan ini melalui pengembangan solusi AI open-source. Tujuannya agar teknologi ini bisa diakses lebih luas dan mendorong inovasi di Indonesia,” kata . Dia menambahkan, Indonesia merupakan salah satu ekonomi digital paling dinamis di Asia Tenggara, sehingga kolaborasi dengan mitra lokal sangat penting.
Sementara itu, menekankan, “Melalui kemitraan dengan IBM, kami membuat AI lebih mudah diakses, aman, dan bermanfaat bagi semua. Kami ingin bekerja sama dengan pemangku kepentingan lokal untuk membuka peluang baru dan menyelesaikan tantangan nyata.”
Kolaborasi dengan Universitas dan Komunitas
AI Alliance ingin memberdayakan pelaku usaha, pengembang, dan komunitas melalui perangkat AI, sumber daya, dan program edukasi. Universitas Ciputra menjadi anggota pertama di Indonesia, sementara organisasi lain sedang dalam proses pendaftaran.
“Misi kami sejalan dengan AI Alliance untuk mendorong inovasi terbuka, khususnya dalam pengembangan keterampilan AI melalui IBM SkillsBuild for Academia,” ujar . Dia menambahkan, kolaborasi ini membantu menumbuhkan pola pikir kewirausahaan dan inovatif di kampus.
Menjaga Kedaulatan dan Masa Depan AI
Di sisi lain, menegaskan, “AI Alliance berkomitmen memajukan pengembangan AI terbuka dan menjaga kedaulatan AI di Indonesia. Kami ingin memastikan AI dapat berkembang secara transparan dan aman.”
Dengan proyeksi kontribusi AI terhadap PDB Indonesia mencapai US$366 miliar pada 2030, AI Alliance percaya kolaborasi aktif dengan pelaku lokal bisa mewujudkan target tersebut sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital secara inklusif.(*)









