KYIV, JS — Empat orang tewas dan 27 terluka setelah Rusia melancarkan serangan gabungan besar-besaran ke ibu kota Ukraina pada Jumat (14/11/2025).
Serangan yang melibatkan ratusan drone dan puluhan rudal itu memicu kebakaran, merusak bangunan di berbagai distrik, dan menyebabkan puing-puing berjatuhan di wilayah padat penduduk.
Kepala Administrasi Militer Kyiv, Tymur Tkachenko, mengatakan kru darurat bekerja di sejumlah lokasi setelah ledakan terdengar bertubi-tubi di seluruh kota.
“Serangan ini dirancang untuk menimbulkan kerugian sebesar mungkin terhadap masyarakat dan warga sipil,” ujar Zelenskyy melalui Telegram.
Ia menambahkan pecahan rudal Iskander merusak Kedutaan Besar Azerbaijan di Kyiv.
Luka-Luka dan Kekacauan di Ibu Kota
Kerusakan mengganggu pasokan listrik dan air akibat rusaknya infrastruktur.
Serangan menimpa berbagai distrik:
- Darnytskyi: Puing-puing menghantam halaman gedung apartemen dan fasilitas pendidikan; sebuah mobil terbakar akibat serpihan.
- Dniprovskyi: Tiga blok apartemen, satu rumah, dan area terbuka terbakar.
- Podilskyi: Lima gedung tempat tinggal dan satu bangunan non-perumahan rusak.
- Shevchenkivskyi: Puing memicu kebakaran dekat fasilitas medis.
- Holosiivskyi: Kebakaran melanda fasilitas medis dan bangunan non-perumahan.
- Desnianskyi dan Solomianskyi: Gedung-gedung tempat tinggal terbakar.
- Sviatoshynskyi: Puing merusak rumah warga.
Kepala daerah Mykola Kalashnyk melaporkan seorang pria 55 tahun di Bila Tserkva mengalami luka bakar dan mendapat perawatan di rumah sakit.
Ketegangan Rusia–Ukraina Meningkat
Serangan ini berlangsung saat Uni Eropa menekan Ukraina untuk memperkuat pemberantasan korupsi setelah skandal besar di sektor energi nuklir. UE menegaskan tetap mendukung Ukraina.
Rusia mengumumkan berhasil mencegat atau menghancurkan 216 drone Ukraina yang meluncur menyerang wilayahnya pada malam yang sama. Kementerian Pertahanan Rusia menyebut:
- 66 drone menyerang wilayah selatan Krasnodar.
- 45 drone menyerang Oblast Saratov, merusak infrastruktur sipil.
- Sistem pertahanan udara aktif di Volgograd untuk melindungi infrastruktur energi.
Keadaan Darurat di Novorossiysk
Walikota Novorossiysk mengumumkan keadaan darurat setelah serangan drone Ukraina menghantam sebuah gedung apartemen.
Media Rusia melaporkan puing drone jatuh di lumbung gandum dekat pelabuhan.(AN)








