OTOMOTIF,JS- Persaingan mobil listrik niaga berukuran kecil di Indonesia semakin ketat. Kehadiran Daihatsu e-Hijet Cargo langsung menantang Mitsubishi L100 EV atau Minicab EV, model yang lebih dulu masuk pasar. Keduanya sama-sama menyasar pelaku usaha, tetapi menawarkan karakter dan keunggulan yang berbeda.
Harga Jadi Pembeda Awal
Mitsubishi Motors memproduksi L100 EV secara lokal dan memasarkan mobil ini khusus untuk kebutuhan bisnis dengan harga Rp 323,3 juta. Di Jepang, Minicab EV dijual lebih murah, mulai 2.431.000 yen atau sekitar Rp 261,38 juta.
Sebaliknya, Daihatsu e-Hijet Cargo justru lebih mahal di Jepang. Mobil listrik niaga ini dibanderol mulai 3.146.000 yen atau setara Rp 338,5 juta. Dengan selisih tersebut, pelaku usaha di Jepang jelas melihat Minicab EV sebagai opsi yang lebih ramah anggaran.
Desain dan Fitur: Modern vs Fungsional
Meski kalah murah, e-Hijet Cargo tampil lebih modern. Daihatsu membekali mobil ini dengan lampu depan LED, panel instrumen digital, AC digital, serta fitur keselamatan terbaru. Kombinasi ini membuat e-Hijet Cargo terasa sebagai kendaraan listrik generasi baru.
Sebaliknya, Minicab EV memilih pendekatan praktis. Mobil ini masih mengandalkan instrumen analog dan lampu halogen. Meski begitu, Mitsubishi tetap menyematkan sistem bantuan keselamatan e-Assist untuk menunjang keamanan berkendara.
Adu Performa Motor Listrik
Dari sisi teknis, kedua mobil menggunakan motor listrik dengan penggerak roda belakang. Minicab EV mengandalkan motor bertenaga 31 kW atau setara 41 dk dengan torsi puncak 195 Nm. Torsi besar ini memberi kepercayaan diri saat membawa muatan berat.
Sementara itu, e-Hijet Cargo menawarkan tenaga lebih besar, yakni 47 kW atau sekitar 63 dk, dengan torsi 126 Nm. Walau torsinya lebih kecil, tenaganya sudah setara mesin turbo pada kebanyakan kei car modern.
Kapasitas Baterai dan Jarak Tempuh
Keunggulan e-Hijet Cargo semakin terlihat pada sektor baterai. Daihatsu menyematkan baterai berkapasitas 36,6 kWh, jauh lebih besar dibandingkan baterai Minicab EV yang hanya 20 kWh.
Alhasil, e-Hijet Cargo mampu menempuh jarak hingga 257 kilometer dalam sekali pengisian. Sebagai pembanding, Minicab EV hanya sanggup melaju sekitar 180 kilometer.(*)








