IHSG Ditutup Melemah Hari Ini, Saham Komoditas Jadi Pemicu

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BISNIS,JS- Bursa Efek Indonesia menutup perdagangan Kamis (12/3/2026) dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,37 % ke level 7.362,12. Penurunan ini muncul karena investor menjual saham komoditas unggulan, sekaligus menyesuaikan posisi menjelang libur panjang.

IHSG Bergerak Variatif Sepanjang Hari

IHSG bergerak di kisaran 7.323 hingga 7.436 sepanjang sesi perdagangan. Dari total saham yang diperdagangkan, 483 saham turun, 224 saham naik, dan 251 saham stagnan. Tren ini menunjukkan bahwa tekanan jual lebih dominan dibandingkan minat beli, terutama di sektor yang sensitif terhadap harga komoditas global.

Baca Juga :  Pengumuman MSCI Dinanti, IHSG Berpotensi Menguat

Saham Komoditas Memimpin Pelemahan

Saham-saham komoditas mengalami tekanan jual yang cukup signifikan. Beberapa saham unggulan mencatat penurunan sebagai berikut:

NCKL (PT Trimegah Bangun Persada Tbk.) turun 6,42 % menjadi Rp1.240.

INCO (PT Vale Indonesia Tbk.) melemah 6,23 % ke Rp6.025.

BREN (PT Barito Renewables Energy Tbk.) turun 5,73 % menjadi Rp6.575.

Penurunan ini membuat IHSG kehilangan sebagian kenaikan dari sesi sebelumnya, sekaligus menandai sentimen hati-hati investor di pasar saham domestik.

Baca Juga :  Investor Asing Borong Saham Indonesia, Meski IHSG Tertekan

Beberapa Saham Masih Mencatat Penguatan

Di sisi lain, investor tetap memburu saham dengan prospek fundamental kuat. Saham yang menguat antara lain:

ADRO (PT Alamtri Resources Indonesia Tbk.) naik 6,38 % ke Rp2.500.

AADI (PT Adaro Andalan Indonesia Tbk.) menguat 5,71 % menjadi Rp10.175.

ITMG (PT Indo Tambangraya Megah Tbk.) naik 5,62 % ke Rp27.725.

Sektor konsumen juga menarik minat beli, termasuk ISAT, ICBP, dan PGAS, yang masing-masing mencatat penguatan moderat.

Hal ini menunjukkan bahwa meski tekanan jual cukup besar, investor tetap selektif dan fokus pada saham unggulan dengan fundamental kuat.

Sentimen Pasar Masih Terbatas

Tekanan di IHSG dipengaruhi oleh kombinasi faktor global dan domestik. Investor menyesuaikan portofolio karena ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi harga komoditas. Selain itu, investor bersikap hati-hati menjelang libur panjang, sehingga aktivitas jual beli berlangsung terbatas.

Sejumlah analis memperkirakan IHSG akan bergerak sideways hingga koreksi ringan pada perdagangan Jumat (13/3/2026), dengan support di kisaran 7.300–7.350 poin.(*)

Berita Terkait

Besok Pemerintah Umumkan Kebijakan Besar, Ini Dampaknya ke Ekonomi dan Uang Anda!
Harga Emas Hari Ini 2 Mei 2026: Turun atau Stabil? Simak Data & Strategi Beli Untung Maksimal
Update Harga Emas Hari Ini 1 Mei 2026: Naik atau Turun? Cek Peluang Investasi Terbaru
Update Harga Emas Hari Ini 28 April 2026: Turun Tipis, Peluang Investasi Menguntungkan?
Bank Mandiri Gaspol Kredit 17,4%! Strategi Ketat Ini Jadi Kunci Cuan di Tengah Krisis Global 2026
IHSG Anjlok 6,6% Sepekan, Dana Asing Kabur Rp29,5 Triliun: Ini Dampak Besar ke Investor dan Ekonomi RI
Turun Tipis, Update Harga Emas Perhiasan 24 April 2026
Bank Digital Terbaik 2026: Cara Dapat Bunga Tinggi & Cashback Maksimal Tanpa Biaya Admin
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:45 WIB

Besok Pemerintah Umumkan Kebijakan Besar, Ini Dampaknya ke Ekonomi dan Uang Anda!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:14 WIB

Harga Emas Hari Ini 2 Mei 2026: Turun atau Stabil? Simak Data & Strategi Beli Untung Maksimal

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:27 WIB

Update Harga Emas Hari Ini 1 Mei 2026: Naik atau Turun? Cek Peluang Investasi Terbaru

Selasa, 28 April 2026 - 10:00 WIB

Update Harga Emas Hari Ini 28 April 2026: Turun Tipis, Peluang Investasi Menguntungkan?

Senin, 27 April 2026 - 23:00 WIB

Bank Mandiri Gaspol Kredit 17,4%! Strategi Ketat Ini Jadi Kunci Cuan di Tengah Krisis Global 2026

Berita Terbaru