OTOMOTIF,JS- Pasar mobil hybrid di Indonesia langsung menunjukkan sinyal positif pada Februari 2026. Setelah sempat melambat di Januari, permintaan kembali meningkat.
Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia mencatat distribusi dari pabrik ke dealer mencapai 6.008 unit. Angka ini menegaskan bahwa segmen hybrid mulai kembali bergerak.
Di sisi lain, total penjualan mobil nasional menyentuh 81.159 unit. Dengan demikian, mobil hybrid menyumbang sekitar 7,4 persen dari keseluruhan pasar.
Kenaikan Signifikan Secara Bulanan
Jika menoleh ke bulan sebelumnya, pasar hybrid hanya mencatat 4.470 unit. Namun, pada Februari, angka tersebut melonjak tajam.
Kenaikan mencapai 1.538 unit atau sekitar 34,4 persen secara bulanan. Lonjakan ini menunjukkan minat konsumen terus tumbuh.
Selain itu, konsumen kini semakin mempertimbangkan efisiensi bahan bakar. Mereka juga mulai melirik teknologi ramah lingkungan sebagai kebutuhan, bukan sekadar tren.
Dominasi Jepang Masih Sulit Tergeser
Selanjutnya, peta persaingan menunjukkan dominasi kuat dari pabrikan Jepang. Mayoritas model terlaris masih berasal dari merek Jepang.
Meski begitu, produsen Korea Selatan mulai memperkuat posisi. Bahkan, satu model asal China berhasil masuk daftar, meski kontribusinya masih terbatas.
Innova Zenix Tetap Memimpin Pasar
Di tengah persaingan yang semakin ketat, Toyota Kijang Innova Zenix HEV tetap memimpin pasar tanpa perlawanan berarti.
Mobil ini mencatat penjualan 2.133 unit pada Februari. Angkanya memang turun tipis dibanding Januari, tetapi posisinya tetap kokoh di puncak.
Hal ini menunjukkan loyalitas konsumen terhadap model hybrid yang sudah terbukti.
Persaingan Ketat di Posisi Kedua dan Ketiga
Sementara itu, Suzuki XL7 Hybrid mengamankan posisi kedua dengan 844 unit. Penjualannya naik signifikan dibanding bulan sebelumnya.
Di belakangnya, Honda HR-V RS e:HEV tampil agresif. Model ini melonjak hingga 714 unit, atau naik lebih dari dua kali lipat.
Lonjakan tersebut menandakan segmen SUV hybrid semakin diminati pasar.
Pendatang Baru Langsung Unjuk Gigi
Tidak hanya model lama, beberapa pemain baru juga langsung menarik perhatian.
Toyota Veloz HEV misalnya, langsung mencatat 484 unit di bulan pertamanya. Capaian ini terbilang impresif untuk pendatang baru.
Selain itu, Suzuki Fronx Hybrid juga mencatat pertumbuhan stabil. Penjualannya naik lebih dari 20 persen dibanding Januari.
Daftar Lengkap Mobil Hybrid Terlaris
Untuk memberikan gambaran lebih jelas, berikut daftar mobil hybrid terlaris Februari 2026:
- Toyota Kijang Innova Zenix HEV — 2.133 unit
- Suzuki XL7 Hybrid — 844 unit
- Honda HR-V RS e:HEV — 714 unit
- Toyota Veloz HEV — 484 unit
- Suzuki Fronx Hybrid — 415 unit
- Toyota Yaris Cross HEV — 326 unit
- Chery Tiggo Cross CSH — 279 unit
- Hyundai Palisade Hybrid — 208 unit
- Suzuki Grand Vitara — 157 unit
- Hyundai Santa Fe HEV — 99 unit
- Daihatsu Rocky HEV — 80 unit
- Lexus LM 350h — 65 unit
- Toyota Alphard HEV — 58 unit
- Honda Step WGN RS e:HEV — 44 unit
- BAIC BJ-30 — 35 unit
- Toyota Camry HEV — 29 unit
- Lexus RX 350h — 16 unit
- GWM Haval Jolion HEV — 14 unit
- Lexus LX 700h — 11 unit
- GWM Tank 500 HEV — 7 unit
- GWM Tank 300 HEV — 7 unit
- Nissan X-Trail e-Power — 6 unit
- Toyota Corolla Cross HEV — 4 unit
- Wuling Almaz HEV — 4 unit
- Lexus LBX — 3 unit
- MG VS HEV — 3 unit
- Nissan Kicks e-Power — 3 unit
Tren Positif Diprediksi Berlanjut
Secara keseluruhan, tren mobil hybrid terus menguat. Kenaikan penjualan di Februari menjadi sinyal awal kebangkitan pasar.
Ke depan, produsen kemungkinan akan menghadirkan lebih banyak pilihan. Di sisi lain, konsumen semakin terbuka terhadap teknologi hybrid.
Jika kondisi ini berlanjut, pangsa pasar mobil hybrid berpotensi meningkat lebih besar sepanjang 2026.(*)









