Babak Baru Pengelolaan Hulu Migas di Jambi

BUMD Masuki Tahap Pembukaan Data WK Jabung

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 19 November 2025 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Provinsi Jambi memulai babak baru pengelolaan hulu migas. PT Jambi Indoguno Internasional, BUMD milik Provinsi Jambi, resmi memulai proses alokasi Participating Interest (PI) maksimum 10% di Wilayah Kerja (WK) Jabung.

Provinsi Jambi memulai babak baru pengelolaan hulu migas. PT Jambi Indoguno Internasional, BUMD milik Provinsi Jambi, resmi memulai proses alokasi Participating Interest (PI) maksimum 10% di Wilayah Kerja (WK) Jabung.

JAMBI,JS- Provinsi Jambi memulai babak baru pengelolaan hulu migas. PT Jambi Indoguno Internasional, BUMD milik Provinsi Jambi, resmi memulai proses alokasi Participating Interest (PI) maksimum 10% di Wilayah Kerja (WK) Jabung. PetroChina International Jabung Ltd menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) dan Berita Acara Pemeriksaan Pembukaan Data bersama BUMD.

Langkah ini menjadi tonggak penting setelah proses panjang sejak Maret 2023. Dengan NDA, PT Jambi Indoguno Internasional membuka dan memverifikasi data teknis, ekonomi, dan legal. Data ini menjadi dasar pengalihan PI dari pemegang saham WK Jabung.

Gubernur Jambi Al Haris hadir langsung dalam acara ini. Ketua Pansus PI DPRD Provinsi Jambi Abun Yani, Inspektur Migas Ditjen Migas Kementerian ESDM Asep Herman, dan perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Selatan juga ikut hadir. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan pemerintah pusat dan daerah terhadap transparansi proses PI.

Baca Juga :  Bupati Cup Kerinci 2025 Masuk 16 Besar! Jadwal Panas, Daftar Tim & Prediksi Laga Sengit

Seluruh pemegang PI WK Jabung mendukung kelancaran proses ini. Mereka termasuk PetroChina, PT Pertamina Hulu Energi Jabung, PETRONAS Carigali (Jabung) Ltd., PT GPI Jabung Indonesia, dan PT Raharja Energi Tanjung Jabung.

“Kami menjalankan seluruh tahapan PI secara profesional, transparan, dan sesuai regulasi. Kami berharap proses ini memberi manfaat besar bagi masyarakat Jambi,” ujar perwakilan PetroChina Jabung.

Baca Juga :  Bolehkah Minum Air Es saat Cuaca Panas? Ini Penjelasan Ahli Gizi

PetroChina terus berkoordinasi dengan SKK Migas agar setiap tahapan berjalan lancar. BUMD dapat mengevaluasi seluruh data secara menyeluruh. Sebagai kontraktor di bawah pengawasan SKK Migas, PetroChina memastikan proses PI mengikuti standar pengelolaan migas nasional.

Tahapan resmi PI 10% membuka momentum strategis bagi Jambi. Provinsi ini bisa memperluas kemandirian energi, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan menciptakan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Publik kini menyoroti kemampuan BUMD memaksimalkan peluang strategis ini.(AN)

Berita Terkait

Banyak Korban Baru Sadar KTP Dipakai Pinjol, Ini Cara Cek Resmi dari OJK
Simulasi Cicilan KUR BRI 2026 Rp25 Juta, Angsuran Mulai Rp500 Ribuan Tanpa Jaminan Tambahan
RSUD Abundjani Bangko Kini Punya CT Scan dan Mamografi Modern, Warga Merangin Tak Perlu Lagi Berobat ke Jambi atau Padang
Harga Emas Perhiasan Cenderung Stabil, Ini Daftar Lengkap Semua Kadar Karat
Dana Bank Parkir di SRBI Tembus Rp673 Triliun, Kredit Seret dan Suku Bunga Tinggi Jadi Pemicu
PT Tren Gen Horizon Kantongi HAKI Resmi dari DJKI, Bisnis Iklan Digital Berbasis Website Kian Dipercaya
Wako Alfin Turun Langsung ke Kantor Camat, Disiplin ASN Sungai Penuh Jadi Perhatian Serius
Investasi Berlian vs Emas, Mana yang Lebih Untung? Ini Rahasia Orang Kaya Menyimpan Kekayaan di Batu Mulia
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:01 WIB

Banyak Korban Baru Sadar KTP Dipakai Pinjol, Ini Cara Cek Resmi dari OJK

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:01 WIB

Simulasi Cicilan KUR BRI 2026 Rp25 Juta, Angsuran Mulai Rp500 Ribuan Tanpa Jaminan Tambahan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:08 WIB

RSUD Abundjani Bangko Kini Punya CT Scan dan Mamografi Modern, Warga Merangin Tak Perlu Lagi Berobat ke Jambi atau Padang

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:06 WIB

Dana Bank Parkir di SRBI Tembus Rp673 Triliun, Kredit Seret dan Suku Bunga Tinggi Jadi Pemicu

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:35 WIB

PT Tren Gen Horizon Kantongi HAKI Resmi dari DJKI, Bisnis Iklan Digital Berbasis Website Kian Dipercaya

Berita Terbaru