Samsung Kembangkan Baterai Smartphone 20.000 mAh

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Logo Samsung

Foto ; Logo Samsung

SMARTPHONE,JS- Samsung tengah menguji baterai smartphone dengan kapasitas luar biasa, mencapai 20.000 mAh, yang menggunakan teknologi silikon-karbon lebih efisien dibandingkan baterai lithium-ion. Sumber dalam industri mengungkapkan bahwa Samsung SDI, divisi pengembangan baterai Samsung, melakukan pengujian ini.

Teknologi Silikon-Karbon: Solusi Baterai Masa Depan?

Baca Juga :  Fitur Baru, Samsung Meluncurkan Pembaruan One UI 8.5

Produsen ponsel mulai beralih ke teknologi silikon-karbon sebagai alternatif baterai lithium-ion. Teknologi ini memungkinkan peningkatan kepadatan energi tanpa menambah ukuran fisik baterai secara drastis. Dengan cara ini, smartphone mendapatkan kapasitas baterai lebih besar tanpa meningkatkan ukuran perangkat secara signifikan.

Namun, meski banyak produsen ponsel mengadopsi teknologi ini, Samsung dan Apple masih ketinggalan dalam mengikuti tren tersebut.

Desain Baterai 20.000 mAh: Dual-Cell dengan Kapasitas Raksasa

Baca Juga :  Rilis 2026, Apple Siapkan iPhone Lipat Pertama, iPhone Fold

Baterai yang diuji oleh Samsung SDI mengusung desain dual-cell, yang berarti dua sel baterai dengan ukuran dan kapasitas berbeda. Sel pertama memiliki kapasitas 12.000 mAh dan ketebalan sekitar 6,3 mm, sementara sel kedua berkapasitas 8.000 mAh dengan ketebalan awal 4 mm. Gabungan kedua sel ini menghasilkan total kapasitas 20.000 mAh.

Potensi Performa: 27 Jam Screen-On Time

Baterai berkapasitas 20.000 mAh mampu memberikan waktu layar menyala (screen-on time) hingga 27 jam menurut hasil pengujian awal. Waktu pemakaian yang sangat lama ini menjadi daya tarik bagi pengguna yang membutuhkan daya tahan baterai lebih lama.

Tantangan Keawetan: Pembengkakan Baterai

Meskipun menawarkan kapasitas besar dan performa mengesankan, baterai 20.000 mAh menghadapi masalah besar terkait keawetan. Pengujian menunjukkan adanya pembengkakan (swelling) pada baterai, sebuah masalah klasik pada baterai berkapasitas tinggi. Pembengkakan ini berisiko merusak struktur perangkat dan membahayakan keselamatan pengguna.

Sel 8.000 mAh, yang awalnya memiliki ketebalan 4 mm, membengkak hingga 7,2 mm setelah pengujian. (AN)

Berita Terkait

BNI Tutup Internet Banking Mulai 21 April 2026, Nasabah Wajib Pindah ke Aplikasi Ini! Aman atau Justru Berisiko?
AI Bikin Otak “Hang”? Studi Harvard Ungkap Bahaya Tersembunyi yang Picu AI Brain Fry di Tempat Kerja
YouTube Shorts Control 2026: Cara Blokir Konten Bagi Anak
Rekomendasi Gadget Murah Berkualitas 2026 untuk Mahasiswa, Hemat Tapi Ngebut!
OpenAI Siapkan SuperApp AI Terpadu, Era Baru Teknologi Dimulai
Kulkas Inverter Hemat Listrik 2026: Tagihan Turun Drastis, Ini 5 Rekomendasi Terbaik!
Diskon Gila! Samsung Galaxy Tab S11 Turun $120 di Amazon, Harga Jadi $680, Waktu Terbaik Buat Beli!
Gila Canggihnya! 5 Gadget AI Terbaru yang Banyak Diburu Tahun Ini
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 15:00 WIB

AI Bikin Otak “Hang”? Studi Harvard Ungkap Bahaya Tersembunyi yang Picu AI Brain Fry di Tempat Kerja

Jumat, 3 April 2026 - 12:00 WIB

YouTube Shorts Control 2026: Cara Blokir Konten Bagi Anak

Jumat, 3 April 2026 - 09:00 WIB

Rekomendasi Gadget Murah Berkualitas 2026 untuk Mahasiswa, Hemat Tapi Ngebut!

Jumat, 3 April 2026 - 07:00 WIB

OpenAI Siapkan SuperApp AI Terpadu, Era Baru Teknologi Dimulai

Kamis, 2 April 2026 - 18:00 WIB

Kulkas Inverter Hemat Listrik 2026: Tagihan Turun Drastis, Ini 5 Rekomendasi Terbaik!

Berita Terbaru