HAB ke-80 Kemenag Sungai Penuh: Alfin Beri Beasiswa Rp2 Juta, ASN Terima Penghargaan

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota dan wakil walikota Sungai Penuh, Alfin-Azhar kompak foto bersama dengan pegawai Kemenag Sungai Penuh diacara HAB.

Walikota dan wakil walikota Sungai Penuh, Alfin-Azhar kompak foto bersama dengan pegawai Kemenag Sungai Penuh diacara HAB.

SUNGAIPENUH, JS – Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia di Kota Sungai Penuh menjadi momentum untuk memperkuat pelayanan keagamaan, meningkatkan kualitas pendidikan madrasah, serta menjaga kerukunan masyarakat.

Dalam upacara yang berlangsung di Lapangan Kantor Wali Kota Sungai Penuh pada Sabtu, 3 Januari 2026, Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyerahkan beasiswa berprestasi senilai Rp2 juta kepada siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs). Pada kesempatan yang sama, Kementerian Agama Kota Sungai Penuh juga memberikan penghargaan kepada aparatur negara dan pendamping Proses Produk Halal (PPH).

Kegiatan tersebut menghadirkan Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran Kementerian Agama.

Peringatan ini tidak sekadar menjadi agenda tahunan. Lebih dari itu, HAB ke-80 mengingatkan seluruh jajaran Kementerian Agama tentang pentingnya pelayanan publik yang berkualitas, kehidupan beragama yang harmonis, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Alfin Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat Beragama

Wali Kota Alfin menyampaikan rasa syukur atas perjalanan 80 tahun Kementerian Agama dalam melayani masyarakat Indonesia. Menurutnya, lembaga tersebut memiliki peran penting dalam menjaga kehidupan beragama sekaligus memperkuat persatuan bangsa.

Kerukunan umat beragama menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga stabilitas sosial. Karena itu, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat perlu terus membangun komunikasi, menumbuhkan sikap saling menghormati, serta menjaga toleransi di tengah keberagaman.

Selain itu, pelayanan keagamaan perlu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata. Pelayanan yang baik tidak hanya berkaitan dengan administrasi, tetapi juga menyangkut pembinaan kehidupan beragama, pendidikan, dan penguatan nilai kebangsaan.

Momentum HAB ke-80 juga menjadi kesempatan bagi jajaran Kementerian Agama untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan yang profesional dan mudah diakses masyarakat.

Di Kota Sungai Penuh, sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, lembaga pendidikan, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga suasana kehidupan beragama yang damai.

Beasiswa Rp2 Juta untuk Siswa Madrasah Berprestasi

Perhatian terhadap dunia pendidikan turut mewarnai peringatan HAB ke-80 di Sungai Penuh. Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Alfin memberikan beasiswa berprestasi senilai Rp2 juta kepada seorang siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Baca Juga :  Jemaah Haji Asal Kerinci Meninggal di Arafah, Sempat Sesak Napas Sebelum Wafat di Tanah Suci

Bantuan pendidikan ini menjadi bentuk dukungan terhadap siswa yang menunjukkan prestasi. Selain membantu kebutuhan pendidikan, beasiswa juga dapat menjadi dorongan bagi pelajar untuk terus mengembangkan kemampuan dan mempertahankan semangat belajar.

Pendidikan madrasah memiliki peran dalam membangun generasi muda yang menguasai pengetahuan sekaligus memahami nilai moral dan keagamaan. Oleh sebab itu, dukungan terhadap siswa berprestasi perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pembelajaran dan pembinaan karakter.

Di sisi lain, apresiasi terhadap pelajar dapat mendorong lingkungan pendidikan untuk menciptakan budaya berprestasi. Sekolah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat perlu mengambil peran sesuai tanggung jawab masing-masing agar siswa memperoleh kesempatan berkembang.

Meski demikian, peningkatan kualitas pendidikan tidak cukup hanya mengandalkan penghargaan. Pendampingan belajar, ketersediaan fasilitas, serta dukungan terhadap siswa yang menghadapi keterbatasan juga menjadi bagian penting dalam membangun pendidikan yang lebih baik.

Kemenag Beri Penghargaan kepada ASN Berdedikasi

Selain memberikan perhatian kepada dunia pendidikan, Kementerian Agama Kota Sungai Penuh menyerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada aparatur yang memenuhi kriteria penghargaan.

Satyalancana Karya Satya merupakan tanda kehormatan bagi aparatur sipil negara yang menunjukkan pengabdian sesuai ketentuan. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas masa kerja, loyalitas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Penghargaan bagi ASN juga membawa pesan tentang pentingnya integritas dan tanggung jawab dalam pelayanan publik. Masyarakat membutuhkan aparatur yang tidak hanya memahami prosedur, tetapi juga mampu memberikan pelayanan secara profesional, transparan, dan responsif.

Karena itu, peringatan HAB dapat menjadi momentum untuk memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Setiap aparatur perlu menjaga disiplin, meningkatkan kompetensi, serta membangun komunikasi yang baik dengan warga.

Pada akhirnya, kualitas pelayanan keagamaan tidak hanya bergantung pada kebijakan lembaga. Kompetensi dan komitmen pegawai di lapangan turut menentukan pengalaman masyarakat ketika mengakses layanan.

Pendamping Produk Halal Dapat Apresiasi

Rangkaian peringatan HAB ke-80 juga mencakup pemberian penghargaan kepada pendamping Proses Produk Halal (PPH). Para pendamping memiliki peran dalam membantu pelaku usaha memenuhi persyaratan sertifikasi halal sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Besok Jadi Hari Penentuan, Siapa Tiga Besar Calon 5 Kepala OPD Sungai Penuh?

Pendampingan ini penting, terutama bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang membutuhkan informasi mengenai dokumen, proses pengajuan, serta tahapan sertifikasi. Dengan pendampingan yang tepat, pelaku usaha dapat memahami persyaratan dan mempersiapkan kebutuhan administrasi secara lebih baik.

Sertifikasi halal juga berkaitan dengan kepercayaan konsumen terhadap produk yang beredar di pasaran. Bagi pelaku usaha, pemahaman terhadap ketentuan halal dapat membantu mereka meningkatkan kepatuhan sekaligus memperkuat daya saing produk.

Namun, penguatan ekosistem halal membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Pendamping, pemerintah, lembaga terkait, dan pelaku usaha perlu membangun koordinasi agar proses sertifikasi berjalan sesuai ketentuan dan menjangkau lebih banyak usaha yang memenuhi persyaratan.

Penghargaan kepada pendamping PPH dalam peringatan HAB ke-80 menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi mereka dalam mendukung layanan sertifikasi halal di daerah.

HAB ke-80 Jadi Momentum Peningkatan Pelayanan

Peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama di Kota Sungai Penuh menghadirkan sejumlah agenda yang berkaitan dengan pendidikan, pengabdian aparatur, dan penguatan ekosistem halal.

Pemberian beasiswa kepada siswa MTs menunjukkan perhatian terhadap prestasi pendidikan. Sementara itu, penghargaan Satyalancana Karya Satya mengingatkan pentingnya dedikasi aparatur dalam menjalankan tugas. Apresiasi kepada pendamping PPH juga menegaskan peran pendampingan dalam membantu pelaku usaha memahami proses sertifikasi halal.

Ketiga aspek tersebut memiliki hubungan dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pendidikan membutuhkan dukungan berkelanjutan, pelayanan publik membutuhkan aparatur yang berintegritas, dan pengembangan usaha halal membutuhkan pendampingan yang sesuai aturan.

Melalui momentum HAB ke-80, jajaran Kementerian Agama dan pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat kolaborasi dalam menjalankan program yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan demikian, peringatan hari jadi lembaga tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Masyarakat membutuhkan hasil nyata melalui layanan yang semakin baik, dukungan pendidikan yang berkelanjutan, serta kehidupan beragama yang rukun dan harmonis.(AN)

Berita Terkait

Tiga Besar Hasil Seleksi 5 Kepala OPD Sungai Penuh Diumumkan, Berikut Namanya
133 ASN Pemkab Tebo Pensiun hingga September 2026, Guru Paling Banyak
Hari Kesadaran Nasional, ASN Sungai Penuh Diingatkan soal Disiplin dan Pelayanan
Kejari Sungai Penuh Ikut Gerakan 3S, Alfin Dorong Kepedulian Sosial Meluas
4.363 Hektare Lahan Terbakar di Jambi, Batang Hari Catat Kebakaran Terluas
Wako Alfin Hadiri Pengukuhan DPC PKB Sungai Penuh 2026–2031
MTQH Jambi 2026, Merangin Bidik Tiga Besar dengan 62 Kafilah
Bukan Cuma Cek Bangunan! Aktivis Minta Proyek P3-TGAI Kerinci dan Sungai Penuh Diaudit APH Hingga BPK
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Tiga Besar Hasil Seleksi 5 Kepala OPD Sungai Penuh Diumumkan, Berikut Namanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:31 WIB

133 ASN Pemkab Tebo Pensiun hingga September 2026, Guru Paling Banyak

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Hari Kesadaran Nasional, ASN Sungai Penuh Diingatkan soal Disiplin dan Pelayanan

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Kejari Sungai Penuh Ikut Gerakan 3S, Alfin Dorong Kepedulian Sosial Meluas

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:01 WIB

4.363 Hektare Lahan Terbakar di Jambi, Batang Hari Catat Kebakaran Terluas

Berita Terbaru