OTOMOTIF,JS– Musim hujan menuntut pengendara motor matic lebih berhati-hati. Jalan basah, apalagi bercampur residu oli, membuat permukaan licin dan rawan tergelincir. Oleh karena itu, teknik pengereman yang tepat sangat penting untuk keselamatan.
Menurut Oke Desiyanto, Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng, teknologi canggih seperti Anti-lock Braking System (ABS) memang membantu, tetapi pengendara tetap memegang peran utama. “Motor canggih hanyalah alat bantu. Rem adalah sahabat pengendara untuk mengendalikan laju kendaraan, terutama di jalan licin,” ujarnya.
Berikut empat teknik pengereman aman yang sebaiknya diterapkan pemotor matic saat hujan:
1. Manfaatkan Engine Brake dengan Deselerasi
Meski motor matic tidak memiliki gigi, pengendara tetap bisa menciptakan efek engine brake. Caranya: lepaskan tuas gas secara perlahan, jangan menutup gas tiba-tiba. Teknik ini menurunkan kecepatan motor secara halus, mencegah roda belakang mengunci, sekaligus memberi waktu bagi rem utama untuk mendingin.
2. Terapkan Pengereman 60:40
Tekanan rem depan sebaiknya lebih besar daripada rem belakang. Komposisi idealnya 60–70 persen untuk rem depan dan sisanya untuk rem belakang. Rem depan menghentikan motor secara efektif, sementara rem belakang menjaga keseimbangan. Tekan tuas rem depan secara bertahap agar pengereman tetap stabil.
3. Tekan Rem Secara Bertahap
Kunci aman berkendara di jalan licin adalah menghindari pengereman mendadak. Tekan tuas rem sedikit demi sedikit sambil memperhatikan jarak aman dengan kendaraan di depan. Cara ini membantu ban tetap mencengkeram permukaan jalan, sehingga risiko kehilangan traksi menurun secara signifikan.
4. Hindari Pengereman Saat Menikung
Selalu kurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan. Mengerem saat motor miring berisiko membuat ban kehilangan cengkeraman karena sebagian besar traksi digunakan untuk membelok. Untuk tetap aman, lakukan pengereman hanya saat motor berada dalam posisi tegak dan lurus.(AN)









