SUNGAI PENUH, JS– Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menunjukkan dukungan terhadap pembangunan sarana keagamaan dengan menyerahkan bantuan Rp5 juta untuk Masjid Madiatul Islamiah, Jumat (20/2/2026). Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan tempat ibadah sekaligus upaya memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Alfin menyerahkan bantuan itu saat mengunjungi Desa Sumur Anyir, Kecamatan Sungai Bungkal. Dalam kesempatan tersebut, ia juga melaksanakan salat Jumat berjamaah bersama warga setempat.
Kunjungan ini tidak hanya berkaitan dengan pembangunan masjid. Alfin turut memanfaatkan pertemuan dengan masyarakat untuk mempererat silaturahmi, menyampaikan perhatian pemerintah terhadap kebutuhan warga, serta mengajak masyarakat berpartisipasi dalam pembangunan Kota Sungai Penuh.
Alfin Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Masjid
Bantuan Rp5 juta tersebut mendukung pembangunan Masjid Madiatul Islamiah agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman. Keberadaan masjid memiliki arti penting bagi warga karena tempat ibadah juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan sosial dan membangun kebersamaan.
Alfin menilai pembangunan sarana keagamaan perlu mendapat perhatian bersama. Selain menyediakan tempat untuk beribadah, masjid juga berperan dalam pembinaan umat, pendidikan keagamaan, dan penguatan nilai-nilai sosial di lingkungan masyarakat.
Karena itu, ia berharap bantuan tersebut dapat membantu proses pembangunan masjid. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus bergotong royong sesuai kemampuan masing-masing agar pembangunan berjalan lancar.
Dukungan terhadap fasilitas ibadah, menurut Alfin, menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. Pemerintah dan warga perlu menjaga kerja sama agar pembangunan fisik berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai keagamaan.
Salat Jumat Bersama Warga Desa Sumur Anyir
Sebelum menyampaikan pesan kepada masyarakat, Alfin mengikuti salat Jumat berjamaah bersama warga Desa Sumur Anyir. Kehadirannya memberi kesempatan bagi masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan kepala daerah dalam suasana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Pertemuan seperti ini juga membuka ruang komunikasi antara pemerintah dan warga. Melalui dialog langsung, pemerintah dapat memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi warga dalam berbagai agenda pembangunan.
Alfin menilai komunikasi yang terbuka menjadi salah satu unsur penting dalam menjalankan pemerintahan. Sebab, pembangunan daerah membutuhkan dukungan banyak pihak, mulai dari pemerintah, tokoh masyarakat, pengurus masjid, hingga warga di tingkat desa.
Ia berharap kebersamaan dalam kegiatan keagamaan dapat memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat. Dengan hubungan yang baik, warga dan pemerintah dapat membangun lingkungan yang aman, harmonis, serta mendukung kemajuan Kota Sungai Penuh.
Masjid Berperan dalam Kehidupan Sosial Masyarakat
Dalam sambutannya, Alfin menegaskan bahwa masjid memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar tempat salat. Menurutnya, masyarakat dapat menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan, ruang silaturahmi, dan sarana untuk menumbuhkan kepedulian sosial.
“Masjid memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kebersamaan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat mempercepat pembangunan dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” kata Alfin.
Pesan tersebut menekankan pentingnya menjaga fungsi masjid sebagai bagian dari kehidupan masyarakat. Selain menyelenggarakan ibadah rutin, pengurus masjid dan warga dapat mengembangkan kegiatan yang memperkuat pemahaman agama, kepedulian terhadap sesama, serta hubungan antarwarga.
Namun, upaya memakmurkan masjid tidak cukup hanya melalui pembangunan fisik. Masyarakat juga perlu menjaga kebersihan, merawat fasilitas, dan menghidupkan kegiatan keagamaan secara berkelanjutan.
Karena itu, Alfin mengajak masyarakat untuk mengambil bagian dalam menjaga keberadaan masjid. Semangat gotong royong menjadi salah satu modal penting agar fasilitas keagamaan tetap berfungsi dan memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun mendatang.
Pendidikan Tetap Menjadi Perhatian Pemkot Sungai Penuh
Selain membahas pembangunan masjid, Alfin mengingatkan masyarakat agar terus mendukung program pemerintah daerah. Ia menilai keberhasilan pembangunan membutuhkan sinergi antara pemerintah dan warga, baik dalam bidang keagamaan, pendidikan, maupun kesejahteraan sosial.
Alfin menyebut beasiswa pendidikan dan program pakaian sekolah gratis sebagai bagian dari perhatian pemerintah terhadap kebutuhan anak-anak di Kota Sungai Penuh.
“Kami ingin seluruh anak di Kota Sungai Penuh memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang. Pendidikan menjadi fondasi utama masa depan daerah,” ujarnya.
Menurutnya, akses pendidikan yang lebih baik dapat membuka peluang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan dan meraih masa depan yang lebih cerah. Karena itu, dukungan terhadap pendidikan perlu berjalan bersama dengan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Di sisi lain, orang tua, sekolah, dan masyarakat juga memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan anak. Kerja sama seluruh unsur tersebut dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif serta mendorong anak-anak untuk terus melanjutkan pendidikan.
Alfin berharap masyarakat dapat memanfaatkan program pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga mengajak warga menjaga semangat gotong royong agar berbagai program pembangunan memberikan manfaat yang lebih luas.
Ajak Warga Jaga dan Makmurkan Masjid
Menutup sambutannya, Alfin mengajak seluruh jamaah untuk menjaga dan memakmurkan Masjid Madiatul Islamiah. Ia menekankan bahwa keberlangsungan fungsi masjid membutuhkan kepedulian bersama, tidak hanya dari pengurus, tetapi juga seluruh masyarakat.
Warga dapat menunjukkan kepedulian melalui kegiatan sederhana, seperti menjaga kebersihan, merawat fasilitas, mengikuti kegiatan keagamaan, serta membantu kebutuhan masjid sesuai kemampuan masing-masing.
Selain itu, kebersamaan dalam merawat rumah ibadah dapat memperkuat hubungan antarwarga. Semangat tersebut juga dapat mendorong masyarakat untuk saling membantu dan menjaga keharmonisan di lingkungan tempat tinggal.
“Dengan kebersamaan dan doa kita semua, saya yakin pembangunan masjid ini berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi masyarakat,” tutupnya.
Melalui kunjungan ke Desa Sumur Anyir, Alfin berharap dukungan terhadap pembangunan sarana keagamaan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kota Sungai Penuh pun mengajak warga terus menjaga persatuan serta berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
Bagi masyarakat, pembangunan masjid bukan sekadar menghadirkan fasilitas ibadah yang lebih baik. Upaya tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkuat gotong royong, menumbuhkan kepedulian sosial, dan menjaga kehidupan keagamaan di Kota Sungai Penuh.(AN)










