Azhar Hamzah Soroti Peran Kemenag Jaga Kerukunan, HAB ke-80 Sungai Penuh Diisi Aksi Sosial

- Jurnalis

Minggu, 21 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil walikota Sungai Penuh, Azhar Hamzah apresiasi kinerja Kemenag dalam menjaga kerukunan umat beragama di Sungai Penuh

Wakil walikota Sungai Penuh, Azhar Hamzah apresiasi kinerja Kemenag dalam menjaga kerukunan umat beragama di Sungai Penuh

SUNGAIPENUH, JS – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, mengapresiasi kontribusi Kementerian Agama (Kemenag) dalam menjaga kerukunan antarumat beragama dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Azhar menyampaikan apresiasi tersebut saat menghadiri peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia yang digelar Kantor Kemenag Kota Sungai Penuh di Lapangan Pemerintah Daerah Kota Sungai Penuh.

Menurut Azhar, peringatan HAB memiliki makna lebih luas daripada sekadar agenda tahunan. Momentum ini menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, saling menghormati, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan.

Ia menilai Kemenag memegang peran penting dalam menjaga hubungan harmonis antarumat beragama. Selain menjalankan tugas di bidang keagamaan dan pendidikan, Kemenag juga turut mendorong berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Karena itu, Azhar berharap seluruh jajaran Kemenag terus memperkuat peran tersebut melalui program yang menyentuh kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan daerah.

HAB ke-80 Jadi Momentum Memperkuat Kerukunan

Azhar menegaskan bahwa kerukunan antarumat beragama merupakan salah satu modal penting bagi pembangunan Kota Sungai Penuh. Masyarakat yang mampu menghargai perbedaan akan lebih mudah menjaga persatuan dan membangun lingkungan yang aman serta harmonis.

Menurutnya, keberagaman tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan. Sebaliknya, masyarakat dapat menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun kehidupan sosial yang lebih baik.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat agar terus menjaga toleransi dan mengedepankan sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.

Azhar juga menyoroti pentingnya moderasi beragama, terutama di tengah perkembangan informasi yang semakin cepat. Masyarakat perlu menyikapi perbedaan pandangan secara bijaksana agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang berpotensi memicu konflik.

Ia berharap semangat Hari Amal Bakti mampu mendorong seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persaudaraan, menjaga persatuan, dan membangun komunikasi yang baik lintas agama.

Komitmen tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau lembaga keagamaan. Seluruh lapisan masyarakat memiliki peran dalam menciptakan suasana damai dan menjaga keharmonisan di lingkungan masing-masing.

Generasi Muda Punya Peran Penting

Selain mengajak masyarakat secara umum, Azhar menaruh perhatian pada peran generasi muda dalam menjaga kerukunan dan memperkuat karakter bangsa.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Raih Predikat Istimewa IRH 2026, Komitmen Reformasi Hukum dan Tata Kelola Makin Kuat

Menurutnya, generasi muda perlu memahami pentingnya toleransi sejak dini. Sikap menghargai perbedaan, menghormati keyakinan orang lain, dan menghindari tindakan diskriminatif menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan sosial yang sehat.

Di tengah penggunaan media sosial yang semakin luas, generasi muda juga perlu mengembangkan kebiasaan memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.

Informasi yang tidak akurat dapat memicu kesalahpahaman, bahkan mengganggu hubungan antarkelompok masyarakat. Karena itu, sikap bijak dalam menggunakan teknologi menjadi salah satu bentuk tanggung jawab sosial.

Melalui momentum HAB ke-80, Azhar berharap nilai keagamaan, persatuan, dan kepedulian sosial semakin kuat dalam kehidupan masyarakat Kota Sungai Penuh.

Ia juga mendorong lembaga pendidikan, keluarga, tokoh agama, dan pemerintah untuk terus bekerja sama dalam menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi penerus.

Jalan Santai hingga Santunan Zakat Warnai HAB

Peringatan HAB ke-80 Kemenag di Kota Sungai Penuh tidak hanya menghadirkan kegiatan seremonial. Panitia juga menyelenggarakan sejumlah agenda yang mendorong kebersamaan sekaligus memperluas manfaat kegiatan bagi masyarakat.

Rangkaian acara tersebut meliputi jalan santai, pembagian doorprize, penyaluran santunan zakat, serta pembagian paket sembako melalui Gerakan 3S.

Kegiatan jalan santai memberi kesempatan bagi peserta untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat hubungan antarsesama keluarga besar Kemenag. Sementara itu, pembagian doorprize menambah semarak acara dan meningkatkan antusiasme peserta.

Di sisi lain, penyaluran santunan zakat dan pembagian paket sembako menghadirkan dimensi sosial dalam peringatan tersebut. Kedua kegiatan itu menjadi bentuk perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan.

Melalui kegiatan sosial, peringatan HAB dapat menjangkau kebutuhan masyarakat secara lebih langsung. Semangat pengabdian tidak hanya tercermin dalam pelaksanaan tugas kelembagaan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitar.

Gerakan 3S dalam rangkaian kegiatan tersebut turut mengiringi pembagian paket sembako. Namun, penyelenggara belum merinci kepanjangan gerakan maupun jumlah penerima manfaat dalam informasi yang tersedia.

Dukung Upaya Penanganan Stunting

Rangkaian HAB ke-80 di Sungai Penuh juga berkaitan dengan upaya mendukung program penanganan stunting di daerah.

Baca Juga :  45 Pejabat Dilantik Bupati Anwar Sadat, Ini Daftar Lengkap dan Pesan Tegas untuk ASN

Stunting menjadi salah satu persoalan yang membutuhkan perhatian bersama karena berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan anak. Penanganannya memerlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, keluarga, hingga unsur masyarakat.

Dalam konteks tersebut, kegiatan sosial dapat menjadi sarana untuk memperkuat kepedulian terhadap keluarga yang membutuhkan perhatian. Kolaborasi lintas sektor juga penting agar upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat berjalan seiring dengan perbaikan kualitas kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dasar.

Meski demikian, informasi penyelenggara belum mencantumkan jumlah keluarga penerima bantuan, besaran dukungan khusus untuk penanganan stunting, maupun indikator capaian program dalam rangkaian HAB tersebut.

Karena itu, dampak kegiatan terhadap penanganan stunting masih memerlukan penjelasan lebih lanjut dari pihak terkait.

Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Kepala Kantor Kemenag Kota Sungai Penuh turut menghadiri kegiatan tersebut bersama jajaran Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), kepala madrasah, guru, tokoh lintas agama, perwakilan pimpinan cabang Bank Syariah Indonesia (BSI), serta keluarga besar Kemenag Kota Sungai Penuh.

Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan keterlibatan sejumlah pihak dalam mendukung kegiatan keagamaan dan sosial di Kota Sungai Penuh.

Sinergi antara pemerintah daerah, Kemenag, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial. Kerja sama yang baik juga dapat memperkuat pelaksanaan program yang berkaitan dengan pendidikan, pelayanan keagamaan, dan kesejahteraan masyarakat.

Peringatan HAB ke-80 menjadi salah satu ruang untuk mempererat hubungan tersebut. Melalui kegiatan bersama, para peserta dapat memperkuat komunikasi dan membangun semangat pengabdian yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Seluruh rangkaian acara berlangsung lancar dan tertib. Antusiasme peserta turut mewarnai kegiatan yang menggabungkan semangat kebersamaan, nilai keagamaan, dan kepedulian sosial.

Bagi Kota Sungai Penuh, pesan utama dari peringatan ini terletak pada pentingnya menjaga kerukunan sekaligus menerjemahkan nilai pengabdian menjadi tindakan nyata.

Dengan semangat tersebut, Kemenag bersama pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan terus memperkuat toleransi, meningkatkan kepedulian terhadap kelompok yang membutuhkan, serta menjaga persatuan sebagai fondasi pembangunan daerah.(AN)

Berita Terkait

Tiga Besar Hasil Seleksi 5 Kepala OPD Sungai Penuh Diumumkan, Berikut Namanya
133 ASN Pemkab Tebo Pensiun hingga September 2026, Guru Paling Banyak
Hari Kesadaran Nasional, ASN Sungai Penuh Diingatkan soal Disiplin dan Pelayanan
Kejari Sungai Penuh Ikut Gerakan 3S, Alfin Dorong Kepedulian Sosial Meluas
4.363 Hektare Lahan Terbakar di Jambi, Batang Hari Catat Kebakaran Terluas
Wako Alfin Hadiri Pengukuhan DPC PKB Sungai Penuh 2026–2031
MTQH Jambi 2026, Merangin Bidik Tiga Besar dengan 62 Kafilah
Bukan Cuma Cek Bangunan! Aktivis Minta Proyek P3-TGAI Kerinci dan Sungai Penuh Diaudit APH Hingga BPK
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Tiga Besar Hasil Seleksi 5 Kepala OPD Sungai Penuh Diumumkan, Berikut Namanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:31 WIB

133 ASN Pemkab Tebo Pensiun hingga September 2026, Guru Paling Banyak

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Hari Kesadaran Nasional, ASN Sungai Penuh Diingatkan soal Disiplin dan Pelayanan

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Kejari Sungai Penuh Ikut Gerakan 3S, Alfin Dorong Kepedulian Sosial Meluas

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:01 WIB

4.363 Hektare Lahan Terbakar di Jambi, Batang Hari Catat Kebakaran Terluas

Berita Terbaru