SUNGAIPENUH,JS- Bunda PAUD Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ns., mengajak orang tua memperhatikan kualitas pendidikan anak sejak usia dini. Menurutnya, keluarga dan sekolah perlu bekerja sama untuk membangun kecerdasan, karakter, serta kemandirian anak sejak masa pertumbuhan awal.
Pesan tersebut ia sampaikan saat menghadiri Workshop Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Aisyah Islamic School, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, Sabtu (10/10/2026).
Workshop ini mengangkat tema “Optimalisasi Perkembangan Otak dan Karakter Anak Usia Dini Melalui Sentra dan Stimulasi Gerak-Lagu, serta Penguatan Sinergi Rumah dan Sekolah.” Kegiatan tersebut menekankan pentingnya metode pembelajaran yang sesuai dengan tahap perkembangan anak sekaligus memperkuat peran keluarga dalam proses pendidikan.
Sri Kartini Alfin Tekankan Pentingnya Masa Emas Anak
Dalam sambutannya, Sri Kartini menjelaskan bahwa usia dini merupakan periode penting yang menentukan perkembangan anak pada tahap berikutnya. Karena itu, orang tua dan tenaga pendidik perlu memahami kebutuhan anak, baik dalam aspek kecerdasan, perilaku, sosial maupun emosional.
Ia menilai pendidikan PAUD tidak cukup hanya mengenalkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Sebaliknya, proses belajar perlu memberikan ruang bagi anak untuk bermain, bergerak, bernyanyi, berinteraksi, serta membangun kebiasaan positif.
“Usia dini merupakan masa ketika perkembangan otak dan karakter anak berlangsung sangat cepat. Oleh karena itu, pendidikan anak usia dini menjadi fondasi utama untuk membentuk generasi masa depan Kota Sungai Penuh yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dapat membantu anak mengenali potensi diri sekaligus mengembangkan rasa percaya diri. Dengan demikian, sekolah perlu menyesuaikan kegiatan belajar dengan usia, kemampuan, dan kebutuhan masing-masing anak.
Orang Tua Perlu Cermat Memilih Sekolah PAUD
Selain menyoroti metode pembelajaran, Sri Kartini mengingatkan orang tua agar tidak hanya mempertimbangkan jarak maupun biaya ketika memilih sekolah untuk anak.
Ia mendorong keluarga menilai kualitas tenaga pendidik, keamanan lingkungan, kelengkapan fasilitas, serta kemampuan sekolah dalam membangun karakter dan menanamkan nilai-nilai keagamaan.
“Saya berharap para orang tua dapat memilih sekolah yang benar-benar mampu mendukung perkembangan potensi anak secara optimal, baik dari sisi akademik, karakter maupun nilai-nilai keagamaan,” katanya.
Sri Kartini juga menyebut Aisyah Islamic School sebagai salah satu lembaga pendidikan yang menurutnya memiliki tenaga pendidik profesional, fasilitas memadai, dan lingkungan belajar yang ramah anak.
Melalui pemilihan lembaga pendidikan yang tepat, orang tua dapat membantu anak menjalani proses belajar sesuai tahap perkembangannya. Namun, keterlibatan keluarga tetap memegang peranan penting karena pendidikan karakter tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga tumbuh melalui kebiasaan sehari-hari di rumah.
Workshop PAUD Hadirkan Pakar Gerak dan Lagu Anak
Untuk memperkuat pemahaman para peserta, workshop tersebut menghadirkan Drs. Petro Alexy, M.Pd., seorang trainer PAUD nasional sekaligus pakar gerak dan lagu anak usia dini.
Materi kegiatan menyoroti pemanfaatan aktivitas gerak dan lagu serta pendekatan pembelajaran berbasis sentra untuk mendukung perkembangan anak. Melalui metode yang sesuai, guru dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan mendorong anak berpartisipasi secara aktif.
Pendekatan ini juga membuka kesempatan bagi anak untuk belajar berkomunikasi, mengikuti arahan, mengenali emosi, dan membangun interaksi dengan teman sebaya.
Dengan demikian, workshop tidak hanya menjadi ruang berbagi pengetahuan bagi tenaga pendidik, tetapi juga mengingatkan seluruh pihak tentang pentingnya menghadirkan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Aisyah Islamic School Dorong Kolaborasi Sekolah dan Keluarga
Ketua Yayasan Aisyah Islamic School, Putri Permata Sari, S.Pd., M.Pd., Gr., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Sri Kartini Alfin beserta jajaran pemerintah daerah dan unsur TP PKK Kota Sungai Penuh.
Menurut Putri, perhatian pemerintah daerah terhadap pendidikan anak usia dini menjadi dorongan bagi lembaga pendidikan untuk terus meningkatkan mutu layanan dan mengembangkan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak.
Aisyah Islamic School memiliki visi membantu setiap anak mencapai tahap perkembangan sesuai usianya. Lembaga tersebut juga mendorong pembentukan pribadi yang sehat, cerdas, bahagia, berakhlak mulia, mandiri, kreatif, aktif, dan inovatif, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.
Untuk mewujudkan visi tersebut, sekolah membutuhkan dukungan orang tua secara berkelanjutan. Keselarasan pola asuh di rumah dan pendekatan pembelajaran di sekolah dapat membantu anak membangun kebiasaan positif secara konsisten.
Sinergi PAUD Jadi Investasi bagi Generasi Masa Depan
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, perwakilan bidang PAUD, jajaran Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh, tenaga pendidik, serta orang tua dan wali murid Aisyah Islamic School.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, pendidik, dan keluarga dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD.
Ke depan, penguatan pendidikan anak usia dini membutuhkan upaya berkelanjutan, mulai dari peningkatan kompetensi guru hingga keterlibatan aktif orang tua dalam mendampingi anak belajar.
Melalui workshop ini, Aisyah Islamic School berharap para peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang stimulasi perkembangan anak dan pentingnya hubungan yang harmonis antara rumah dan sekolah.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sekaligus memperkuat fondasi pendidikan generasi emas Indonesia, khususnya di Kota Sungai Penuh.(AN)










