China Ciptakan Baterai Nuklir Mini, Bertahan 50 Tahun Tanpa Diisi Ulang

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TEKNOLOGI,JS- China berhasil menciptakan baterai nuklir mini yang mampu menghasilkan listrik secara kontinu hingga 50 tahun tanpa perlu diisi ulang. Teknologi ini berpotensi mengubah cara perangkat elektronik dan sistem energi beroperasi.

Energi Stabil dari Reaksi Nuklir Skala Kecil

Baterai ini menggunakan reaksi nuklir skala kecil untuk menghasilkan listrik secara konsisten. Para peneliti menekankan, desainnya aman, efisien, dan cocok untuk penggunaan jangka panjang di lingkungan ekstrem.

Baca Juga :  Haruskah AC Dimatikan Saat Keluar Rumah? Ini Jawaban Ahli Energi

Selain itu, kemampuannya menyediakan energi tanpa henti membuat perangkat tetap beroperasi tanpa gangguan, baik di daratan terpencil maupun di luar angkasa.

Mendukung Satelit dan Peralatan Terpencil

Dengan daya tahan hingga 50 tahun, baterai nuklir mini dapat mendukung satelit, kendaraan eksplorasi luar angkasa, serta peralatan medis dan militer yang membutuhkan sumber energi stabil. Teknologi ini mengurangi kebutuhan pemeliharaan rutin dan memungkinkan sistem berfungsi lebih lama tanpa campur tangan manusia.

Selain meningkatkan efisiensi, baterai ini memungkinkan pengoperasian di area yang sebelumnya sulit dijangkau atau tidak memungkinkan pasokan listrik konvensional.

Baca Juga :  Dunia Kerja Berubah Cepat, Tiga Teknologi Ini Jadi Kunci 2026

Menangani Tantangan Keselamatan

Pengembangan baterai nuklir menghadapi tantangan besar terkait keselamatan dan regulasi. Tim peneliti China merancang baterai untuk meminimalkan risiko radiasi dan memastikan penggunaan tetap aman.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa inovasi energi canggih tetap memerlukan kontrol dan standar keselamatan tinggi, terutama untuk perangkat yang beroperasi di lingkungan sensitif.

Kunci Energi Masa Depan

Baterai nuklir mini ini menegaskan posisi China di garis depan teknologi energi canggih. Dengan kemampuannya menyediakan energi dalam jangka panjang, teknologi ini bisa menggantikan sebagian sumber energi tradisional, mendukung pengembangan satelit, perangkat kritis, dan sistem di lokasi terpencil, sekaligus membuka peluang baru bagi inovasi energi global.(*)

Berita Terkait

Google Gemini Ubah Mobil Menjadi Asisten Pintar Masa Depan
Algoritma Instagram Berubah Total? Pengguna Kini Bisa Pilih Konten yang Ingin Dilihat
Denda Pinjol Legal Terbaru 2026 Resmi Dibatasi OJK, Begini Aturan Telat Bayar dan Cara Aman Hindari Debt Collector
Waspada Hacker Mobile Banking! Ini Cara Paling Ampuh Melindungi Akun wondr by BNI dari Pembobolan
Banyak yang Belum Tahu! Cas HP di Mobil Ternyata Bisa Merusak Smartphone Secara Permanen
BRImo Rentan Dibobol? Ini 10 Cara Ampuh Melindungi Saldo Rekening dari Hacker dan Penipuan Online 2026
Umur HP Android Anda Tinggal Berapa Tahun Lagi? Begini Cara Cek Masa Dukungan Samsung, Xiaomi, Oppo, Vivo hingga Pixel
Xiaomi Smart Band 10 Pro Resmi Hadir! Smartband Murah dengan Fitur Kesehatan Canggih
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:01 WIB

Google Gemini Ubah Mobil Menjadi Asisten Pintar Masa Depan

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:01 WIB

Algoritma Instagram Berubah Total? Pengguna Kini Bisa Pilih Konten yang Ingin Dilihat

Senin, 29 Juni 2026 - 18:02 WIB

Denda Pinjol Legal Terbaru 2026 Resmi Dibatasi OJK, Begini Aturan Telat Bayar dan Cara Aman Hindari Debt Collector

Senin, 29 Juni 2026 - 15:01 WIB

Waspada Hacker Mobile Banking! Ini Cara Paling Ampuh Melindungi Akun wondr by BNI dari Pembobolan

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:02 WIB

Banyak yang Belum Tahu! Cas HP di Mobil Ternyata Bisa Merusak Smartphone Secara Permanen

Berita Terbaru

Teknologi

Google Gemini Ubah Mobil Menjadi Asisten Pintar Masa Depan

Selasa, 30 Jun 2026 - 12:01 WIB