Emas Tetap Jadi Andalan, Begini Tips Investasi yang Aman

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tips aman investasi emas,.

Ilustrasi tips aman investasi emas,.

BISNIS,JS- Di tengah ketidakpastian ekonomi global, emas masih menjadi instrumen investasi favorit bagi investor ritel di Indonesia. Logam mulia ini menawarkan stabilitas nilai sekaligus berfungsi sebagai aset lindung nilai ketika kondisi ekonomi bergejolak.

Selain itu, emas dinilai mudah dipahami oleh masyarakat luas. Faktor tersebut membuat instrumen ini terus diminati, terutama oleh investor pemula yang baru membangun portofolio investasi.

Opsi Investasi Makin Beragam, Fisik hingga Digital

Seiring berkembangnya teknologi keuangan, investor kini dapat membeli emas dalam berbagai bentuk. Tidak hanya emas fisik, emas digital juga semakin populer karena menawarkan kemudahan transaksi dan penyimpanan yang lebih praktis.

Baca Juga :  Mulai Investasi Hanya Rp 50.000, Ini Cara Menabung Emas di Pegadaian

Kondisi ini membuka akses lebih luas bagi masyarakat untuk mulai berinvestasi. Bahkan, investor tidak lagi harus menunggu modal besar karena pembelian dapat dilakukan secara bertahap dalam jumlah kecil.

Strategi Bertahap Dinilai Lebih Aman

Selanjutnya, tren pembelian emas secara berkala terus meningkat. Strategi ini membantu investor mengurangi risiko membeli saat harga sedang tinggi sekaligus menjaga konsistensi investasi jangka panjang.

Direktur Pengembangan Big Data Indef, Eko Listiyanto, menyebut emas masih menjadi instrumen yang paling mudah dipahami oleh investor ritel.

“Emas sejak dulu berperan sebagai safe haven dan secara konsep lebih mudah dicerna dibandingkan instrumen antarmata uang yang lebih sophisticated,” ujarnya.

Kanal Resmi Jadi Faktor Penentu Keamanan

Di sisi lain, para pakar keuangan mengingatkan pentingnya membeli emas melalui kanal resmi. Investor disarankan memilih butik emas, pegadaian, perbankan, atau platform digital yang telah mengantongi izin.

Baca Juga :  Investor Domestik Menguat, Saham Bank Jumbo Tetap Solid

Melalui kanal resmi, investor memperoleh jaminan keaslian produk sekaligus perlindungan dari risiko penipuan yang masih kerap terjadi.

Biaya Tambahan Wajib Dihitung Sejak Awal

Tak kalah penting, investor juga perlu memperhatikan berbagai biaya tambahan. Ongkos cetak, biaya administrasi, hingga biaya penyimpanan dapat memengaruhi hasil akhir investasi.

Dengan memahami struktur biaya sejak awal, investor pemula dapat menyusun perhitungan keuntungan secara lebih akurat dan terencana.

Fokus Jangka Panjang Lebih Menguntungkan

Sebagai penutup, strategi pembelian berkala dinilai paling relevan untuk menghadapi fluktuasi harga emas. Metode ini membantu investor tetap fokus pada tujuan jangka panjang tanpa terjebak memprediksi pergerakan harga harian.

Baca Juga :  Harga Emas dan Perak Hari ini Bervariasi, Ini Daftar Lengkapnya

Melalui perencanaan matang, pemilihan kanal resmi, serta strategi yang tepat, investasi emas tetap menawarkan peluang aman dan menguntungkan bagi investor pemula di Indonesia.

Catatan ; Artikel ini hanya memuat tentang informasi semata, bukan untuk mengajak masyarakat dan mengikuti investasi, pasar saham, trending dan sebagainya. segala resiko seperti kegagalan di luar tanggung jawab jambisun.id. (*)

Berita Terkait

Tabel Angsuran KUR BSI Rp50 Juta Tahun 2026, Cicilan Mulai Rp966 Ribu per Bulan
Harga Emas Antam Turun Rp10.000 pada 20 Oktober 2026, Cek Selisih Harga Jual dan Buyback
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Rabu 21 Oktober 2026: Cek Daftar Harga 24 Karat hingga 12 Karat
Pajak Dropshipper dan Reseller 2026: Ini Aturan dan Cara Menghitungnya
BCA Lanjutkan Buyback Saham Oktober 2026, Harga BBCA Turun ke Rp4.820
Rupiah Menguat ke Rp18.029 per Dolar AS, Simak Prediksi Kurs Hari Ini
Tabel Angsuran KUR BNI Rp50 Juta 2026: Cicilan 3 Tahun Rp1,52 Juta per Bulan
IPO BUMN 2027: 10 Saham Pelat Merah dengan Nilai Penawaran Terbesar, MTEL Tembus Rp18,34 Triliun
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:01 WIB

Tabel Angsuran KUR BSI Rp50 Juta Tahun 2026, Cicilan Mulai Rp966 Ribu per Bulan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Harga Emas Antam Turun Rp10.000 pada 20 Oktober 2026, Cek Selisih Harga Jual dan Buyback

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Rabu 21 Oktober 2026: Cek Daftar Harga 24 Karat hingga 12 Karat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Pajak Dropshipper dan Reseller 2026: Ini Aturan dan Cara Menghitungnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:31 WIB

BCA Lanjutkan Buyback Saham Oktober 2026, Harga BBCA Turun ke Rp4.820

Berita Terbaru