Gerak Tak Biasa di Bursa, BEI Soroti 5 Saham Sekaligus

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bursa efek indonesia.

Bursa efek indonesia.

BISNIS,JS – Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan sejumlah saham dalam pengawasan Unusual Market Activity (UMA) yang mulai berlaku pada perdagangan Jumat, 27 Februari 2026. Langkah ini diambil setelah bursa mencermati pergerakan harga dan pola transaksi yang dinilai tidak wajar.

Selanjutnya, BEI memasukkan saham dari berbagai sektor ke dalam daftar tersebut. Saham yang masuk radar meliputi PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP), PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA), PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI), PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA), serta PT Mahkota Group Tbk (MGRO).

Baca Juga :  Masih Bingung Soal Saham? Begini Cara Investor Mendapat Untung

Pergerakan di Luar Pola Normal

Berdasarkan pemantauan BEI, saham BIPP, JAYA, KAQI, dan TAMA mencatat lonjakan harga yang melampaui pola transaksi harian. Di sisi lain, saham MGRO menunjukkan indikasi pola transaksi yang tidak lazim sehingga ikut masuk pengawasan.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menegaskan bahwa penetapan UMA tidak otomatis mengindikasikan pelanggaran. Ia menyampaikan hal tersebut dalam keterangan resmi pada Kamis (26/2/2026).

BEI Minta Investor Lebih Cermat

Karena itu, BEI mendorong investor untuk bersikap lebih hati-hati. Investor perlu mencermati klarifikasi emiten kepada bursa, menilai kinerja dan keterbukaan informasi perusahaan, serta mengkaji rencana aksi korporasi—terutama yang belum mendapat persetujuan RUPS. Selain itu, investor juga perlu mempertimbangkan berbagai risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca Juga :  Investasi Bukan Jalan Pintas: Hindari 3 Kesalahan Ini

Tekanan Harga di Awal Perdagangan

Sementara itu, pada awal perdagangan Jumat (26/2/2026), sejumlah saham dalam daftar UMA justru bergerak melemah. Saham BIPP turun tajam 14,42 persen ke level Rp89 per saham dan menyentuh batas auto reject bawah (ARB). Pada waktu yang sama, saham JAYA terkoreksi 6,42 persen ke posisi Rp204 per saham.

Tekanan juga menghantam saham KAQI yang merosot 14,52 persen ke level Rp106 per saham. Berbeda dengan yang lain, saham TAMA bergerak datar di harga Rp86 per saham. Adapun saham MGRO turun terbatas 1,42 persen ke level Rp695 per saham.

Dengan pengumuman ini, BEI berharap investor tetap mengedepankan analisis dan informasi yang memadai, serta tidak terpancing oleh fluktuasi harga jangka pendek.

Catatan ; Artikel ini hanya memuat tentang informasi semata, bukan untuk mengajak masyarakat dan mengikuti investasi, pasar saham, trending dan sebagainya. segala resiko seperti kegagalan di luar tanggung jawab jambisun.id. (*)

Berita Terkait

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Rabu 21 Oktober 2026: Cek Daftar Harga 24 Karat hingga 12 Karat
Pajak Dropshipper dan Reseller 2026: Ini Aturan dan Cara Menghitungnya
BCA Lanjutkan Buyback Saham Oktober 2026, Harga BBCA Turun ke Rp4.820
Rupiah Menguat ke Rp18.029 per Dolar AS, Simak Prediksi Kurs Hari Ini
Tabel Angsuran KUR BNI Rp50 Juta 2026: Cicilan 3 Tahun Rp1,52 Juta per Bulan
IPO BUMN 2027: 10 Saham Pelat Merah dengan Nilai Penawaran Terbesar, MTEL Tembus Rp18,34 Triliun
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 19 Oktober 2026: Cek Daftar Harga Terbarunya
Pinjaman Modal Usaha Jaminan Sertifikat Rumah: Berapa Maksimal Dana yang Bisa Cair?
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Rabu 21 Oktober 2026: Cek Daftar Harga 24 Karat hingga 12 Karat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Pajak Dropshipper dan Reseller 2026: Ini Aturan dan Cara Menghitungnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:31 WIB

BCA Lanjutkan Buyback Saham Oktober 2026, Harga BBCA Turun ke Rp4.820

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Rupiah Menguat ke Rp18.029 per Dolar AS, Simak Prediksi Kurs Hari Ini

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Tabel Angsuran KUR BNI Rp50 Juta 2026: Cicilan 3 Tahun Rp1,52 Juta per Bulan

Berita Terbaru