SUNGAI PENUH, JS – Pemerintah Kota Sungai Penuh memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi melalui apel pagi di halaman Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Selasa (6/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum bagi jajaran pemerintah daerah untuk memperkuat komitmen terhadap disiplin kerja, profesionalisme aparatur, dan peningkatan pelayanan publik.
Asisten Wali Kota Sungai Penuh Bidang Pemerintahan, Yulia Roza, memimpin apel tersebut. Sejumlah pejabat dan aparatur pemerintah turut hadir, mulai dari para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), asisten, aparatur sipil negara (ASN), hingga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Dalam amanatnya, Yulia Roza mengajak seluruh aparatur pemerintah menjadikan peringatan hari jadi Provinsi Jambi sebagai kesempatan untuk mengevaluasi kontribusi mereka terhadap pembangunan daerah.
Menurutnya, peringatan hari jadi provinsi tidak cukup sekadar menjadi agenda seremonial. Momentum tersebut harus mendorong setiap aparatur untuk meningkatkan tanggung jawab, memperbaiki kinerja, serta memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.
HUT Provinsi Jambi Jadi Momentum Evaluasi Kinerja
Peringatan HUT ke-69 Provinsi Jambi menjadi pengingat bagi seluruh aparatur pemerintah mengenai pentingnya peran mereka dalam mendukung pembangunan daerah.
Yulia Roza menekankan bahwa setiap ASN dan PPPK perlu menjalankan tugas secara profesional, disiplin, dan bertanggung jawab. Sikap tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Selain itu, aparatur pemerintah perlu memahami bahwa kualitas pelayanan publik berkaitan erat dengan kinerja setiap perangkat daerah. Karena itu, setiap pegawai harus mampu menjalankan tugas sesuai tanggung jawab dan kewenangannya.
Dengan komitmen tersebut, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap dapat memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus mendorong pelaksanaan program pembangunan yang lebih efektif.
ASN dan PPPK Dituntut Tingkatkan Pelayanan
Pelayanan publik menjadi salah satu perhatian dalam amanat apel peringatan HUT Provinsi Jambi tersebut.
Yulia Roza mengingatkan bahwa ASN dan PPPK memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program pemerintah. Keduanya juga berkontribusi langsung terhadap kualitas layanan yang masyarakat terima dalam berbagai sektor.
Oleh sebab itu, aparatur pemerintah perlu mengutamakan kepentingan masyarakat ketika menjalankan tugas. Disiplin waktu, ketepatan dalam menyelesaikan pekerjaan, serta sikap responsif terhadap kebutuhan warga menjadi bagian penting dari pelayanan yang berkualitas.
Di sisi lain, masyarakat juga membutuhkan pelayanan yang jelas, mudah diakses, dan tidak berbelit-belit. Kondisi ini menuntut setiap perangkat daerah untuk terus memperbaiki cara kerja serta meningkatkan koordinasi dalam menangani kebutuhan warga.
Peningkatan kualitas pelayanan tidak hanya bergantung pada kebijakan pimpinan. Setiap pegawai juga perlu menunjukkan inisiatif dan tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan sehari-hari.
Kekompakan Antarperangkat Daerah Perlu Diperkuat
Selain menyoroti disiplin dan profesionalisme, Yulia Roza mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi lintas perangkat daerah.
Menurutnya, koordinasi yang baik dapat membantu pemerintah menjalankan program secara lebih terarah. Kerja sama antarinstansi juga penting untuk mengatasi berbagai persoalan yang membutuhkan penanganan bersama.
Dalam pelaksanaan pembangunan, setiap perangkat daerah memiliki tugas dan fungsi masing-masing. Namun, perbedaan tanggung jawab tersebut tidak boleh menghambat komunikasi maupun kolaborasi.
Sebaliknya, setiap instansi perlu menyelaraskan program kerja agar pelaksanaan kebijakan berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sinergi tersebut juga penting ketika pemerintah menghadapi persoalan pelayanan dasar, pembangunan infrastruktur, administrasi kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan berbagai kebutuhan masyarakat lainnya.
Melalui koordinasi yang kuat, pemerintah daerah dapat meningkatkan efektivitas penggunaan sumber daya sekaligus memperkuat akuntabilitas dalam menjalankan program pembangunan.
Dorong Pemerintahan yang Bersih dan Responsif
Peringatan HUT ke-69 Provinsi Jambi juga menjadi kesempatan bagi Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk memperkuat komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik.
Pemerintahan yang profesional tidak hanya mengandalkan pelaksanaan program, tetapi juga membutuhkan integritas, keterbukaan, dan tanggung jawab dalam setiap proses kerja.
Karena itu, aparatur pemerintah perlu menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelaksanaan tugas yang konsisten. Setiap kebijakan dan pelayanan harus mengacu pada ketentuan yang berlaku serta mengutamakan kepentingan publik.
Selain itu, sikap responsif terhadap keluhan dan kebutuhan warga menjadi unsur penting dalam membangun hubungan yang baik antara pemerintah dan masyarakat.
Pemerintah daerah juga perlu memastikan bahwa setiap perangkat kerja menjalankan tugas secara terukur. Evaluasi kinerja secara berkala dapat membantu mengidentifikasi kekurangan sekaligus menentukan langkah perbaikan yang diperlukan.
Dengan demikian, semangat peringatan hari jadi Provinsi Jambi dapat diterjemahkan ke dalam upaya nyata untuk meningkatkan kualitas pemerintahan.
Komitmen Pembangunan Daerah
Melalui apel pagi tersebut, Pemerintah Kota Sungai Penuh menegaskan pentingnya kontribusi seluruh aparatur dalam mendukung pembangunan Provinsi Jambi.
Yulia Roza berharap semangat hari jadi provinsi dapat mendorong ASN dan PPPK untuk terus meningkatkan kualitas kerja serta memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada perencanaan dan kebijakan pemerintah. Pelaksanaan program, kualitas sumber daya manusia, serta konsistensi pelayanan juga memegang peranan penting.
Karena itu, seluruh jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh perlu menjaga disiplin, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan profesionalisme agar setiap program pemerintah memberikan manfaat bagi masyarakat.
Peringatan HUT ke-69 Provinsi Jambi pun menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah membutuhkan kerja sama, integritas, dan komitmen berkelanjutan dari seluruh unsur pemerintahan. (AN)










