Jelang Nataru 2025–2026, Azhar Hamzah Minta OPD Sungai Penuh Siaga

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, mengikuti Rakornas Antisipasi Natal dan Tahun Baru 2025–2026 secara virtual

Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, mengikuti Rakornas Antisipasi Natal dan Tahun Baru 2025–2026 secara virtual

SUNGAI PENUH, JS – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, mendorong penguatan koordinasi lintas sektor untuk menghadapi libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) meningkatkan kesiapsiagaan demi menjaga keamanan, kelancaran transportasi, ketersediaan kebutuhan pokok, dan kualitas pelayanan publik selama periode liburan.

Azhar menyampaikan arahan tersebut setelah mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Antisipasi Natal dan Tahun Baru 2025–2026 secara virtual dari Ruang Pola Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Kamis (11/12). Ia mewakili Wali Kota Sungai Penuh dalam agenda nasional yang dipimpin Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian.

Rakornas tersebut membahas kesiapan pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi peningkatan aktivitas masyarakat selama libur akhir tahun. Sejumlah sektor menjadi perhatian, mulai dari pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru hingga kelancaran distribusi logistik, stabilitas harga pangan, layanan kesehatan, transportasi, serta mitigasi bencana.

Bagi Pemerintah Kota Sungai Penuh, koordinasi tersebut menjadi bagian penting dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama masa liburan. Pemerintah daerah perlu memastikan setiap instansi memahami tugasnya dan mampu merespons kebutuhan masyarakat secara cepat.

Azhar Tekankan Koordinasi Lintas Sektor

Azhar menilai kesiapan menghadapi Nataru tidak cukup hanya dengan mengandalkan satu instansi. Setiap perangkat daerah perlu membangun komunikasi yang kuat dan menyelaraskan langkah dengan unsur terkait.

Menurutnya, pengamanan, transportasi, logistik, kesehatan, dan penanganan bencana memiliki hubungan erat. Gangguan pada satu sektor dapat memengaruhi aktivitas masyarakat dan menghambat pelayanan pemerintah.

“Pengamanan, transportasi, logistik, dan fasilitas kesehatan harus bergerak seirama. Sinergi antarinstansi menjadi kunci kelancaran Nataru,” ujarnya.

Karena itu, Azhar meminta seluruh OPD menyusun langkah antisipasi sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing. Ia juga mendorong setiap instansi mengevaluasi kesiapan personel, peralatan, serta fasilitas pendukung sebelum memasuki masa liburan.

Koordinasi yang baik, lanjutnya, dapat membantu pemerintah mengidentifikasi potensi masalah sejak awal. Dengan begitu, setiap instansi memiliki waktu untuk menyiapkan solusi dan mengurangi risiko gangguan terhadap masyarakat.

Transportasi dan Keamanan Jadi Perhatian

Peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian. Pergerakan warga, kunjungan keluarga, serta aktivitas wisata berpotensi meningkatkan kebutuhan layanan transportasi dan pengaturan lalu lintas.

Baca Juga :  DPRD Kota Sungai Penuh Setujui LKPD 2025, Wali Kota Alfin Beberkan Komitmen Transparansi APBD dan Arah Pembangunan Daerah

Dalam konteks tersebut, Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh memiliki peran penting untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat. Pemerintah daerah perlu memperhatikan kondisi jalan, kesiapan petugas, serta sarana pendukung transportasi di titik-titik yang membutuhkan pengawasan.

Selain itu, unsur pengamanan perlu memperkuat komunikasi dan koordinasi untuk mengantisipasi keramaian selama perayaan maupun kegiatan masyarakat. Langkah ini penting agar warga dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman.

Pemerintah juga perlu memperhatikan kawasan yang berpotensi mengalami kepadatan, terutama jika masyarakat memanfaatkan libur panjang untuk mengunjungi pusat keramaian dan objek wisata. Pengaturan yang tepat dapat membantu mengurangi hambatan perjalanan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi lokal.

Ketersediaan Pangan dan Kelancaran Logistik

Selain keamanan dan transportasi, stabilitas harga kebutuhan pokok turut menjadi perhatian dalam Rakornas. Periode libur akhir tahun kerap meningkatkan permintaan sejumlah komoditas pangan, sehingga pemerintah perlu mencermati perkembangan harga dan ketersediaan pasokan.

Pemerintah Kota Sungai Penuh perlu menjaga komunikasi dengan pihak terkait untuk memantau pergerakan harga di pasar. Langkah tersebut dapat membantu pemerintah mengenali potensi kenaikan harga dan gangguan distribusi lebih awal.

Kelancaran pasokan juga berperan penting dalam menjaga daya beli masyarakat. Apabila distribusi berjalan lancar dan stok tersedia, masyarakat memiliki akses yang lebih baik terhadap kebutuhan sehari-hari selama masa liburan.

Di sisi lain, pemerintah perlu mengantisipasi kemungkinan hambatan distribusi akibat cuaca buruk atau gangguan perjalanan. Koordinasi dengan pihak terkait dapat membantu mempercepat penanganan jika muncul persoalan di lapangan.

Layanan Kesehatan dan Mitigasi Bencana

Kesiapan fasilitas kesehatan juga menjadi bagian penting dalam menghadapi Nataru. Peningkatan aktivitas masyarakat dapat menambah kebutuhan layanan medis, terutama ketika warga melakukan perjalanan atau mengikuti kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Karena itu, kesiapan tenaga kesehatan, sarana pelayanan, dan koordinasi penanganan keadaan darurat perlu mendapat perhatian. Respons yang cepat akan membantu masyarakat memperoleh pertolongan ketika menghadapi masalah kesehatan.

Pada saat yang sama, pemerintah daerah perlu memperkuat kewaspadaan terhadap potensi bencana. Kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu dan memengaruhi keselamatan warga maupun kelancaran perjalanan.

Baca Juga :  Wawako Sungai Penuh Dorong Koperasi Desa Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

BPBD dan petugas pemadam kebakaran memiliki peran penting dalam mendukung upaya kesiapsiagaan tersebut. Pemeriksaan peralatan, kesiapan personel, dan komunikasi antarlembaga dapat membantu mempercepat respons ketika terjadi keadaan darurat.

Azhar meminta perangkat daerah tidak hanya menyiapkan rencana, tetapi juga memastikan seluruh unsur pendukung siap menjalankan tugas. Dengan demikian, pemerintah dapat mengambil langkah yang tepat ketika menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan segera.

Sejumlah OPD Ikuti Rakornas

Sejumlah perangkat daerah Kota Sungai Penuh turut mengikuti agenda tersebut. Di antaranya Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pariwisata, Dinas Perizinan, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Kehadiran berbagai OPD itu mencerminkan luasnya cakupan persiapan menjelang Natal dan Tahun Baru. Masing-masing instansi perlu mengambil langkah sesuai bidangnya sekaligus menjaga koordinasi dengan instansi lain.

Dinas Pariwisata, misalnya, perlu memperhatikan kesiapan pelayanan di kawasan wisata. Sementara itu, PUPR dapat mendukung kesiapan infrastruktur sesuai kewenangannya. Satpol PP dan Damkar juga berperan dalam menjaga ketertiban serta membantu penanganan kondisi darurat.

Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi kebutuhan masyarakat selama libur akhir tahun.

Pemkot Sungai Penuh Siapkan Langkah Antisipasi

Pemerintah Kota Sungai Penuh menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas daerah selama periode Nataru 2025–2026. Melalui koordinasi lintas sektor, pemerintah berupaya memastikan pelayanan publik tetap berjalan dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan lancar.

Arahan Azhar menjadi pengingat bagi seluruh perangkat daerah agar tidak mengabaikan persiapan teknis menjelang libur panjang. Kesiapan personel, kelayakan fasilitas, pemantauan kondisi lapangan, dan komunikasi antarlembaga perlu berjalan secara beriringan.

Keberhasilan pengamanan dan pelayanan selama Nataru tidak hanya bergantung pada kesiapan pemerintah, tetapi juga pada kerja sama seluruh unsur terkait. Oleh sebab itu, koordinasi yang konsisten menjadi salah satu faktor penting dalam mengantisipasi berbagai kebutuhan dan potensi gangguan.

Dengan persiapan yang matang, Pemkot Sungai Penuh berharap masyarakat dapat menjalani perayaan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, serta tetap memperoleh pelayanan publik yang memadai.(AN)

Berita Terkait

Tiga Besar Hasil Seleksi 5 Kepala OPD Sungai Penuh Diumumkan, Berikut Namanya
133 ASN Pemkab Tebo Pensiun hingga September 2026, Guru Paling Banyak
Hari Kesadaran Nasional, ASN Sungai Penuh Diingatkan soal Disiplin dan Pelayanan
Kejari Sungai Penuh Ikut Gerakan 3S, Alfin Dorong Kepedulian Sosial Meluas
4.363 Hektare Lahan Terbakar di Jambi, Batang Hari Catat Kebakaran Terluas
Wako Alfin Hadiri Pengukuhan DPC PKB Sungai Penuh 2026–2031
MTQH Jambi 2026, Merangin Bidik Tiga Besar dengan 62 Kafilah
Bukan Cuma Cek Bangunan! Aktivis Minta Proyek P3-TGAI Kerinci dan Sungai Penuh Diaudit APH Hingga BPK
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Tiga Besar Hasil Seleksi 5 Kepala OPD Sungai Penuh Diumumkan, Berikut Namanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:31 WIB

133 ASN Pemkab Tebo Pensiun hingga September 2026, Guru Paling Banyak

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Hari Kesadaran Nasional, ASN Sungai Penuh Diingatkan soal Disiplin dan Pelayanan

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Kejari Sungai Penuh Ikut Gerakan 3S, Alfin Dorong Kepedulian Sosial Meluas

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:01 WIB

4.363 Hektare Lahan Terbakar di Jambi, Batang Hari Catat Kebakaran Terluas

Berita Terbaru