Kabut Asap Karhutla Sumatra dan Kalimantan Ganggu Penerbangan Malaysia-Singapura, Firefly Perpanjang Penangguhan

- Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

INTERNASIONAL,JS- Kabut Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia mengganggu aktivitas penerbangan di kawasan Asia Tenggara. Maskapai berbiaya hemat asal Malaysia, Firefly, memperpanjang penangguhan penerbangan pada rute Kuala Lumpur–Singapura karena kondisi udara dan cuaca yang terus berubah.

Keputusan tersebut menjadi perhatian karena kabut asap lintas negara dapat mengganggu perjalanan udara, terutama ketika jarak pandang di sekitar bandara menurun. Oleh karena itu, Firefly memilih memantau perkembangan situasi sebelum kembali menjalankan penerbangan pada rute yang terdampak.

Mengutip laporan AFP, Firefly memperpanjang penghentian sementara penerbangan antara Bandara Sultan Abdul Aziz Shah, dekat Kuala Lumpur, Malaysia, dan Bandara Seletar di Singapura.

Firefly Perpanjang Penangguhan Penerbangan Kuala Lumpur-Singapura

Dalam pernyataan pada Senin malam, Firefly menjelaskan bahwa pihaknya mengambil langkah tersebut sebagai bentuk antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan kabut asap di kawasan tersebut.

Maskapai itu juga menyebut penangguhan penerbangan yang berlangsung sejak Sabtu sebagai langkah keselamatan proaktif. Firefly terus memantau situasi untuk menentukan perkembangan operasional penerbangan selanjutnya.

Selain itu, perusahaan meminta penumpang yang terdampak agar memperhatikan informasi terbaru mengenai jadwal perjalanan mereka.

Firefly menyatakan akan menyampaikan pembaruan jadwal secara langsung kepada pelanggan yang mengalami perubahan penerbangan.

Dengan demikian, penumpang perlu memeriksa pemberitahuan dari maskapai sebelum berangkat menuju bandara. Langkah ini penting agar mereka dapat menyesuaikan rencana perjalanan sesuai perkembangan terbaru.

Baca Juga :  Kabut Asap Sungai Penuh Makin Mengkhawatirkan, Wali Kota Alfin Imbau Warga Pakai Masker

Kabut Asap Karhutla Indonesia Meluas ke Kawasan Regional

Kabut asap yang memicu gangguan penerbangan tersebut berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatra dan Kalimantan, Indonesia.

Asap dari kebakaran lahan dapat menyebar melintasi batas negara mengikuti arah angin. Akibatnya, dampak karhutla tidak hanya dirasakan masyarakat di sekitar lokasi kebakaran, tetapi juga dapat menjangkau wilayah negara tetangga.

Dalam dunia penerbangan, kondisi atmosfer dan jarak pandang menjadi faktor penting untuk mendukung keselamatan pesawat saat lepas landas maupun mendarat.

Jika kabut asap mengurangi jarak pandang atau kondisi cuaca tidak mendukung, maskapai dan otoritas penerbangan perlu mempertimbangkan langkah operasional sesuai prosedur keselamatan.

Meski demikian, informasi yang tersedia belum menjelaskan secara terperinci tingkat jarak pandang di kedua bandara maupun durasi pasti penangguhan penerbangan Firefly.

Keselamatan Penumpang Jadi Pertimbangan Utama

Firefly menegaskan bahwa pihaknya terus mengikuti perkembangan kondisi cuaca. Maskapai tersebut juga menyampaikan bahwa informasi terbaru mengenai jadwal penerbangan akan langsung menjangkau pelanggan yang terdampak.

Pendekatan ini memberi ruang bagi maskapai untuk mengevaluasi situasi sebelum memulihkan layanan pada rute Kuala Lumpur–Singapura.

Sementara itu, penumpang yang telah memesan tiket sebaiknya memeriksa status penerbangan melalui saluran resmi Firefly. Mereka juga perlu memperhatikan pesan atau pemberitahuan dari maskapai terkait perubahan jadwal.

Baca Juga :  Kabut Asap Kepung Muaro Jambi, Kasus ISPA Tembus 4.281 Orang

Penumpang sebaiknya tidak menganggap penerbangan kembali normal sebelum menerima konfirmasi resmi.

Dampak Karhutla Tak Hanya Mengancam Lingkungan

Peristiwa ini kembali menunjukkan bahwa kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan dampak lintas sektor. Selain merusak lingkungan dan memperburuk kualitas udara, kabut asap juga berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat serta aktivitas transportasi udara.

Sumatra dan Kalimantan menjadi wilayah penting dalam pemantauan karhutla karena kebakaran di kawasan tersebut dapat memengaruhi kualitas udara di wilayah sekitarnya.

Karena itu, penanganan kebakaran, pemantauan kualitas udara, dan upaya pencegahan menjadi bagian penting untuk mengurangi dampak yang lebih luas.

Bagi masyarakat, perkembangan kondisi kabut asap dan informasi resmi penerbangan perlu menjadi perhatian, khususnya bagi mereka yang hendak bepergian ke Malaysia atau Singapura.

Kesimpulan

Firefly memperpanjang penangguhan penerbangan antara Kuala Lumpur dan Singapura di tengah gangguan kabut asap yang berkaitan dengan karhutla di Indonesia. Maskapai asal Malaysia tersebut terus memantau kondisi cuaca dan akan menyampaikan pembaruan jadwal kepada penumpang yang terdampak.

Hingga informasi dalam laporan tersebut tersedia, belum ada kepastian mengenai waktu pemulihan layanan. Karena itu, calon penumpang perlu mengikuti pengumuman resmi maskapai sebelum melanjutkan perjalanan.(*)

Berita Terkait

Dolar Singapura Tembus Rp14.000! Cek Kurs SGD ke Rupiah Hari Ini, 21 Oktober 2026
China Online Personal Loans: Legal Lenders, Loan Limits and Eligibility Rules
TKI Wajib Tahu, Kurs Ringgit Malaysia ke Rupiah Hari Ini 19 Oktober 2026
Online Personal Loans in Brazil: Best Banks, Interest Rates, Pix Payments and How to Avoid Scams
How to Improve Your Credit Score in Canada: 5 Smart Strategies to Build Better Credit in 2026
Hong Kong Business Loans: 5 Banks Offering SME Financing up to HK$7.8 Million
US Mortgage Refinance Rates in October 2026: Closing Costs, Loan Options, and Break-Even Guide
TKI di Malaysia Wajib Tahu! Kurs Ringgit Hari Ini, Segini Nilai Gaji dalam Rupiah
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Dolar Singapura Tembus Rp14.000! Cek Kurs SGD ke Rupiah Hari Ini, 21 Oktober 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:01 WIB

China Online Personal Loans: Legal Lenders, Loan Limits and Eligibility Rules

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:15 WIB

TKI Wajib Tahu, Kurs Ringgit Malaysia ke Rupiah Hari Ini 19 Oktober 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:01 WIB

Online Personal Loans in Brazil: Best Banks, Interest Rates, Pix Payments and How to Avoid Scams

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:31 WIB

How to Improve Your Credit Score in Canada: 5 Smart Strategies to Build Better Credit in 2026

Berita Terbaru

Seleksi CPNS 2027

Nasional

CPNS 2027 Kapan Dibuka? Ini Jawaban Menteri PANRB

Rabu, 21 Okt 2026 - 19:31 WIB