OTOMOTIF,JS– Mitsubishi Siap Bawa Mobil Hybrid ke Indonesia Semester II 2026
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) bersiap menghadirkan kendaraan hybrid (Hybrid Electric Vehicle/HEV) di pasar Indonesia pada paruh kedua 2026. Langkah ini sekaligus menegaskan strategi Mitsubishi menghadirkan berbagai model elektrifikasi secara global.
Strategi Multi-Pathway Mitsubishi di Dunia
Presiden Direktur MMKSI, Atsushi Kurita, menjelaskan Mitsubishi menerapkan pendekatan multi-pathway di pasar internasional. Sebagai contoh, “Di Jepang, kami menjual small BEV. Outlander PHEV laku di Amerika Serikat. Di Thailand dan beberapa negara lain, kami juga memperkenalkan model hybrid,” ujarnya di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Fokus Pasar Indonesia Masih ICE
Namun, Mitsubishi tetap fokus pada kendaraan berbahan bakar bensin (internal combustion engine/ICE) di Indonesia. “Selain itu, permintaan mobil ICE tetap tinggi karena karakter Mitsubishi yang sporty dan tangguh,” tambah Kurita.
Hybrid Sebagai Fase Transisi Elektrifikasi
Mitsubishi menyiapkan mobil hybrid sebagai jembatan dari kendaraan konvensional menuju elektrifikasi penuh. Meskipun demikian, Kurita belum mengungkapkan model yang akan masuk. Dia memberi bocoran bahwa Mitsubishi sebelumnya meluncurkan Xpander Hybrid dan XForce Hybrid di Thailand. “Dengan begitu, saya belum bisa memastikan apakah satu atau dua model masuk, tapi kami akan meluncurkan mobil hybrid di semester II/2026,” jelasnya.
Produksi Lokal Dapat Dukungan Pemerintah
Director of Sales & Marketing Division MMKSI, Irwan Kuncoro, menyatakan Mitsubishi akan memproduksi mobil hybrid secara lokal. “Selain itu, pemerintah mendorong produksi lokal, dan setiap insentif atau subsidi biasanya terkait kendaraan yang diproduksi di dalam negeri,” kata Irwan.
MMKI memiliki fasilitas perakitan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dengan kapasitas 255.000 unit per tahun. Selain untuk pasar domestik, pabrik itu juga mengekspor kendaraan ke berbagai negara.(*)









