SUNGAI PENUH, JS – Upaya menjaga harga kebutuhan pokok terus menjadi perhatian Pemerintah Kota Sungai Penuh. Salah satu langkah yang dilakukan ialah menghadirkan pasar murah untuk membantu masyarakat memperoleh sembako dengan harga terjangkau di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus berjalan.
Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, meninjau langsung kegiatan pasar murah di halaman Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Sungai Penuh, Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini menggandeng Perum Bulog Kantor Wilayah Provinsi Jambi untuk mendukung ketersediaan pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berupaya mendekatkan akses pangan kepada warga. Masyarakat dapat mencari sejumlah kebutuhan pokok tanpa harus bergantung sepenuhnya pada harga yang berlaku di pasar umum.
Pasar Murah Hadirkan Kebutuhan Pokok dengan Harga Terjangkau
Pasar murah menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk membantu rumah tangga mengelola pengeluaran sehari-hari. Program ini menghadirkan sejumlah komoditas penting, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, tepung, hingga bahan pangan lainnya.
Ketersediaan berbagai kebutuhan tersebut memberi kesempatan kepada warga untuk membandingkan harga dan memilih barang sesuai kebutuhan serta kemampuan belanja masing-masing.
Selain itu, pasar murah dapat membantu masyarakat menghadapi perubahan harga pangan. Komoditas pokok memiliki peran penting dalam pengeluaran rumah tangga, terutama bagi keluarga yang harus membagi anggaran untuk makanan, pendidikan, transportasi, dan kebutuhan lainnya.
Karena itu, kegiatan seperti ini perlu memperhatikan ketersediaan stok, kewajaran harga, serta kelancaran distribusi. Ketiga aspek tersebut membantu menjaga manfaat program agar benar-benar dirasakan masyarakat.
Sri Kartini Alfin Dorong Penguatan Akses Pangan
Saat meninjau lokasi, Sri Kartini Alfin menekankan pentingnya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, akses terhadap pangan dengan harga terjangkau menjadi salah satu faktor yang membantu keluarga menjaga kestabilan ekonomi.
“Kami ingin masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Karena itu, sinergi bersama Bulog Jambi perlu terus kami perkuat,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dan lembaga yang menangani distribusi pangan. Melalui koordinasi yang baik, kedua pihak dapat mendukung kelancaran pasokan serta memperluas akses masyarakat terhadap bahan pokok.
Di sisi lain, keterlibatan TP PKK juga membawa perhatian pada kebutuhan keluarga. Sebagai organisasi yang dekat dengan kegiatan pemberdayaan keluarga, TP PKK memiliki ruang untuk mendorong pemahaman mengenai pengelolaan belanja rumah tangga dan pemenuhan kebutuhan pangan.
Dengan demikian, pasar murah tidak hanya berkaitan dengan transaksi jual beli. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Kolaborasi dengan Bulog Dukung Pengendalian Inflasi
Kerja sama dengan Perum Bulog Kanwil Provinsi Jambi menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pasar murah tersebut. Bulog memiliki peran dalam mendukung pengelolaan dan distribusi sejumlah komoditas pangan, termasuk beras.
Sementara itu, pemerintah daerah dapat membantu menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan program stabilisasi pangan melalui kegiatan yang menjangkau warga secara langsung.
Kolaborasi seperti ini relevan dalam upaya pengendalian inflasi daerah. Ketika harga komoditas pangan mengalami tekanan, kenaikan harga dapat mengurangi kemampuan belanja masyarakat. Oleh sebab itu, pemerintah perlu memperhatikan perkembangan harga dan ketersediaan stok secara berkala.
Namun, pasar murah bukan satu-satunya instrumen untuk menjaga stabilitas harga. Pemerintah juga perlu memperkuat distribusi, memantau pasokan, menjaga kelancaran jalur perdagangan, serta membangun koordinasi dengan pedagang dan pemasok.
Langkah tersebut penting agar upaya pengendalian harga tidak hanya berlangsung ketika pemerintah menggelar kegiatan tertentu. Masyarakat membutuhkan akses pangan yang stabil dalam jangka panjang.
Warga Manfaatkan Kesempatan Berbelanja Hemat
Pelaksanaan pasar murah menarik perhatian warga yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Sejak pagi, masyarakat mendatangi halaman Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Sungai Penuh untuk mencari berbagai bahan pangan.
Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa akses terhadap sembako dengan harga bersaing memiliki arti penting bagi rumah tangga. Selisih harga pada sejumlah komoditas dapat membantu keluarga mengatur anggaran belanja, terutama ketika mereka harus memenuhi banyak kebutuhan dalam waktu bersamaan.
Meski demikian, manfaat kegiatan akan semakin optimal apabila penyelenggara menjaga ketersediaan barang dan memberikan informasi harga secara jelas. Informasi yang terbuka membantu masyarakat menentukan pilihan sebelum berbelanja.
Pemerintah daerah juga perlu mengevaluasi pelaksanaan pasar murah, mulai dari jumlah komoditas, kecukupan stok, jangkauan penerima manfaat, hingga respons warga. Evaluasi tersebut dapat menjadi dasar untuk memperbaiki kegiatan serupa pada kesempatan berikutnya.
Pasar Murah Perlu Berjalan Berkelanjutan
Pasar murah di Sungai Penuh menjadi salah satu bentuk intervensi untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Namun, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada tingginya jumlah pengunjung saat kegiatan berlangsung.
Pemerintah perlu memastikan program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan mampu menjangkau kelompok yang memerlukan dukungan. Selain itu, koordinasi dengan Bulog dan pihak terkait perlu terus diperkuat agar distribusi pangan tetap lancar.
Sri Kartini Alfin menilai kerja sama lintas sektor menjadi bagian penting dalam menjaga kestabilan ekonomi masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah berharap warga dapat mengakses kebutuhan pokok dengan lebih mudah.
“Pasar murah ini bukan sekadar kegiatan jual beli, tetapi juga bagian dari upaya bersama menjaga kestabilan ekonomi masyarakat,” tutup Sri Kartini.
Ke depan, pemantauan harga, kecukupan pasokan, dan evaluasi program dapat membantu pemerintah menentukan langkah yang tepat. Dengan upaya yang konsisten, pasar murah dapat menjadi salah satu instrumen pendukung untuk menjaga daya beli sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat Kota Sungai Penuh.(AN)










