Polisi India Bongkar Sindikat Perakitan Samsung Flagship Palsu

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 Desember 2025 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

waspada hp samsung palsu, sindikat pelaku ditangkap di India

waspada hp samsung palsu, sindikat pelaku ditangkap di India

INTERNASIONEL,JS— Kepolisian India membongkar sindikat yang merakit dan menjual ponsel Samsung Galaxy palsu. Polisi menggerebek lokasi di Beadon Pura, Karol Bagh, New Delhi, dan menyita ratusan unit ponsel tiruan.

Sindikat meniru seri Galaxy S, termasuk varian Ultra, serta ponsel lipat Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip.

Secara keseluruhan, mereka menangkap 512 unit ponsel palsu.

Selanjutnya, polisi menjelaskan sindikat merakit ponsel secara ilegal menggunakan suku cadang dari China. Mereka memakai motherboard, kamera, speaker, rangka bodi, dan kaca belakang.

Baca Juga :  5 Prompt Buat Foto Liburan ke Jepang dengan Gemini AI

Setelah merakit, sindikat menempelkan stiker IMEI palsu bertuliskan “Made in Vietnam” agar ponsel terlihat seperti produk resmi Samsung.

Modus Menyerupai Produk Resmi

Tak hanya itu, sindikat menyusun modus agar ponsel tampak seperti hasil produksi pabrik resmi. Mereka mengemas ponsel lengkap dengan kotak dan aksesori.

Akibatnya, mereka menjual perangkat dengan harga sekitar 35.000–45.000 rupee atau setara Rp 6,5 juta–Rp 8,4 juta per unit. Harga ini jauh lebih murah dibandingkan harga resmi, hampir separuhnya, sehingga banyak konsumen tertarik membeli.

Baca Juga :  Cerita Cinta Virtual, Wanita Jepang Menikah dengan AI

Penggerebekan Berawal dari Laporan Warga

Sebelumnya, polisi menerima laporan tentang toko yang membeli ponsel bekas atau curian. Laporan itu mendorong penggerebekan pada 14 Desember 2025.

Berdasarkan laporan, sindikat merakit ulang perangkat Samsung premium menggunakan motherboard lama dan komponen impor. Polisi menemukan sejumlah ponsel dalam tahap perakitan.

Komponen dan Peralatan Ikut Diamankan

Selain ponsel jadi, polisi menyita 124 unit motherboard, 138 baterai, 459 label IMEI palsu, dan peralatan khusus untuk merakit ponsel.

Di samping itu, polisi mengamankan kotak ponsel dan aksesori tambahan yang sindikat gunakan untuk melengkapi produk palsu.

Empat Tersangka Ditangkap

Seiring penggerebekan, polisi menangkap empat tersangka. Hakim menjadi otak di balik sindikat ini.

Dalam praktiknya, Hakim menyewa lokasi perakitan dan mengimpor berbagai komponen Samsung dari China. Ia dibantu tiga orang lain, yaitu Mehtab Ahmad Ansari, Ravi Ahuja, dan Rahul.

Penyelidikan Masih Berlanjut

Hingga kini, polisi menelusuri rantai pasok komponen, jaringan distribusi, dan mengidentifikasi pembeli yang menjadi korban.

Dengan demikian, kasus ini menyoroti maraknya peredaran ponsel palsu di India, terutama yang meniru perangkat flagship dengan harga jauh lebih murah. KompasTekno mengutip informasi ini dari GizmoChina.(AN)

Berita Terkait

Lemang Kantong Semar from Kerinci: Indonesia’s Rare Culinary Heritage That Captivates Tourists and Food Lovers
TKI Indonesia di Malaysia Bisa Kirim Uang Lebih Besar! Cek Kurs MYR ke IDR Terbaru
OJK Sounds Alarm as Online Scam Cases Explode in Indonesia, More Than 530,000 Reports Trigger National Financial Security Warning
Aturan Baru Haji 2026 Jadi Sorotan, Kamera Ponsel Bisa Bikin Jemaah Masuk Penjara
Instagram Geger! Jutaan Followers Artis Mendadak Hilang, Ternyata Ini Penyebabnya
BCA Expands QRIS Cross Border to China: Easy Cashless Payments for Indonesian Travelers in 2026
QRIS Goes Global 2026: Indonesia–China Payment Integration Unlocks Massive Opportunities for SMEs and Digital Economy Growth
Kerinci Coffee Poised to Dominate Global Export Market: Premium Arabica from Indonesia Attracts International Buyers
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 03:02 WIB

Lemang Kantong Semar from Kerinci: Indonesia’s Rare Culinary Heritage That Captivates Tourists and Food Lovers

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:01 WIB

TKI Indonesia di Malaysia Bisa Kirim Uang Lebih Besar! Cek Kurs MYR ke IDR Terbaru

Minggu, 17 Mei 2026 - 03:02 WIB

OJK Sounds Alarm as Online Scam Cases Explode in Indonesia, More Than 530,000 Reports Trigger National Financial Security Warning

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:35 WIB

Aturan Baru Haji 2026 Jadi Sorotan, Kamera Ponsel Bisa Bikin Jemaah Masuk Penjara

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:00 WIB

Instagram Geger! Jutaan Followers Artis Mendadak Hilang, Ternyata Ini Penyebabnya

Berita Terbaru