KESEHATAN,JS- Puasa Ramadan Tapi Ingin Ngopi? Ini Waktu yang Aman untuk Tubuh
Memasuki bulan Ramadan, umat Muslim mulai menyesuaikan pola makan dan minum selama berpuasa. Waktu konsumsi yang terbatas saat sahur dan berbuka membuat tubuh harus beradaptasi dengan ritme baru.
Di tengah perubahan tersebut, kebiasaan minum kopi sering memunculkan pertanyaan. Minuman berkafein ini sudah menjadi bagian dari rutinitas harian banyak orang.
Perubahan Pola Minum Selama Ramadan
Selama Ramadan, tubuh tidak menerima asupan cairan dalam waktu yang cukup panjang. Karena itu, pemilihan minuman menjadi faktor penting untuk menjaga stamina.
Jika salah memilih waktu minum, tubuh bisa kehilangan cairan lebih cepat. Kondisi ini berisiko menimbulkan dehidrasi, terutama saat aktivitas harian tetap padat.
Mengapa Kopi Kurang Tepat Dikonsumsi Saat Sahur?
Pada waktu sahur, kopi sebaiknya tidak menjadi pilihan utama. Kopi memiliki sifat diuretik yang mendorong tubuh membuang cairan melalui urine dan buang air besar.
Akibatnya, cadangan cairan tubuh berkurang sejak awal puasa. Sepanjang hari, tubuh pun lebih mudah lemas dan cepat haus, terutama saat cuaca panas.
Lalu, Bolehkah Minum Kopi Saat Berbuka?
Berbeda dengan sahur, kopi masih bisa dikonsumsi saat berbuka puasa. Namun, waktu minumnya tetap perlu diperhatikan.
Sebaiknya, awali berbuka dengan air putih untuk mengembalikan cairan tubuh. Setelah itu, konsumsi makanan utama terlebih dahulu. Barulah kopi diminum sekitar satu hingga dua jam kemudian agar lambung lebih siap menerima kafein.
Dampak Minum Kopi Terlalu Cepat Saat Berbuka
Jika minum kopi terlalu cepat saat berbuka, beberapa efek berikut bisa muncul:
1. Gangguan Pencernaan
Kafein merangsang produksi asam lambung. Saat perut masih kosong, kondisi ini bisa memicu nyeri perut dan rasa tidak nyaman. Pada sebagian orang, keluhan pencernaan bahkan bisa bertambah parah.
2. Tubuh Lebih Mudah Dehidrasi
Selain itu, kafein juga meningkatkan pengeluaran cairan dari tubuh. Jika asupan air putih kurang, rasa haus dapat muncul kembali meski baru saja berbuka.
3. Sakit Kepala dan Perubahan Suasana Hati
Bagi pencinta kopi, perubahan jadwal minum kafein dapat memicu sakit kepala. Tubuh membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri. Selain itu, rasa lelah dan mudah tersinggung juga bisa muncul.(*)









