Putin Tegaskan Perang Hanya Berhenti Jika Kyiv Menyerah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Perang Rusia-Ukraina

Suasana Perang Rusia-Ukraina

MOSKOW,JS – Presiden Rusia, Vladimir Putin, menegaskan operasi militer di Ukraina hanya akan berhenti jika Kyiv menarik pasukannya dari wilayah yang diklaim Moskwa. “Jika pasukan Ukraina meninggalkan wilayah yang mereka kuasai, kami akan menghentikan operasi tempur. Jika tidak, kami akan merebutnya dengan kekuatan militer,” ujarnya saat berkunjung ke Kirgistan.


Rusia Terus Memperluas Kontrol di Timur Ukraina

Rusia kini menguasai sekitar 20% wilayah Ukraina. Pasukan Rusia terus menyerang secara lambat namun konsisten di timur negara itu. Wilayah pendudukan menjadi hambatan utama dalam negosiasi damai karena Kyiv menolak menyerahkan tanahnya.

Baca Juga :  Waspada Kecanduan Pinjol: Solusi Cepat Bisa Picu Stres dan Masalah Mental

Upaya Perdamaian AS Menuai Kontroversi

Amerika Serikat mendorong upaya mengakhiri konflik yang hampir memasuki tahun keempat. Rencana awal Washington meminta Ukraina menarik diri dari Donetsk. Dokumen itu secara implisit mengakui Donetsk, Crimea, dan Lugansk sebagai bagian Rusia. Setelah mendapat kritik, AS merevisi dokumen, tetapi belum mempublikasikan versi terbaru. Putin menyebut draf baru itu bisa menjadi titik awal negosiasi.


Ukraina Tegaskan Tidak Akan Menyerah

Kepala Staf Kepresidenan Ukraina, Andriy Yermak, menolak klaim Rusia. “Selama Zelensky masih presiden, tidak ada yang bisa berharap Ukraina menyerahkan wilayah. Yang realistis sekarang hanyalah menetapkan garis kontak sepanjang 1.100 kilometer,” tegasnya.

Baca Juga :  Waspada Godzilla El Nino 2026: Kemarau Panjang Bisa Picu Krisis Air di Indonesia

Klaim Pengepungan di Donetsk

Putin mengklaim pasukannya mengepung kota Pokrovsk dan Myrnograd di Donetsk. Ukraina membantah klaim itu dan mempertahankan garis pertahanannya. Rusia terus maju di beberapa titik strategis, termasuk Vovchansk, Siversk, dan mendekati Guliaipole.


Dampak Konflik

Sejak invasi penuh Februari 2022, konflik menewaskan ratusan ribu orang. Jutaan warga Ukraina terpaksa meninggalkan rumah. Menurut Institute for the Study of War (ISW), Rusia merebut rata-rata 467 km² per bulan sepanjang 2025. Angka ini meningkat dibanding capaian 2024.

Berita Terkait

Terungkap! Daftar Harga BBM ASEAN 2026, Indonesia Kalah Murah dari Brunei tapi Ungguli Singapura
Turmeric Benefits Explained: The Golden Spice That Supports Heart, Gut, and Brain Health
1 Ringgit Malaysia Berapa Rupiah Hari Ini? Cek Kurs Terbaru dan Cara Dapat Nilai Tukar Terbaik
Indonesia’s Hidden Adventure Goldmine: 3 Sumatra Mountains Every International Tourist Should Climb
50 Ringgit Malaysia Berapa Rupiah Hari Ini? Cek Kurs MYR ke IDR Terbaru
Get the Best Car Insurance Quotes Online and Reduce Your Premium Costs
10 Stunning Sumatra Tourist Attractions Every International Traveler Must Visit
Naik Lagi, Update Nilai Tukar Ringgit Malaysia terhadap Rupiah Hari ini
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:01 WIB

Terungkap! Daftar Harga BBM ASEAN 2026, Indonesia Kalah Murah dari Brunei tapi Ungguli Singapura

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:04 WIB

Turmeric Benefits Explained: The Golden Spice That Supports Heart, Gut, and Brain Health

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:25 WIB

1 Ringgit Malaysia Berapa Rupiah Hari Ini? Cek Kurs Terbaru dan Cara Dapat Nilai Tukar Terbaik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 03:01 WIB

Indonesia’s Hidden Adventure Goldmine: 3 Sumatra Mountains Every International Tourist Should Climb

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:02 WIB

50 Ringgit Malaysia Berapa Rupiah Hari Ini? Cek Kurs MYR ke IDR Terbaru

Berita Terbaru