Putin Tegaskan Perang Hanya Berhenti Jika Kyiv Menyerah

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Perang Rusia-Ukraina

Suasana Perang Rusia-Ukraina

MOSKOW,JS – Presiden Rusia, Vladimir Putin, menegaskan operasi militer di Ukraina hanya akan berhenti jika Kyiv menarik pasukannya dari wilayah yang diklaim Moskwa. “Jika pasukan Ukraina meninggalkan wilayah yang mereka kuasai, kami akan menghentikan operasi tempur. Jika tidak, kami akan merebutnya dengan kekuatan militer,” ujarnya saat berkunjung ke Kirgistan.


Rusia Terus Memperluas Kontrol di Timur Ukraina

Rusia kini menguasai sekitar 20% wilayah Ukraina. Pasukan Rusia terus menyerang secara lambat namun konsisten di timur negara itu. Wilayah pendudukan menjadi hambatan utama dalam negosiasi damai karena Kyiv menolak menyerahkan tanahnya.

Baca Juga :  Empat ASN di Tanjabbar Terindikasi Terafiliasi NII

Upaya Perdamaian AS Menuai Kontroversi

Amerika Serikat mendorong upaya mengakhiri konflik yang hampir memasuki tahun keempat. Rencana awal Washington meminta Ukraina menarik diri dari Donetsk. Dokumen itu secara implisit mengakui Donetsk, Crimea, dan Lugansk sebagai bagian Rusia. Setelah mendapat kritik, AS merevisi dokumen, tetapi belum mempublikasikan versi terbaru. Putin menyebut draf baru itu bisa menjadi titik awal negosiasi.


Ukraina Tegaskan Tidak Akan Menyerah

Kepala Staf Kepresidenan Ukraina, Andriy Yermak, menolak klaim Rusia. “Selama Zelensky masih presiden, tidak ada yang bisa berharap Ukraina menyerahkan wilayah. Yang realistis sekarang hanyalah menetapkan garis kontak sepanjang 1.100 kilometer,” tegasnya.

Baca Juga :  Cara Gen Z Hasilkan Uang dari Internet Tanpa Modal, Tren Baru Cuan Digital 2026

Klaim Pengepungan di Donetsk

Putin mengklaim pasukannya mengepung kota Pokrovsk dan Myrnograd di Donetsk. Ukraina membantah klaim itu dan mempertahankan garis pertahanannya. Rusia terus maju di beberapa titik strategis, termasuk Vovchansk, Siversk, dan mendekati Guliaipole.


Dampak Konflik

Sejak invasi penuh Februari 2022, konflik menewaskan ratusan ribu orang. Jutaan warga Ukraina terpaksa meninggalkan rumah. Menurut Institute for the Study of War (ISW), Rusia merebut rata-rata 467 km² per bulan sepanjang 2025. Angka ini meningkat dibanding capaian 2024.

Berita Terkait

Found only in Indonesia—here are the health benefits of cinnamon
Best Life Insurance Companies in Malaysia 2026: Compare Coverage, Premiums and Takaful Options
Not many people know this- here is how much property tax costs in the United States.
Kurs Ringgit Malaysia ke Rupiah Hari Ini 6 Oktober 2026, Segini Nilai 1 MYR dalam Rupiah
7 Powerful Health Benefits of Watermelon You Should Know, From Better Hydration to Heart Health
TKI Indonesia Wajib Tahu, Segini Nilai Tukar Won Korea ke Rupiah Hari Ini 2 Oktober 2026
Kurs Yen Jepang ke Rupiah Hari Ini 30 September 2026, Cek Nilai 1 Yen hingga 50.000 Yen
Kurs Ringgit Malaysia Hari Ini 29 September 2026: RM1 Tembus Rp4.410, Cek Kurs Beli dan Jual Terbaru
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:55 WIB

Found only in Indonesia—here are the health benefits of cinnamon

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:45 WIB

Best Life Insurance Companies in Malaysia 2026: Compare Coverage, Premiums and Takaful Options

Minggu, 11 Oktober 2026 - 02:01 WIB

Not many people know this- here is how much property tax costs in the United States.

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Kurs Ringgit Malaysia ke Rupiah Hari Ini 6 Oktober 2026, Segini Nilai 1 MYR dalam Rupiah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 03:01 WIB

7 Powerful Health Benefits of Watermelon You Should Know, From Better Hydration to Heart Health

Berita Terbaru

Bisnis

Bisnis-27 Anjlok 1,37%, Saham DEWA dan BUMI Kompak Merah

Senin, 12 Okt 2026 - 19:31 WIB