SPORT,JS- Kabar mengejutkan muncul menjelang bergulirnya FIFA World Cup 2026. Tim nasional Italia disebut-sebut berpeluang mengisi slot yang kemungkinan ditinggalkan Iran. Situasi ini terjadi setelah muncul laporan bahwa Iran tidak akan berpartisipasi akibat konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
Isu tersebut langsung memicu berbagai spekulasi. Beberapa skenario pun mulai bermunculan mengenai siapa yang akan menggantikan posisi Iran jika negara tersebut benar-benar mundur dari turnamen.
Iran Berpotensi Mundur dari Turnamen
Pertama, kabar mengenai ketidakhadiran Iran muncul dari pernyataan Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj. Ia mengungkapkan bahwa negaranya hampir tidak mungkin mengikuti Piala Dunia 2026 karena kondisi keamanan yang memburuk.
Konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dilaporkan telah memicu serangan udara sejak akhir Februari. Akibatnya, situasi di Iran semakin tidak stabil.
Selain itu, konflik tersebut juga menyebabkan korban jiwa dalam jumlah besar. Laporan menyebutkan lebih dari 1.300 orang tewas, termasuk pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Karena situasi tersebut, Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menyampaikan sikap yang sangat tegas. Ia menegaskan bahwa tim nasional Iran tidak akan tampil di turnamen internasional dalam kondisi seperti saat ini.
Menurutnya, negara yang sedang berada dalam situasi konflik tidak mungkin mengirim tim untuk berkompetisi di panggung sepak bola dunia.
FIFA Masih Membuka Peluang
Sementara itu, Presiden FIFA, Gianni Infantino, belum mengambil keputusan final. Ia masih membuka kemungkinan bagi Iran untuk tetap tampil jika kondisi keamanan berubah.
Namun demikian, konflik yang terus berlangsung mulai memengaruhi sektor transportasi internasional. Sejumlah maskapai bahkan menghentikan penerbangan di beberapa jalur Timur Tengah. Akibatnya, kondisi tersebut semakin memperkecil peluang Iran untuk ikut serta.
Jika Iran benar-benar mundur, maka satu slot peserta di Piala Dunia 2026 akan kosong.
Irak Menjadi Kandidat Pengganti
Selanjutnya, perhatian tertuju pada kemungkinan pengganti dari zona Asia. Dalam skenario paling sederhana, AFC dapat menunjuk tim Asia lain untuk mengisi slot tersebut.
Dalam konteks ini, Timnas Irak muncul sebagai kandidat terkuat. Tim tersebut menjadi salah satu wakil Asia yang masih bersaing melalui jalur play-off antarkonfederasi.
Rencananya, Irak akan menghadapi pemenang pertandingan antara Bolivia dan Suriname. Jika mereka berhasil memenangkan laga tersebut, maka Irak berhak melaju ke Piala Dunia yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Selain Irak, Timnas Uni Emirat Arab juga masuk dalam daftar alternatif. Tim tersebut memiliki peringkat FIFA yang cukup tinggi di antara negara Asia yang belum lolos.
Rumor Italia Menguat
Di sisi lain, muncul rumor yang jauh lebih mengejutkan. Beberapa pihak menyebut FIFA mungkin mempertimbangkan opsi berbeda.
Alih-alih memilih pengganti dari Asia, FIFA disebut bisa menunjuk tim dengan peringkat dunia tertinggi yang belum lolos ke Piala Dunia.
Dalam skenario tersebut, Timnas Italia menjadi kandidat yang paling sering disebut.
Rumor ini disampaikan oleh asisten pelatih Irak, Rene Meulensteen. Ia menjelaskan bahwa beberapa kemungkinan sedang dibahas jika Iran benar-benar keluar dari turnamen.
Menurut Meulensteen, secara logika Irak seharusnya menggantikan Iran sebagai wakil Asia dengan peringkat terbaik. Namun, ia juga mendengar spekulasi bahwa FIFA mungkin memilih tim dengan peringkat global tertinggi.
Jika skenario itu terjadi, maka Italia menjadi pilihan utama karena berada di peringkat ke-13 dunia.
Italia Masih Memiliki Jalur Resmi
Meski namanya muncul dalam rumor pengganti Iran, Italia sebenarnya masih memiliki kesempatan lolos melalui jalur resmi.
Saat ini, tim yang ditangani Gennaro Gattuso harus melewati babak play-off zona Eropa terlebih dahulu.
Pada pertandingan awal, mereka dijadwalkan menghadapi Timnas Irlandia Utara. Jika berhasil menang, Italia akan bertemu pemenang laga antara Timnas Wales dan Timnas Bosnia dan Herzegovina.
Jika berhasil melewati dua laga tersebut, Gli Azzurri akan mengamankan tiket menuju Piala Dunia 2026.
Potensi Komposisi Grup
Apabila Italia berhasil lolos melalui jalur play-off, mereka berpeluang masuk ke Grup B.
Namun demikian, FIFA memiliki aturan ketat terkait komposisi grup. Setiap grup maksimal hanya boleh berisi dua tim dari konfederasi UEFA.
Hingga saat ini, FIFA belum mengumumkan keputusan resmi terkait situasi Iran. Namun, spekulasi mengenai calon pengganti terus berkembang di kalangan pengamat sepak bola.
Dengan berbagai kemungkinan yang ada, dinamika menuju FIFA World Cup 2026 semakin menarik untuk diikuti. Dunia sepak bola kini menunggu keputusan akhir yang akan menentukan siapa yang berhak mengisi slot kosong tersebut.(*)








