Smartphone Masa Depan: Starlink Phone Online Tanpa Operator

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Starlink Phone, Smartphone masa depan

Starlink Phone, Smartphone masa depan

TEKNOLOGI,JS- Elon Musk kembali membuat dunia teknologi heboh. Setelah sukses dengan jaringan internet satelit Starlink, kini SpaceX bersiap menghadirkan smartphone dengan konektivitas satelit langsung, yang disebut-sebut sebagai Starlink phone. Perangkat ini memungkinkan pengguna mengakses internet tanpa bergantung pada jaringan seluler, membuka peluang komunikasi global hanya dengan satu paket layanan.

Jika rencana ini terealisasi, Starlink phone bisa mengubah cara orang mengakses internet, terutama di wilayah terpencil atau minim infrastruktur jaringan.

Uji Coba Koneksi Satelit pada iPhone

Sebelum rumor tentang smartphone sendiri muncul, SpaceX lebih dulu menguji koneksi satelit pada ponsel yang sudah ada. Di Amerika Serikat, iPhone yang menggunakan jaringan T-Mobile berhasil mengirim dan menerima pesan teks langsung melalui satelit Starlink.

Baca Juga :  Elon Musk Prediksi Singularity Akan Tercapai pada 2026

Hasil uji coba ini menunjukkan bahwa ponsel tetap bisa berkomunikasi meski berada jauh dari menara seluler.

SpaceX Kembangkan Smartphone Sendiri

Menurut laporan Reuters yang mengutip beberapa sumber, SpaceX kini mengembangkan smartphone buatan sendiri. Elon Musk menyebut perangkat ini akan dirancang dari nol, dengan fokus utama pada efisiensi daya dan performa AI.

Tujuannya jelas: smartphone harus mampu menjalankan model kecerdasan buatan secara lokal, tanpa selalu mengandalkan cloud. Dengan begitu, perangkat tetap cepat dan responsif, bahkan saat menjalankan aplikasi AI berat.

AI Performance per Watt Jadi Fokus

Salah satu inovasi Starlink phone terletak pada fokusnya terhadap AI performance per watt, yaitu efisiensi energi saat menjalankan fitur berbasis AI. Perangkat ini dirancang agar tetap hemat daya meski memproses data secara real-time, mulai dari asisten pintar hingga analisis informasi kompleks.

Pendekatan ini sejalan dengan visi Elon Musk untuk mengintegrasikan AI lebih dalam ke perangkat konsumen sekaligus menjaga daya tahan baterai. Dengan begitu, pengguna tidak perlu khawatir smartphone cepat habis daya saat bekerja berat.

Baca Juga :  Era Smartphone Mulai Terancam, Ini Teknologi Penggantinya

Strategi Memperluas Ekosistem Starlink

Peluncuran Starlink phone juga merupakan strategi untuk memperluas ekosistem Starlink. Saat ini, layanan Starlink menyumbang hingga 80 persen dari total pendapatan SpaceX, menjadikannya tulang punggung bisnis perusahaan.

Bagi pengguna yang sering bepergian lintas negara, smartphone ini bisa menjadi solusi menarik karena menawarkan akses internet global tanpa biaya roaming. Meski begitu, tantangan terbesar kemungkinan terletak pada harga, mengingat layanan eSIM internasional kini lebih terjangkau.

Peluang dan Tantangan Starlink Phone

Keberhasilan Starlink phone sangat bergantung pada harga perangkat dan paket layanan. Jika SpaceX berhasil menawarkan harga kompetitif dengan manfaat nyata, smartphone ini bisa menjadi alternatif menarik bagi traveler, pekerja lapangan, dan pengguna di daerah terpencil.

Meski masih berada di tahap pengembangan awal, Starlink phone tetap menjadi salah satu inovasi paling menarik yang patut dinantikan di industri smartphone beberapa tahun ke depan.(*)

Berita Terkait

Universitas Indonesia Buka Prodi S1 Kecerdasan Buatan, Siap Cetak Talenta AI Masa Depan
Teknologi AI Masuk Logistik: Ini Strategi Pos dan Indosat
Nokia N8 Revival: Ponsel Legendaris Kembali dengan Wajah Modern
Realme 16 Series Siap Tahan Seharian, Tapi Tetap Ramping
Internet Aman Selama Ramadan, IM3 Kasih SATSPAM+ ke Pelanggan
Giliran Whatsapp yang Diblokir di Rusia
WhatsApp Web Kini Bisa Panggilan Suara dan Video, Begini Caranya
ROG Kithara, Headset Gaming dengan Fokus Audio Premium
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:00 WIB

Universitas Indonesia Buka Prodi S1 Kecerdasan Buatan, Siap Cetak Talenta AI Masa Depan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:00 WIB

Nokia N8 Revival: Ponsel Legendaris Kembali dengan Wajah Modern

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:00 WIB

Realme 16 Series Siap Tahan Seharian, Tapi Tetap Ramping

Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:30 WIB

Internet Aman Selama Ramadan, IM3 Kasih SATSPAM+ ke Pelanggan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 02:00 WIB

Giliran Whatsapp yang Diblokir di Rusia

Berita Terbaru