Trump Hentikan Sementara Visa Imigran dari 75 Negara

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghentikan sementara pemrosesan visa imigran bagi pemohon dari 75 negara

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghentikan sementara pemrosesan visa imigran bagi pemohon dari 75 negara

INTERNASIONAL,JS- Pemerintahan Presiden AS Donald Trump menghentikan sementara pemrosesan visa imigran bagi pemohon dari 75 negara. Langkah ini menjadi bagian dari pengetatan imigrasi yang lebih agresif sejak Trump kembali menjabat pada Januari 2026.

Penangguhan Visa Dimulai 21 Januari

Baca Juga :  Presiden Amerika Kritik Pemimpin Eropa, Soal Perang Ukraina

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, menyatakan kebijakan ini mulai berlaku pada 21 Januari. Trump menargetkan pemohon dari berbagai kawasan, termasuk Amerika Latin (Brasil, Kolombia, Uruguay), Balkan (Bosnia, Albania), Asia Tenggara (Kamboja, Laos, Thailand), serta banyak negara di Afrika, Timur Tengah, dan Karibia.

Pigott menegaskan, “Kami menolak calon imigran yang berpotensi menjadi beban publik dan akan meninjau prosedur untuk mencegah warga asing memanfaatkan bantuan sosial.”

Kebijakan ini tidak memengaruhi visa kunjungan, meski menjadi sorotan karena AS akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 dan Olimpiade 2028. Kebijakan ini juga menindaklanjuti arahan sebelumnya agar diplomat AS memeriksa kemandirian finansial setiap pemohon visa.

Pengetatan Imigrasi Legal

Baca Juga :  Trump Sebut Kesepakatan Akhiri Perang Ukraina Semakin Dekat

Sejak menjabat kembali, Trump memperketat imigrasi secara menyeluruh. Pemerintah mengerahkan agen federal ke kota-kota besar untuk menegakkan hukum imigrasi, terkadang menimbulkan bentrokan dengan migran maupun warga AS.

Selain itu, pemerintah menaikkan biaya visa H-1B bagi pekerja berketerampilan tinggi. David Bier, Direktur Studi Imigrasi Cato Institute, menilai kebijakan ini sebagai “agenda paling anti-imigrasi legal dalam sejarah Amerika.” Ia memperingatkan, penangguhan visa dapat menolak sekitar 315.000 imigran legal dalam satu tahun.

Departemen Luar Negeri juga mencabut lebih dari 100.000 visa sejak Trump menjabat, memperketat pemeriksaan media sosial, dan memperluas proses penyaringan.

Daftar 75 Negara yang Terdampak

Berikut negara-negara yang terkena penangguhan:
Afghanistan, Albania, Aljazair, Antigua dan Barbuda, Armenia, Azerbaijan, Bahama, Bangladesh, Barbados, Belarus, Belize, Bhutan, Bosnia, Brasil, Myanmar, Kamboja, Kamerun, Tanjung Verde, Kolombia, Kongo, Kuba, Dominika, Mesir, Eritrea, Ethiopia, Fiji, Gambia, Georgia, Ghana, Grenada, Guatemala, Guinea, Haiti, Iran, Irak, Pantai Gading, Jamaika, Yordania, Kazakhstan, Kosovo, Kuwait, Kirgizstan, Laos, Lebanon, Liberia, Libya, Makedonia, Moldova, Mongolia, Montenegro, Maroko, Nepal, Nikaragua, Nigeria, Pakistan, Republik Kongo, Rusia, Rwanda, Saint Kitts dan Nevis, Saint Lucia, Saint Vincent dan Grenadines, Senegal, Sierra Leone, Somalia, Sudan Selatan, Sudan, Suriah, Tanzania, Thailand, Togo, Tunisia, Uganda, Uruguay, Uzbekistan, dan Yaman.

Dampak dan Strategi Pemerintah

Kebijakan ini menunjukkan fokus pemerintahan Trump pada pengendalian arus imigrasi dan penegakan batas legal. Langkah-langkah yang diterapkan pemerintah menegaskan janji kampanye Trump untuk mengurangi imigrasi ilegal sekaligus memperketat akses jalur imigrasi legal.(AN)

Berita Terkait

Putin dan Xi Jinping Resmi Tantang Dominasi AS, Dunia Multipolar Makin Nyata
Lemang Kantong Semar from Kerinci: Indonesia’s Rare Culinary Heritage That Captivates Tourists and Food Lovers
TKI Indonesia di Malaysia Bisa Kirim Uang Lebih Besar! Cek Kurs MYR ke IDR Terbaru
OJK Sounds Alarm as Online Scam Cases Explode in Indonesia, More Than 530,000 Reports Trigger National Financial Security Warning
Aturan Baru Haji 2026 Jadi Sorotan, Kamera Ponsel Bisa Bikin Jemaah Masuk Penjara
Instagram Geger! Jutaan Followers Artis Mendadak Hilang, Ternyata Ini Penyebabnya
BCA Expands QRIS Cross Border to China: Easy Cashless Payments for Indonesian Travelers in 2026
QRIS Goes Global 2026: Indonesia–China Payment Integration Unlocks Massive Opportunities for SMEs and Digital Economy Growth
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:02 WIB

Putin dan Xi Jinping Resmi Tantang Dominasi AS, Dunia Multipolar Makin Nyata

Senin, 18 Mei 2026 - 03:02 WIB

Lemang Kantong Semar from Kerinci: Indonesia’s Rare Culinary Heritage That Captivates Tourists and Food Lovers

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:01 WIB

TKI Indonesia di Malaysia Bisa Kirim Uang Lebih Besar! Cek Kurs MYR ke IDR Terbaru

Minggu, 17 Mei 2026 - 03:02 WIB

OJK Sounds Alarm as Online Scam Cases Explode in Indonesia, More Than 530,000 Reports Trigger National Financial Security Warning

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:35 WIB

Aturan Baru Haji 2026 Jadi Sorotan, Kamera Ponsel Bisa Bikin Jemaah Masuk Penjara

Berita Terbaru