BISNIS,JS— YouTube mencapai tonggak penting pada 2025 dengan pendapatan lebih dari US$60 miliar, termasuk dari iklan dan langganan. Pendapatan ini menempatkan platform video milik Alphabet jauh di atas Netflix, yang hanya menghasilkan US$45,18 miliar, dan menjadi salah satu pemain hiburan terbesar setelah Disney dengan US$95,7 miliar.
Pelanggan Berbayar Tembus 325 Juta
Sundar Pichai, CEO Alphabet, menyebutkan perusahaan kini memiliki lebih dari 325 juta pelanggan berbayar melalui layanan seperti YouTube Premium, YouTube TV, dan Google One. Lonjakan ini menegaskan pertumbuhan YouTube sebagai platform hiburan dan informasi global.
Iklan YouTube Tumbuh Meski Di Bawah Perkiraan
Pada kuartal keempat 2025, YouTube menghasilkan pendapatan iklan tertinggi sepanjang sejarah sebesar US$11,38 miliar, naik 8,7% dari tahun sebelumnya. Meski begitu, angka ini masih sedikit di bawah perkiraan analis Wall Street sebesar US$11,84 miliar. Penurunan terutama terlihat pada pengeluaran iklan politik, sementara iklan merek tetap stabil.
NFL mencatat jumlah pelanggan berbayar tertinggi untuk paket Sunday Ticket, yang tersedia melalui YouTube, dan konsumsi podcast melonjak dengan lebih dari 700 juta jam ditonton di TV, naik 70% dibandingkan tahun sebelumnya.
Alphabet Capai Pertumbuhan Laba yang Signifikan
Secara keseluruhan, Alphabet mencatat pendapatan kuartal keempat US$113,8 miliar, naik 18%, dan laba bersih US$34,5 miliar, meningkat 30%. Laba per saham (EPS) mencapai US$2,82, melampaui perkiraan analis yang menargetkan US$2,63. Pichai menekankan investasi besar pada AI dan infrastruktur menjadi motor utama pertumbuhan seluruh lini bisnis. Untuk 2026, Alphabet menargetkan pengeluaran modal US$175–185 miliar, hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya.
YouTube dan Inovasi AI
CEO YouTube, Neal Mohan, menyatakan lebih dari 1 juta saluran menggunakan alat AI YouTube setiap hari pada Desember 2025. Platform berfokus pada pengurangan konten AI berkualitas rendah dan berulang.
Selain itu, YouTube Shorts kini ditonton rata-rata 200 miliar kali per hari. YouTube akan segera mengintegrasikan berbagai format baru, termasuk unggahan gambar, ke dalam feed Shorts untuk memperkaya pengalaman pengguna.
Fitur Baru YouTube TV
YouTube TV berencana meluncurkan fitur multiview, yang memungkinkan pengguna menonton beberapa saluran sekaligus di satu layar. Selain itu, platform menyiapkan 10 paket berbiaya rendah yang menargetkan genre spesifik seperti olahraga, hiburan, dan berita.
Dengan strategi ini, YouTube terus memperkuat posisi sebagai platform video terbesar dunia, sambil mendorong inovasi melalui AI dan pengalaman menonton yang lebih fleksibel.(*)









