SPORT,JS– Persijap Jepara semakin kesulitan meninggalkan zona degradasi Super League setelah kalah tipis 0-1 dari Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Senin (2/2/2026).
Kemenangan Pekan Lalu Tak Berlanjut
Kemenangan 2-0 atas PSM Makassar pekan lalu sempat memberi angin segar bagi tim, terutama untuk rekrutan anyar asuhan Divaldo Alves. Namun, melawan Arema FC, Persijap kembali kesulitan membangun serangan. Satu gol Hansamu Yama memutus peluang Laskar Kalinyamat meraih poin.
Posisi di Klasemen Masih di Zona Merah
Hasil ini menempatkan Persijap di peringkat 16, tepat di batas zona degradasi, dengan 12 poin dari 19 laga. Tekanan semakin besar bagi tim untuk segera bangkit.
Persis Solo Ikut Terpuruk
Nasib serupa dialami Persis Solo. Laskar Sambernyawa kalah 0-1 dari Persib Bandung pada Sabtu (31/1/2026). Meskipun menunjukkan peningkatan performa dibandingkan kekalahan sebelumnya dari Borneo FC, Persis Solo tetap gagal mencetak gol.
Pelatih Milomir Seslija mengakui, “Laga ini sulit karena kami menghadapi tim terbaik di liga, baik fisik maupun taktik. Tim tampil lebih baik di babak kedua, tetapi saya tidak mau memberi alasan.”
Hasil ini membuat Persis Solo tetap di dasar klasemen dengan 10 poin dari 19 laga, dan menelan 13 kekalahan musim ini.
Sedikit Angin Segar untuk Semen Padang
Semen Padang FC meraih hasil lebih baik dengan menahan imbang PSM Makassar 0-0. Meski begitu, tim Minang tetap berada di peringkat 16 klasemen sementara dengan 12 poin.
Zona Degradasi Semakin Ketat
Dengan hasil-hasil ini, persaingan di zona degradasi semakin sengit. Tim-tim papan bawah harus segera meningkatkan performa agar tidak terlempar dari Super League musim ini.(*)









