Guru PAUD Ini Viral! Ajarkan Coding Anak Usia Dini Pakai Canva, Begini Cara Mudahnya

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Laela Qodariah, salah satu pengajar di PAUD KB Al-Fadilah, Jawa Barat, membagikan pengalamannya memakai Canva untuk membuat materi pembelajaran coding bagi pelajarnya.

Laela Qodariah, salah satu pengajar di PAUD KB Al-Fadilah, Jawa Barat, membagikan pengalamannya memakai Canva untuk membuat materi pembelajaran coding bagi pelajarnya.

JAKARTA, JS – Inovasi di dunia pendidikan terus berkembang pesat, terutama dalam menghadapi era digital. Kali ini, perhatian publik tertuju pada sosok Laela Qodariah, seorang guru di PAUD KB Al-Fadilah, Jawa Barat, yang sukses menghadirkan metode pembelajaran coding anak usia dini dengan cara sederhana namun efektif.

Laela mencuri perhatian karena memanfaatkan platform desain digital Canva untuk mengenalkan konsep dasar coding kepada anak-anak. Metode ini tidak hanya menarik, tetapi juga mampu meningkatkan minat belajar sejak usia dini.

Metode Belajar Coding yang Menyenangkan dan Mudah Dipahami

Laela memahami karakter anak-anak PAUD yang cenderung menyukai warna cerah, bentuk menarik, dan gambar interaktif. Oleh karena itu, ia mengembangkan materi belajar berbasis visual untuk mengenalkan konsep coding secara sederhana.

Ia menggabungkan elemen visual seperti huruf, buah, dan pola menjadi media pembelajaran interaktif. Anak-anak tidak hanya melihat, tetapi juga ikut berpikir dan berpartisipasi aktif.

“Anak-anak suka warna dan gambar. Saya gunakan itu untuk mengenalkan pola dan urutan, yang merupakan dasar dari coding,” ujar Laela.

Materi seperti “Koding Huruf” dan “Koding Buah” menjadi favorit siswa. Dalam praktiknya, anak-anak belajar menyusun urutan, mengenali pola, hingga memahami logika sederhana.

Kenapa Coding Penting untuk Anak Usia Dini?

Seiring berkembangnya teknologi, kemampuan berpikir logis menjadi salah satu keterampilan penting. Oleh karena itu, pengenalan coding sejak dini menjadi langkah strategis.

Berikut manfaat belajar coding untuk anak usia dini:

  • Melatih logika dan pola pikir sistematis
  • Meningkatkan kreativitas dan imajinasi
  • Membantu kemampuan problem solving
  • Mempersiapkan anak menghadapi era digital

Dengan metode yang tepat, coding tidak terasa sulit bagi anak-anak. Justru, mereka menganggapnya sebagai permainan yang menyenangkan.

Baca Juga :  Mentan Andi Amran Sulaiman Gaspol! Gerakan Nasional Penyuluh Pertanian Digenjot, Target Swasembada Pangan & Harga Gabah Naik

Canva Jadi Solusi Praktis Guru Kreatif

Laela mengakui bahwa pada awalnya ia mengalami kesulitan dalam menemukan ide materi pembelajaran. Namun, kehadiran Canva menjadi solusi yang memudahkan proses kreatifnya.

Platform ini menyediakan berbagai template menarik yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran. Laela pun bebas bereksperimen untuk menciptakan konten edukatif yang unik.

“Canva sangat mudah digunakan. Saya jadi lebih percaya diri membuat materi yang bermanfaat,” jelasnya.

Dengan fitur drag-and-drop, guru dapat membuat media belajar interaktif tanpa harus memiliki kemampuan desain profesional.

Tantangan dan Cara Mengatasinya

Meski terlihat sederhana, proses menciptakan materi coding untuk anak usia dini tetap memiliki tantangan. Salah satunya adalah menjaga keseimbangan antara unsur edukasi dan hiburan.

Laela menyiasatinya dengan:

  • Menggunakan ilustrasi sederhana
  • Menyesuaikan materi dengan usia anak
  • Menghindari konsep yang terlalu kompleks
  • Melibatkan anak dalam aktivitas belajar

Selain itu, ia juga terus mencari inspirasi dari berbagai sumber untuk memperkaya materi pembelajaran.

Dampak Positif bagi Anak dan Dunia Pendidikan

Metode yang diterapkan Laela tidak hanya berdampak pada siswa, tetapi juga membuka peluang baru dalam dunia pendidikan. Banyak guru mulai tertarik mengadopsi metode serupa.

Pembelajaran berbasis visual dan interaktif terbukti mampu:

  • Meningkatkan fokus anak
  • Membuat proses belajar lebih menyenangkan
  • Mempercepat pemahaman konsep dasar
  • Mengurangi kejenuhan dalam belajar

Inovasi ini juga sejalan dengan tren pendidikan global yang mulai mengintegrasikan teknologi sejak usia dini.

Baca Juga :  Target 80 Ribu KDMP Tercapai, Bagaimana Nasib Mini Market

Tips Membuat Materi Coding Anak Usia Dini

Bagi guru atau orang tua yang ingin mencoba metode ini, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

1. Gunakan Visual Menarik

Pilih warna cerah dan gambar sederhana agar anak mudah memahami.

2. Fokus pada Konsep Dasar

Ajarkan pola, urutan, dan logika sederhana terlebih dahulu.

3. Buat Seperti Permainan

Gabungkan unsur game agar anak lebih antusias belajar.

4. Manfaatkan Platform Digital

Gunakan tools seperti Canva untuk mempermudah pembuatan materi.

5. Libatkan Anak Secara Aktif

Ajak anak berinteraksi, bukan hanya melihat.

Peluang Besar di Era Digital

Keberhasilan Laela menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu membutuhkan teknologi canggih. Dengan kreativitas dan kemauan belajar, siapa pun bisa menciptakan metode pembelajaran yang efektif.

Di tengah meningkatnya kebutuhan akan keterampilan digital, pembelajaran coding sejak dini menjadi peluang besar. Tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi guru yang ingin meningkatkan kompetensi.

Kesimpulan

Laela Qodariah membuktikan bahwa pembelajaran coding anak usia dini bisa dilakukan dengan cara sederhana, kreatif, dan menyenangkan. Dengan memanfaatkan Canva, ia berhasil menghadirkan metode belajar yang relevan dengan perkembangan zaman.

Inovasi ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi siswa, tetapi juga menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan Indonesia untuk terus beradaptasi di era digital.(*)

Berita Terkait

Registrasi Biometrik SIM Card Bikin Nomor Bodong Rontok, Komdigi Ungkap Fakta Baru yang Mengubah Industri Telekomunikasi
Instagram 2026 Berubah Total! 9 Ide Konten Viral agar Reels Masuk FYP dan Engagement Meledak
DANA Bisnis 2026 Resmi Jadi Andalan UMKM, Cara Daftar QRIS Gratis dan Cairkan Saldo Real-Time Tanpa Biaya Admin
PPPK dan PPPK Paruh Waktu Dapat Angin Segar, Presiden Prabowo Disebut Siapkan Kebijakan Penting
Monetisasi TikTok Dibatasi? Ini Penyebab, Cara Mengajukan Banding, dan Langkah Memulihkan Penghasilan Kreator 2026
ASN Bisa Kerja Dekat Rumah? BKN Uji Skema Baru, Kabar Baik untuk PNS dan PPPK, Pengeluaran Bisa Jauh Lebih Hemat
Cara Aktifkan Iklan In-Stream Facebook Pro 2026, Ini Syarat Terbaru Agar Video Bisa Menghasilkan Uang
Lowongan Kerja LPDB Koperasi 2026 Resmi Dibuka, Gaji Menarik untuk Lulusan S1, Simak Formasi, Syarat, dan Cara Daftarnya
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:00 WIB

Registrasi Biometrik SIM Card Bikin Nomor Bodong Rontok, Komdigi Ungkap Fakta Baru yang Mengubah Industri Telekomunikasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:01 WIB

Instagram 2026 Berubah Total! 9 Ide Konten Viral agar Reels Masuk FYP dan Engagement Meledak

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:01 WIB

DANA Bisnis 2026 Resmi Jadi Andalan UMKM, Cara Daftar QRIS Gratis dan Cairkan Saldo Real-Time Tanpa Biaya Admin

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:01 WIB

PPPK dan PPPK Paruh Waktu Dapat Angin Segar, Presiden Prabowo Disebut Siapkan Kebijakan Penting

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:01 WIB

Monetisasi TikTok Dibatasi? Ini Penyebab, Cara Mengajukan Banding, dan Langkah Memulihkan Penghasilan Kreator 2026

Berita Terbaru