JAMBI,JS– Ironi Dunia Kerja Jambi, Lulusan Universitas Masih Dominasi Pengangguran
Hingga November 2025, pengangguran di Provinsi Jambi masih didominasi lulusan perguruan tinggi. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi berasal dari tamatan universitas.
BPS menetapkan TPT lulusan universitas sebesar 6,97 persen. Angka ini melampaui tingkat pengangguran pada seluruh kelompok pendidikan lainnya.
Lulusan Universitas Menyumbang Pengangguran Tertinggi
Lulusan Diploma I, II, dan III serta Sekolah Menengah Atas (SMA) mencatat TPT sebesar 4,86 persen. Angka tersebut berada di bawah lulusan universitas.
Sebaliknya, lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mencatat tingkat pengangguran terendah. TPT kelompok ini hanya mencapai 2,78 persen.
Kondisi ini menunjukkan ketimpangan antara jenjang pendidikan dan daya serap pasar kerja di Provinsi Jambi.
Angkatan Kerja Terus Meningkat
Di sisi lain, kondisi ketenagakerjaan di Jambi terus membaik. Jumlah angkatan kerja pada November 2025 mencapai 1,94 juta orang.
Angka ini bertambah sekitar 5,26 ribu orang dibandingkan Agustus 2025. Dari total tersebut, sebanyak 1,86 juta orang bekerja.
Pada periode yang sama, jumlah penduduk bekerja meningkat sekitar 8,38 ribu orang.
Pengangguran Perempuan Lebih Tinggi
Meski jumlah pekerja meningkat, kesenjangan tetap terlihat. BPS mencatat TPT perempuan mencapai 4,9 persen.
Sebagai perbandingan, TPT laki-laki berada di angka 3,62 persen. Data ini menunjukkan pengangguran perempuan masih lebih tinggi.
Pengangguran Perkotaan Menurun, Perdesaan Naik
Jika dilihat berdasarkan wilayah, TPT perkotaan berada di angka 4,47 persen. Angka ini melampaui wilayah perdesaan yang mencatat 3,83 persen.
Namun, dibandingkan Agustus 2025, wilayah perkotaan berhasil menekan pengangguran. TPT perkotaan turun sebesar 1,09 persen poin.
Sebaliknya, wilayah perdesaan mengalami kenaikan TPT sebesar 0,38 persen poin.
Partisipasi Angkatan Kerja Menguat
Dari sisi partisipasi, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Provinsi Jambi mencapai 68,32 persen pada November 2025.
Angka ini menandakan semakin banyak penduduk usia kerja aktif memasuki pasar tenaga kerja.
Pekerja Formal Terus Bertambah
BPS juga mencatat pertumbuhan pekerja sektor formal. Jumlahnya mencapai 808,9 ribu orang.
Porsi ini setara dengan 43,5 persen dari total pekerja di Jambi. Dibandingkan Agustus 2025, proporsinya naik 2,24 persen poin.
Pengangkutan dan Pergudangan Jadi Penopang Utama
Sektor pengangkutan dan pergudangan menyerap tenaga kerja terbanyak. Sektor ini menambah sekitar 3,72 ribu pekerja.
Peningkatan tersebut sejalan dengan aktivitas logistik dan distribusi yang terus tumbuh di Jambi.
Kualitas Pekerjaan Semakin Membaik
Selain jumlah pekerja, kualitas pekerjaan juga menunjukkan perbaikan. BPS mencatat penurunan tajam pada setengah pengangguran.
Penurunan ini mencapai 18,98 persen poin. Pada saat yang sama, jumlah pekerja paruh waktu juga turun sebesar 5,37 persen poin.
Kondisi ini menegaskan semakin banyak pekerja memperoleh jam kerja yang stabil dan lebih layak.(*)









