Ironi Dunia Kerja Jambi, Lulusan Universitas Masih Dominasi Pengangguran

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pengangguran di Jambi meningkat.

Ilustrasi pengangguran di Jambi meningkat.

JAMBI,JS– Ironi Dunia Kerja Jambi, Lulusan Universitas Masih Dominasi Pengangguran

Hingga November 2025, pengangguran di Provinsi Jambi masih didominasi lulusan perguruan tinggi. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi berasal dari tamatan universitas.

BPS menetapkan TPT lulusan universitas sebesar 6,97 persen. Angka ini melampaui tingkat pengangguran pada seluruh kelompok pendidikan lainnya.

Baca Juga :  Polda Jambi Masuk Sekolah, Ajak Pelajar Disiplin

Lulusan Universitas Menyumbang Pengangguran Tertinggi

Lulusan Diploma I, II, dan III serta Sekolah Menengah Atas (SMA) mencatat TPT sebesar 4,86 persen. Angka tersebut berada di bawah lulusan universitas.

Sebaliknya, lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mencatat tingkat pengangguran terendah. TPT kelompok ini hanya mencapai 2,78 persen.

Kondisi ini menunjukkan ketimpangan antara jenjang pendidikan dan daya serap pasar kerja di Provinsi Jambi.

Angkatan Kerja Terus Meningkat

Di sisi lain, kondisi ketenagakerjaan di Jambi terus membaik. Jumlah angkatan kerja pada November 2025 mencapai 1,94 juta orang.

Angka ini bertambah sekitar 5,26 ribu orang dibandingkan Agustus 2025. Dari total tersebut, sebanyak 1,86 juta orang bekerja.

Baca Juga :  Telago Kajang Lako: Solusi Banjir sekaligus Wisata Baru Jambi

Pada periode yang sama, jumlah penduduk bekerja meningkat sekitar 8,38 ribu orang.

Pengangguran Perempuan Lebih Tinggi

Meski jumlah pekerja meningkat, kesenjangan tetap terlihat. BPS mencatat TPT perempuan mencapai 4,9 persen.

Sebagai perbandingan, TPT laki-laki berada di angka 3,62 persen. Data ini menunjukkan pengangguran perempuan masih lebih tinggi.

Pengangguran Perkotaan Menurun, Perdesaan Naik

Jika dilihat berdasarkan wilayah, TPT perkotaan berada di angka 4,47 persen. Angka ini melampaui wilayah perdesaan yang mencatat 3,83 persen.

Namun, dibandingkan Agustus 2025, wilayah perkotaan berhasil menekan pengangguran. TPT perkotaan turun sebesar 1,09 persen poin.

Sebaliknya, wilayah perdesaan mengalami kenaikan TPT sebesar 0,38 persen poin.

Partisipasi Angkatan Kerja Menguat

Dari sisi partisipasi, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Provinsi Jambi mencapai 68,32 persen pada November 2025.

Angka ini menandakan semakin banyak penduduk usia kerja aktif memasuki pasar tenaga kerja.

Pekerja Formal Terus Bertambah

BPS juga mencatat pertumbuhan pekerja sektor formal. Jumlahnya mencapai 808,9 ribu orang.

Porsi ini setara dengan 43,5 persen dari total pekerja di Jambi. Dibandingkan Agustus 2025, proporsinya naik 2,24 persen poin.

Baca Juga :  Pemprov dan Pemkot Jambi Kompak Dukung Program Gentingisasi

Pengangkutan dan Pergudangan Jadi Penopang Utama

Sektor pengangkutan dan pergudangan menyerap tenaga kerja terbanyak. Sektor ini menambah sekitar 3,72 ribu pekerja.

Peningkatan tersebut sejalan dengan aktivitas logistik dan distribusi yang terus tumbuh di Jambi.

Kualitas Pekerjaan Semakin Membaik

Selain jumlah pekerja, kualitas pekerjaan juga menunjukkan perbaikan. BPS mencatat penurunan tajam pada setengah pengangguran.

Penurunan ini mencapai 18,98 persen poin. Pada saat yang sama, jumlah pekerja paruh waktu juga turun sebesar 5,37 persen poin.

Kondisi ini menegaskan semakin banyak pekerja memperoleh jam kerja yang stabil dan lebih layak.(*)

Berita Terkait

Gaji ke-13 ASN Jambi Masih Ditunggu, Dua Daerah Belum Lakukan Pembayaran
Cabai Merah Naik Lagi, Update Terbaru Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Hari ini
Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan
APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota
Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”
Balek Kalahek Tempurung Jadi Simbol Pelestarian Budaya Sungai Penuh, Warisan Leluhur Luhah Rio Mendiho di Tengah Modernisasi
Hati-Hati! Penipu Catut Nama Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Ini Modusnya
Resmi Didorong Kemenkum, Kopi Arabika Sungai Penuh Siap Bersaing di Pasar Global
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:01 WIB

Gaji ke-13 ASN Jambi Masih Ditunggu, Dua Daerah Belum Lakukan Pembayaran

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:01 WIB

Cabai Merah Naik Lagi, Update Terbaru Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Hari ini

Senin, 29 Juni 2026 - 19:03 WIB

Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan

Senin, 29 Juni 2026 - 17:30 WIB

APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:35 WIB

Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”

Berita Terbaru

Google Gemini ubah mobil jadi teman perjalanan super pintar!

Teknologi

Google Gemini Ubah Mobil Menjadi Asisten Pintar Masa Depan

Selasa, 30 Jun 2026 - 12:01 WIB