Ilmuwan Ciptakan Teknologi Pemanen Listrik dari Hujan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEKNOLOGI,JS- Para peneliti di University of Connecticut mengembangkan teknologi inovatif untuk menghasilkan listrik dari tetesan hujan. Dengan demikian, fenomena alam yang biasa terjadi setiap hari kini menjadi sumber energi ramah lingkungan.

Efek Triboelektrik Jadi Kunci

Teknologi ini memanfaatkan efek triboelektrik, yaitu muatan listrik yang muncul akibat gesekan. Saat tetesan air menyentuh permukaan khusus, permukaan itu mengubah energi kinetik menjadi listrik secara spontan.

Baca Juga :  Bawa Sisa Kuota ke Bulan Depan, Telkomsel Luncurkan Fitur Baru

Potensi Besar untuk Wilayah Tropis

Prof. Chun-Long Chen, peneliti utama, menjelaskan, “Kami percaya energi hujan bisa dipanen menggunakan permukaan yang dioptimalkan. Oleh karena itu, teknologi ini sangat menjanjikan, terutama di wilayah tropis yang sering hujan.”

Eksperimen Awal Menjanjikan

Para peneliti memodifikasi permukaan bahan agar memiliki daya triboelektrik tinggi. Hasilnya, setiap tetesan yang jatuh menciptakan perbedaan potensial listrik signifikan. Tim peneliti mengalirkan energi ini melalui sirkuit kecil sehingga bisa disimpan atau langsung digunakan pada perangkat kecil.

Tantangan Efisiensi Energi

Meski menjanjikan, teknologi ini masih menghadapi tantangan. Tetesan hujan memiliki energi kinetik lebih kecil dibandingkan angin atau air terjun, sehingga efisiensi konversi energi rendah. Namun, para ilmuwan yakin mereka bisa meningkatkan efisiensi dengan desain permukaan dan material yang lebih baik.

Baca Juga :  Elon Musk Prediksi Singularity Akan Tercapai pada 2026

Aplikasi Potensial untuk Sensor dan IoT

Teknologi ini bisa memasok energi untuk sensor luar ruangan dan perangkat IoT. Selain itu, teknologi ini tidak membutuhkan turbin, magnet besar, atau bahan bakar fosil. Dengan kata lain, permukaan yang tepat dan hujan saja cukup untuk menghasilkan listrik tanpa emisi karbon.

Menuju Bangunan Pintar dan Ramah Lingkungan

Para peneliti berencana menerapkan teknologi ini pada arsitektur bangunan pintar, seperti atap atau fasad gedung. Dengan demikian, hujan tidak hanya membawa kesegaran tapi juga energi. Sebagai bukti, prototipe awal menunjukkan hujan deras beberapa jam cukup untuk menyalakan perangkat tertentu.

Dengan inovasi ini, hujan bukan hanya berkah bagi alam, tetapi juga menjadi sumber listrik bersih dan berkelanjutan.(AN/*)

Sumber Berita: Detik.com

Berita Terkait

Mengejutkan! Anak Muda Kini Anggap ChatGPT sebagai Penasihat Hidup, Ini Kata CEO OpenAI
Bukan Antisosial, Ini Alasan Orang Pintar Memilih Menjaga Privasi di Media Sosial
Cara Baru Belanja di Yogyakarta, AmbarrukmoPlus Hadir dengan Reward, Event, dan Game Digital
7,3 Juta Pengguna Android Tertipu! Google Hapus 28 Aplikasi Sadap WhatsApp Palsu
AI Writer Terbaik untuk SEO dan Google Discover, Nomor 4 Bikin Konten Viral
Cari Hosting Murah Berkualitas? Ini Rekomendasi Terbaik untuk Website dan WordPress
AI Jadi Senjata Baru Hacker, Perusahaan Indonesia Kini Hadapi Ancaman Siber yang Lebih Canggih
Fresh Graduate Terancam AI? Ini Skill Wajib yang Dicari Perusahaan Global di 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 18:04 WIB

Mengejutkan! Anak Muda Kini Anggap ChatGPT sebagai Penasihat Hidup, Ini Kata CEO OpenAI

Senin, 18 Mei 2026 - 15:08 WIB

Bukan Antisosial, Ini Alasan Orang Pintar Memilih Menjaga Privasi di Media Sosial

Senin, 18 Mei 2026 - 12:01 WIB

Cara Baru Belanja di Yogyakarta, AmbarrukmoPlus Hadir dengan Reward, Event, dan Game Digital

Senin, 18 Mei 2026 - 09:06 WIB

7,3 Juta Pengguna Android Tertipu! Google Hapus 28 Aplikasi Sadap WhatsApp Palsu

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:03 WIB

AI Writer Terbaik untuk SEO dan Google Discover, Nomor 4 Bikin Konten Viral

Berita Terbaru