TEKNOLOGI,JS- platform komunikasi populer bagi gamer dan komunitas online, mengumumkan kebijakan baru untuk melindungi pengguna remaja. Mulai Maret 2026, Discord akan secara otomatis menempatkan akun berusia 13–17 tahun dalam pengaturan keamanan khusus, kecuali mereka sudah diverifikasi sebagai orang dewasa.
Discord Tingkatkan Keamanan Pengguna Remaja
Dengan kebijakan baru ini, Discord meningkatkan perlindungan pengguna muda tanpa mengurangi pengalaman pengguna dewasa. Akun remaja akan mendapatkan:
- Kontrol konten lebih ketat.
- Pembatasan akses ke server dan kanal berdasarkan usia.
- Aturan komunikasi untuk mengurangi kontak tak diinginkan.
- Pemisahan pesan langsung (DM) dari akun yang tidak dikenal.
Selain itu, Discord menyembunyikan usia pengguna agar tetap menjaga privasi remaja.
Discord Batasi Akses Konten Sensitif
Selain itu, Discord membatasi akses ke konten dewasa. Sistem otomatis memburamkan gambar atau video sensitif dan hanya mengizinkan pengguna dewasa yang sudah diverifikasi membukanya.
Lebih lanjut, pengguna dewasa juga bisa:
- Mengakses server berusia 18+.
- Berpartisipasi di Stage Channel.
- Mengubah pengaturan pesan tertentu.
Sementara itu, Discord memindahkan pesan dari akun asing ke kotak terpisah dan memberi peringatan saat pengguna menerima permintaan pertemanan dari orang yang tidak dikenal.
Verifikasi Usia via Video Selfie atau Identitas Resmi
Untuk membuka semua fitur, pengguna dewasa dapat memilih dua opsi verifikasi:
- Video selfie.
- Unggah dokumen identitas resmi.
Selain itu, Discord menghapus dokumen setelah verifikasi selesai. Sistem teknologi perkiraan usia juga mendeteksi akun dewasa agar sebagian pengguna tidak perlu mengunggah dokumen. Jika Discord salah mengenali usia, pengguna bisa mengajukan banding.
Uji Coba Hasilkan Respons Positif
Menurut Savannah Badalich, Kepala Kebijakan Produk Discord, kebijakan ini menciptakan ruang digital aman tanpa membatasi kebebasan pengguna dewasa. Sebelumnya, Discord menguji sistem di Inggris dan Australia. Hasil uji coba menunjukkan respons positif dan peningkatan keamanan interaksi.
Kekhawatiran Privasi dan Data
Meski banyak pihak mendukung kebijakan ini, sebagian pengguna tetap menyuarakan kekhawatiran soal keamanan data. Kekhawatiran itu muncul setelah insiden kebocoran data identitas pihak ketiga pada akhir 2025 yang memengaruhi sekitar 70 ribu foto.
Untuk menanggapi hal ini, Discord memperketat protokol keamanan verifikasi dan langsung menghapus data setelah proses selesai.
Langkah Discord Sejalan Tren Global
Sejalan dengan tren global, langkah ini mengikuti kebijakan platform besar seperti <strong>Instagram</strong>, <strong>Snapchat</strong>, dan <strong>TikTok</strong> yang memperkuat keamanan akun remaja.
Selain itu, Discord membentuk Teen Council beranggotakan 10–12 remaja untuk memberi masukan langsung tentang fitur dan kebijakan keamanan. Dengan meningkatnya regulasi global, Discord menegaskan komitmennya menyediakan ruang komunikasi aman bagi gamer, kreator, dan pengguna muda di seluruh dunia.(*)









