SELEBRITIS,JS- Kabar mengejutkan datang dari dunia kuliner Tanah Air. Food vlogger populer, Farida Nurhan, yang akrab disapa Omay, membagikan pengalaman kurang menyenangkan ketika ingin menjual kanal YouTube dengan jutaan pengikutnya.
Tawaran Jauh di Bawah Ekspektasi
Omay awalnya menargetkan harga Rp 10 miliar untuk akun YouTube legendarisnya. Dalam unggahan terbarunya, Omay memamerkan tangkapan layar percakapan dengan calon pembeli yang percaya diri menawar jauh di bawah harga yang diharapkan.
“300 juta kita ambil sekarang. Gimana kak, mau?” tulis calon pembeli.
Tanpa ragu, Farida menolak tawaran itu dengan tegas namun tetap sopan. “Maaf kak, budget tersebut belum masuk,” jawabnya singkat.
Kanal YouTube Bukan Sekadar Uang
Bagi Omay, kanal YouTube bukan sekadar sumber AdSense. Ia menilai akun tersebut sebagai catatan perjalanan hidupnya mengangkat kuliner nusantara dari nol.
“Bukan soal menolak rezeki, tapi banyak kenangan di sana. Ini bukan sekadar uang, tapi 10 tahun perjalanan hidup dan karier saya bersama kuliner Indonesia,” ungkapnya.
Fokus pada Kehidupan dan Konten Pendek
Keputusan menjual akun YouTube juga sejalan dengan perubahan prioritas hidup Farida. Kini, ia lebih santai, punya lebih banyak waktu untuk diri sendiri, dan menikmati hidup setelah berhenti membuat video berdurasi panjang.
“Sekarang saya lebih happy, lebih relax, punya banyak waktu buat diri sendiri, dan lebih menikmati hidup setelah tidak membuat konten video panjang,” ujarnya.
Selain itu, Omay kini fokus menggarap konten video pendek di TikTok, karena platform ini lebih menjanjikan secara bisnis dan efisien dari segi waktu.
Perjalanan Hidup yang Menginspirasi
Melihat kembali perjalanan hidupnya, penolakan tawaran Rp 300 juta sangat masuk akal. Kanal YouTube itu menjadi saksi transformasi hidup Farida. Sebelum sukses, ia pernah menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Singapura dan Hong Kong untuk menyambung hidup setelah kegagalan rumah tangga.
Berkat kerja kerasnya di luar negeri dan tabungan yang dikumpulkan demi masa depan anaknya, Farida akhirnya pulang ke Indonesia. Ia kemudian merintis karier sebagai YouTuber dan kini menikmati kesuksesan sebagai salah satu sosok penting di jagat kuliner Indonesia.(*)









