Sidang Penjarahan Rumahnya, Eko Patrio Pilih Memaafkan

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Eko Patrio. (Sumber/Google)

Foto ; Eko Patrio. (Sumber/Google)

SELEBRITIS,JS– Sidang kasus penjarahan rumah politisi sekaligus komedian Eko Patrio sudah sampai pada babak penentuan. Polisi menghadirkan pelaku yang merusak dan menjarah rumah Eko untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Eko Pilih Memaafkan

Rumah mewah Eko di Kuningan, Jakarta Selatan, porak-poranda pada Sabtu (30/8/2025) malam. Massa menghancurkan perabotan, membawa lari barang berharga, dan meninggalkan coretan vandalisme di beberapa sudut rumah.

Meski menjadi korban, Eko menunjukkan sikap mengejutkan. Ia bertemu langsung dengan para terdakwa di persidangan.

Baca Juga :  Denada Bantah Telantarkan Anak Sejak Kecil

“Sidang kemarin saya hadir dan menyatakan memaafkan. Saya menyerahkan semua proses hukum kepada pihak yang berwenang,” ujar Eko di Kemang, Jakarta Selatan, dikutip Jumat (6/2/2026).

Eko meyakini para terdakwa bukan pelaku utama. Menurutnya, mereka hanya ikut-ikutan terseret situasi.

“Saya meyakini yang disidang kemarin belum tentu bersalah. Tapi secara pribadi, saya memaafkan,” jelas pria 55 tahun itu.

Tidak Menuntut Ganti Rugi

Eko menegaskan kepada hakim bahwa ia tidak menuntut ganti rugi. Ia hanya ingin kejadian serupa tidak terulang.

“Hakim tanya apakah saya ingin meminta pertanggungjawaban. Saya bilang nggak usah. Yang penting mereka tidak mengulanginya dan kita bisa saling memaafkan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Lisa Blackpink Syuting Film di Jakarta, Ini Lokasinya

Sejak peristiwa itu, Eko dan keluarga memilih tinggal sementara di lokasi yang lebih aman.

“Sekarang kami tinggal di tempat lebih aman, bukan di pinggiran kota lagi. Nanti kalau sudah waktunya, InsyaAllah akan balik,” tambahnya.

Kronologi Penjarahan

Heri, petugas keamanan kompleks, menceritakan bahwa massa menyerbu rumah Eko dalam tiga gelombang. Mereka mulai berkumpul sejak pukul 21.00 WIB dan merangsek masuk sekitar pukul 22.00 karena pertahanan TNI dan sekuriti terbatas.

Gelombang kedua menjadi puncak kerusuhan. Massa membawa semua barang, termasuk jagung, sawi, dan bumbu dapur.

“Semua mereka bawa habis. Tidak ada yang tersisa,” kata Heri.

Gelombang terakhir menandai bubarnya massa. Namun, beberapa orang tetap bertahan hingga dini hari. Heri memperkirakan lebih dari 500 orang ikut dalam kerusuhan.

Eko Tidak Ada di Tempat

Saat penjarahan terjadi, Eko tidak berada di rumah. Ia menugaskan petugas keamanan untuk menjaga kediamannya.

“Pak Eko tidak ada di tempat, rumah kosong. Sekuriti saja yang berjaga,” jelas Heri.(*)

Berita Terkait

Erin Wartia Rayakan Ultah ke-41 di Paris Usai Cerai dari Andre Taulany, Dapat Kejutan Mewah dari Sahabat
Audi Marissa dan Anthony Xie Sepakat Rujuk, Anak Jadi Pertimbangan Utam
Jerome Polin Resmi Melamar Gracia Caroline di Jepang, Gunung Fuji Jadi Saksi Perjalanan Cinta 9 Tahun
Gading Marten Beri Hadiah Tak Biasa untuk Ariel Noah, Suzuki RGR 150 Bikin Nostalgia
Denada Buka Hati di Usia 47 Tahun, Siap Sambut Jodoh Baru: “Why Not?”
Musda Golkar Sungai Penuh 2026 Segera Digelar, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka 21 Agustus: Ini Syarat Lengkapnya
Bilqis Anak Ayu Ting Ting Resmi Masuk SMP, Sekolah Barunya Bikin Netizen Penasaran
Laudya Cynthia Bella Jarang Muncul, Shireen Sungkar Ungkap Kondisi Terbarunya
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Erin Wartia Rayakan Ultah ke-41 di Paris Usai Cerai dari Andre Taulany, Dapat Kejutan Mewah dari Sahabat

Selasa, 29 September 2026 - 06:01 WIB

Audi Marissa dan Anthony Xie Sepakat Rujuk, Anak Jadi Pertimbangan Utam

Senin, 28 September 2026 - 06:01 WIB

Jerome Polin Resmi Melamar Gracia Caroline di Jepang, Gunung Fuji Jadi Saksi Perjalanan Cinta 9 Tahun

Selasa, 22 September 2026 - 06:01 WIB

Gading Marten Beri Hadiah Tak Biasa untuk Ariel Noah, Suzuki RGR 150 Bikin Nostalgia

Minggu, 6 September 2026 - 06:31 WIB

Denada Buka Hati di Usia 47 Tahun, Siap Sambut Jodoh Baru: “Why Not?”

Berita Terbaru