SELEBRITIS,JS-Gading Marten memberikan hadiah ulang tahun yang tidak biasa kepada vokalis NOAH, Ariel. Bukan jam tangan, aksesori mewah, atau barang koleksi modern, Gading justru menyiapkan sebuah Suzuki RGR 150 untuk sahabatnya tersebut.
Kado itu langsung menarik perhatian karena Suzuki RGR 150 bukan motor baru. Motor sport dua tak tersebut merupakan salah satu model yang populer di Indonesia pada era 1990-an.
Namun, bagi Ariel NOAH, nilai motor tersebut jauh lebih besar daripada sekadar harga di pasar motor bekas. Suzuki RGR 150 memiliki kaitan dengan masa muda Ariel ketika dirinya belum menjadi vokalis band terkenal seperti sekarang.
Momen pemberian hadiah tersebut Gading Marten bagikan melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahannya, Gading menyebut hadiah itu sebagai kejutan untuk Ariel sekaligus pengingat terhadap perjalanan hidup sahabatnya.
Kejutan tersebut kemudian ramai menjadi pembicaraan. Selain karena sosok Ariel NOAH dan Gading Marten, perhatian publik juga tertuju pada motor lawas yang mereka pilih sebagai hadiah.
Suzuki RGR 150 Jadi Kado yang Punya Cerita
Gading Marten tidak memilih Suzuki RGR 150 secara sembarangan.
Motor tersebut memiliki hubungan dengan masa muda Ariel. Sejumlah laporan menyebut Ariel pernah menggunakan Suzuki RGR ketika masih duduk di bangku SMP. Karena itu, kehadiran RGR 150 dalam perayaan ulang tahunnya menghadirkan kembali cerita lama yang mungkin sudah lama tersimpan dalam ingatan sang vokalis.
Gading bahkan menyiapkan motor tersebut dengan tampilan yang mendekati motor pertama Ariel.
Bagian bodi dan sayap motor mendapat perubahan sehingga tampilannya lebih menyerupai gaya naked bike. Konsep tersebut membuat motor hadiah itu tidak sekadar menjadi kendaraan, tetapi juga menjadi benda yang membawa kembali kenangan Ariel ketika masih muda.
Saat menerima hadiah, Ariel terlihat terkejut. Ia kemudian mencoba menghidupkan mesin Suzuki RGR tersebut menggunakan kick starter.
Gading juga memberikan dokumen kendaraan sebagai bagian dari hadiah tersebut.
Pesan Gading Marten untuk Ariel NOAH
Hadiah Suzuki RGR 150 tersebut juga memiliki pesan khusus dari Gading.
Melalui unggahannya, Gading mengaitkan motor itu dengan perjalanan Ariel dari seorang anak muda yang menyukai motor, aktivitas bengkel, hingga akhirnya mencapai karier besar sebagai Ariel NOAH.
Pesan tersebut membuat kado ulang tahun itu memiliki makna yang lebih personal.
Gading ingin motor tersebut menjadi pengingat bagi Ariel agar tetap mengingat perjalanan panjang yang sudah ia lalui. Karena itu, pilihan motor lawas tersebut terasa berbeda dari hadiah ulang tahun pada umumnya.
Bagi penggemar otomotif, Suzuki RGR 150 memang memiliki nilai nostalgia. Namun bagi Ariel, motor itu membawa cerita yang lebih dekat dengan masa mudanya.
Kenapa Suzuki RGR 150 Begitu Berkesan?
Suzuki RGR 150 masuk ke Indonesia pada awal 1990-an dan langsung menarik perhatian penggemar motor sport.
Pada masa tersebut, motor sport dengan mesin dua tak masih memiliki banyak penggemar. Suzuki kemudian menghadirkan RGR 150 dengan desain sporty serta teknologi yang cukup maju untuk zamannya.
Suzuki Indonesia mencatat RGR 150 Spinter sebagai generasi awal model tersebut. Motor ini mengusung fairing dengan beberapa bagian bodi yang terbuka serta under cowl yang memperkuat karakter sport.
Selain desain, kapasitas mesin juga menjadi salah satu daya tariknya.
Suzuki RGR 150 menggunakan mesin 147 cc dua tak satu silinder. Mesin tersebut menggunakan sistem piston dan reed valve serta pendingin udara. Data spesifikasi yang beredar mencatat tenaga maksimal mencapai sekitar 26,1 PS pada 9.500 rpm dan torsi 20,5 Nm pada 8.000 rpm.
Tenaga tersebut mengalir melalui transmisi manual enam percepatan.
Untuk ukuran motor era 1990-an, kombinasi tersebut membuat RGR 150 memiliki karakter performa yang menarik.
Ada Teknologi SIPC dan SSS
Salah satu alasan Suzuki RGR 150 menarik perhatian pada masanya terletak pada teknologi mesinnya.
Suzuki membekali RGR 150 dengan Suzuki Intake Pulse Control (SIPC). Sistem tersebut membantu mengatur aliran campuran bahan bakar sesuai kebutuhan mesin.
Selain SIPC, Suzuki juga menggunakan Suzuki Super Scavenging System (SSS).
Teknologi SSS membantu memberikan suplai udara lebih besar ketika mesin bekerja pada putaran tinggi. Suzuki sendiri menyebut kedua teknologi tersebut sebagai bagian dari keunggulan RGR 150 pada zamannya.
Karena itu, RGR 150 tidak hanya mengandalkan tampilan sporty.
Motor tersebut juga membawa teknologi yang membuatnya berbeda dari sejumlah motor sport lain pada era yang sama.
Perjalanan Suzuki RGR 150 dari Spinter hingga Tornado
Suzuki RGR 150 memiliki beberapa generasi selama masa pemasarannya di Indonesia.
Generasi pertama hadir dengan nama RGR 150 Spinter. Suzuki kemudian menghentikan produksinya pada 1992.
Setahun kemudian, Suzuki memperkenalkan RGR 150 Crystal sebagai generasi berikutnya. Model ini membawa sejumlah perubahan desain, termasuk penggunaan full fairing dan perubahan pada bagian lampu belakang.
Namun, RGR 150 Crystal juga tidak bertahan terlalu lama.
Pada 1995, Suzuki menggantinya dengan RGR 150 Tornado. Model tersebut membawa desain bodi yang lebih membulat dibandingkan generasi sebelumnya.
Nama Tornado sendiri berkaitan dengan desain lampu belakangnya yang terlihat lebih modern dan memiliki bentuk khas. Suzuki memasarkan generasi ini sekitar 1995 hingga 1997.
Setelah itu, perjalanan RGR 150 di pasar Indonesia berakhir.
Kini, puluhan tahun setelah masa produksinya, motor tersebut justru kembali mendapat perhatian.(*)










