Ringgit Menguat, Warga Kerinci-Sungai Penuh Siap Merantau

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Uang RInggit Malaysia

Foto : Uang RInggit Malaysia

KERINCI,JS– Nilai tukar ringgit Malaysia (MYR) terhadap rupiah (IDR) mengalami kenaikan signifikan, saat ini berada di Rp 4.047 per ringgit. Kenaikan ini memicu minat warga Indonesia, khususnya dari Kerinci dan Sungai Penuh, untuk kembali merantau sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Negeri Jiran.

Salah satu mantan TKI, Nazirwan, menyebutkan bahwa kondisi ini merupakan peluang emas untuk memperbaiki ekonomi keluarga.

“Kita bekerja sebagai TKI di luar negeri mengharapkan nilai tukar uangnya lebih tinggi dari rupiah. Ini kesempatan untuk memperbaiki nasib,” ujarnya.

Baca Juga :  Nokia C31, Smartphone Terjangkau dengan Fitur Mumpuni

Nazirwan menambahkan, sulitnya mendapatkan pekerjaan di Indonesia, khususnya di Kerinci dan Sungai Penuh, menjadi salah satu faktor dorongan untuk kembali bekerja di Malaysia.

“Selama di Kerinci, saya cuma pernah bekerja sebagai supir dan bertani. Pendapatannya tidak seberapa, sulit untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan biaya sekolah anak,” jelasnya.

Sementara itu, Noverman, TKI asal Sungai Penuh yang saat ini bekerja di Malaysia, menyampaikan bahwa kenaikan nilai tukar ringgit menjadi peluang untuk menabung dan mendapatkan penghasilan lebih baik. “Rencananya saya mau pulang ke Sungai Penuh bulan November 2025 ini, tapi melihat kondisi saat ini sepertinya batal,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polres Tebo Amankan Pengedar Sabu di Kecamatan Tebo Tengah

Menjadi TKI di Malaysia telah menjadi salah satu pekerjaan  bagi sejumlah masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh. Jumlah TKI asal daerah ini yang bekerja di Malaysia pun tercatat cukup banyak, menandakan tingginya ketergantungan terhadap pasar tenaga kerja luar negeri.(AN)

Berita Terkait

Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan
Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda
PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan
Peringatan Hari Pancasila, Pemkot Sungai Penuh Berikan Bantuan Alsintan hingga Program Kopi 400 Hektare ke Petani
Sewa Aset Pemkot Tunggak Dua Tahun, Bank Jambi Sungai Penuh Baru Melunasi Setelah Jadi Temuan BPK
DPRD Sungai Penuh Setujui Perubahan APBD 2026, Alfin Minta OPD Percepat Program
Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil
Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Peringatan Hari Pancasila, Pemkot Sungai Penuh Berikan Bantuan Alsintan hingga Program Kopi 400 Hektare ke Petani

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Sewa Aset Pemkot Tunggak Dua Tahun, Bank Jambi Sungai Penuh Baru Melunasi Setelah Jadi Temuan BPK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:10 WIB

DPRD Sungai Penuh Setujui Perubahan APBD 2026, Alfin Minta OPD Percepat Program

Berita Terbaru