Lenovo Legion Go Fold: Konsol Gaming Masa Depan dengan Performa Intel Core Ultra

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampilan Lenovo Legion Go Fold di MWC 2026.

Tampilan Lenovo Legion Go Fold di MWC 2026.

TEKNOLOGI,JS- Gamer kompetitif selalu menginginkan perangkat portabel dengan layar luas, refresh rate tinggi, dan performa stabil. Keinginan itu semakin relevan bagi pemain Dota 2 dan game esports lain yang menuntut respons cepat.

Menjawab kebutuhan tersebut, Lenovo memperkenalkan Legion Go Fold Concept dalam ajang Mobile World Congress 2026. Perangkat ini langsung mencuri perhatian karena membawa konsep layar lipat berukuran besar ke ranah handheld gaming.

Desain Layar Lipat yang Mengubah Cara Bermain

Alih-alih mengusung desain handheld konvensional, Lenovo memilih pendekatan berbeda. Legion Go Fold menggabungkan fungsi konsol genggam, tablet, hingga laptop mini dalam satu perangkat.

Baca Juga :  iPad Mini Berubah Drastis, Kini Lebih Kencang dan Lebih Pintar

Fleksibilitas ini membuat gamer bisa menyesuaikan perangkat dengan situasi bermain, baik di rumah maupun saat bepergian.

Panel POLED 11 Inci 165Hz Jadi Daya Tarik Utama

Lenovo membekali Legion Go Fold Concept dengan panel POLED 11 inci beresolusi 2.435 x 1.712 piksel. Layar ini mendukung refresh rate 165Hz dan tingkat kecerahan hingga 500 nits.

Refresh rate tinggi tersebut menghadirkan animasi lebih halus dan respons visual lebih cepat. Gamer bisa merasakan perbedaan signifikan, terutama saat memainkan game kompetitif yang mengandalkan refleks dan presisi.

Selain itu, layar tetap terasa optimal ketika dilipat menjadi ukuran sekitar 7 inci. Transisi ukuran ini memberi kesan praktis tanpa mengorbankan kualitas visual.

Controller Modular dengan Fitur Tak Biasa

Selanjutnya, Lenovo mempertahankan konsep controller lepas-pasang khas seri Legion Go. Namun, Legion Go Fold menghadirkan fungsi tambahan yang jarang ditemukan di handheld lain.

Baca Juga :  Setup Gamer Naik Level, Razer Hadirkan Periferal Pokémon Edisi Anniversary

Salah satu controller dapat berfungsi sebagai mouse vertikal. Sementara itu, controller kanan memiliki layar kecil atau touchpad untuk menampilkan informasi performa, seperti FPS dan suhu perangkat. Dengan fitur ini, gamer bisa memantau kondisi sistem tanpa harus keluar dari game.

Beragam Mode Penggunaan dalam Satu Perangkat

Tak berhenti di situ, Lenovo juga menyiapkan berbagai mode penggunaan untuk Legion Go Fold.

Dalam mode handheld, gamer dapat bermain santai dengan layar terlipat. Pada mode split-screen vertikal, pengguna bisa bermain sambil menonton streaming atau membaca chat secara bersamaan.

Untuk sektor performa, Lenovo memilih prosesor **Intel Core Ultra 7 258V berbasis arsitektur Lunar Lake. Keputusan ini membedakan Legion Go Fold dari Legion Go standar yang mengandalkan prosesor AMD.

Chip tersebut dipadukan dengan RAM LPDDR5x hingga 32GB, penyimpanan internal sampai 1TB, serta baterai berkapasitas 48Wh. Kombinasi ini dirancang untuk menghadirkan performa tinggi sekaligus efisiensi daya dalam format portabel.

Baca Juga :  MicroSD Ini Bukan Kaleng-kaleng, Kecepatannya Setara SSD

Bobot total perangkat mencapai sekitar 868 gram. Meski tergolong berat untuk ukuran handheld, bobot tersebut masih sebanding dengan layar lipat besar dan spesifikasi kelas PC.

Masih Berstatus Konsep, Tapi Punya Potensi Besar

Saat ini, Legion Go Fold masih berstatus perangkat konsep. Lenovo belum mengumumkan jadwal produksi massal atau peluncuran resmi. Meski begitu, rekam jejak Lenovo menunjukkan bahwa banyak perangkat konsep akhirnya masuk ke pasar setelah tahap penyempurnaan.

Jika benar dirilis, Legion Go Fold berpeluang menjadi penantang unik di segmen handheld premium, terutama bagi gamer, streamer, dan kreator konten yang membutuhkan perangkat fleksibel.

Sinyal Masa Depan Handheld Gaming

Legion Go Fold Concept menunjukkan arah baru industri handheld gaming. Layar lipat besar, refresh rate tinggi, performa kelas PC, serta mode penggunaan yang beragam membuat batas antara konsol genggam dan komputer portabel semakin kabur.

Kini, perhatian tertuju pada satu hal: apakah Lenovo akan benar-benar membawa konsep ambisius ini ke pasar global dan mengubah cara gamer bermain di mana saja.(*)

Berita Terkait

AI Agent dan Otomasi Cerdas Jadi Tren Teknologi 2026, Ini Dampaknya untuk Karier, Bisnis, dan Masa Depan Digital
Cara Transfer GoPay ke OVO Terbaru 2026, Praktis Tanpa Ribet! Simak Biaya Admin dan Batas Minimal Transfer
Food Delivery Bikin Gen Z Lupa Cara Masak? Ini Risiko yang Mulai Terlihat di 2026
Biaya Shopee dan TikTok Shop Makin Mahal? Brand Lokal Ramai Tinggalkan Marketplace, UMKM Mulai Pilih Jualan Mandiri
WhatsApp Uji Fitur Pesan Hilang Otomatis di iPhone, Chat Langsung Terhapus Setelah Dibaca!
Cara Upgrade GoPay Plus Terbaru 2026, Limit Saldo Naik Rp20 Juta dan Bisa Transfer ke Bank
5 HP 5 Jutaan Terbaik 2026, Spek Dewa Harga Murah! Kamera 200MP dan RAM 12GB Jadi Rebutan
Mengejutkan! Anak Muda Kini Anggap ChatGPT sebagai Penasihat Hidup, Ini Kata CEO OpenAI
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:07 WIB

AI Agent dan Otomasi Cerdas Jadi Tren Teknologi 2026, Ini Dampaknya untuk Karier, Bisnis, dan Masa Depan Digital

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:04 WIB

Cara Transfer GoPay ke OVO Terbaru 2026, Praktis Tanpa Ribet! Simak Biaya Admin dan Batas Minimal Transfer

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:04 WIB

Food Delivery Bikin Gen Z Lupa Cara Masak? Ini Risiko yang Mulai Terlihat di 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:09 WIB

Biaya Shopee dan TikTok Shop Makin Mahal? Brand Lokal Ramai Tinggalkan Marketplace, UMKM Mulai Pilih Jualan Mandiri

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:02 WIB

WhatsApp Uji Fitur Pesan Hilang Otomatis di iPhone, Chat Langsung Terhapus Setelah Dibaca!

Berita Terbaru

PGRI

Nasional

Nasib Guru PPPK, PGRI Desak Pemerintah Angkat Jadi PNS Tetap

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:07 WIB