Polres Bungo Amankan 7 Kendaraan Pelangsir BBM Ilegal

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak kendaraan yang diduga digunakan untuk melansir BBM jenis solar yang diamankan polisi.

Tampak kendaraan yang diduga digunakan untuk melansir BBM jenis solar yang diamankan polisi.

BUNGO, JS — Polres Bungo menyita tujuh kendaraan jenis minibus dan truk yang diduga digunakan untuk melansir Bahan Bakar Minyak (BBM) secara ilegal.

Polisi menemukan tangki modifikasi yang tidak memenuhi standar kelayakan dan membahayakan pengguna jalan.

Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, mengatakan setelah menerima banyak laporan masyarakat tentang gangguan dan antrean panjang di SPBU.

Baca Juga :  RSUD Nurdin Hamzah Naik Level, Perkuat Rehabilitasi NAPZA

“Kendaraan-kendaraan ini menggunakan tangki modifikasi yang tidak memenuhi standar kelayakan jalan serta berpotensi membahayakan pengguna jalan lain,” ujar AKBP Natalena, Jumat (14/11/2025).

Kapolres menegaskan, keberadaan mobil pelangsir tidak hanya menyebabkan kemacetan dan antrean panjang di SPBU, tetapi juga berpotensi memicu konflik antarwarga.

Baca Juga :  Jelang Pilkades, Disdukcapil Tebo Berikan Layanan KTP Keliling

“Saya perintahkan jajaran untuk menindak para koordinator mobil pelangsir guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Kegiatan ini akan terus kami lakukan secara berkesinambungan,” tegas AKBP Natalena.

Polres Bungo berharap penindakan ini memberikan efek jera sekaligus menjaga kelancaran distribusi BBM dan ketertiban di wilayah hukumnya.(AN)

Berita Terkait

Sekda Alpian Pimpin Forum JKN Sungai Penuh, Pemkot Perkuat Layanan Kesehatan dan Kemitraan BPJS
Kabut Asap Jambi Memburuk, Sekolah di 5 Wilayah Beralih ke Pembelajaran Daring
Kabut Asap Masih Mengancam Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin Himbau Orang Tua dan Anak Jaga Kesehatan
BMKG Ungkap Cuaca Jambi hingga 31 Agustus 2026, Hujan Sedang Masih Mengintai di Tengah Kemarau dan Risiko Karhutla
3 Kades Merangin Akan Dikirim ke Tiongkok, 205 Desa Dapat Program Kursus Kerja Jepang dan Bumdesma Siap Terima Rp2,5 Miliar
Sekolah TK dan PAUD di Kota Jambi Diliburkan, 794 Hotspot Karhutla Terpantau: Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat
Clean Water Service Terganggu di Sungai Penuh, Ini Wilayah Terdampak dan Jadwal Perbaikannya
Kabut Asap Jambi Makin Tebal, 2 Pesawat dari Jakarta Gagal Mendarat dan Dialihkan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Sekda Alpian Pimpin Forum JKN Sungai Penuh, Pemkot Perkuat Layanan Kesehatan dan Kemitraan BPJS

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Kabut Asap Jambi Memburuk, Sekolah di 5 Wilayah Beralih ke Pembelajaran Daring

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Kabut Asap Masih Mengancam Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin Himbau Orang Tua dan Anak Jaga Kesehatan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:01 WIB

3 Kades Merangin Akan Dikirim ke Tiongkok, 205 Desa Dapat Program Kursus Kerja Jepang dan Bumdesma Siap Terima Rp2,5 Miliar

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Sekolah TK dan PAUD di Kota Jambi Diliburkan, 794 Hotspot Karhutla Terpantau: Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Berita Terbaru