MUAROJAMBI,JS- Kondisi dunia pendidikan di Kabupaten Muaro Jambi memicu kekhawatiran. Pemerintah daerah mencatat sekitar 40 persen sekolah mengalami kerusakan, mulai dari ruang kelas hingga fasilitas pendukung belajar.
Untuk menanggulangi masalah ini, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mengajukan usulan revitalisasi 120 gedung sekolah ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Upaya ini bertujuan agar proses belajar mengajar tetap lancar tanpa terganggu oleh fasilitas yang rusak.
Pemerintah Daerah Ajukan Proposal Sejak November
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muaro Jambi, Kasyful Iman, menjelaskan bahwa pemerintah daerah mengajukan proposal revitalisasi sejak November tahun lalu. Ia menegaskan, “Sebagian sekolah membutuhkan perbaikan, baik pada ruang kelas maupun fasilitas pendukung pembelajaran.”
Dengan langkah ini, pemerintah daerah berusaha memperbaiki sarana pendidikan yang semakin memprihatinkan di berbagai wilayah.
SD dan SMP Menjadi Fokus Perbaikan
Dari total 120 sekolah, pemerintah daerah menargetkan perbaikan pada Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Rinciannya:
- 50 SD
- 50 SMP
- 20 Taman Kanak-kanak (TK) dan PAUD
Kerusakan meliputi ruang kelas, ruang guru, sanitasi, dan sarana belajar lainnya yang mendukung kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
Kerusakan Mengganggu Kegiatan Belajar
Kasyful menekankan bahwa kondisi sekolah yang rusak langsung memengaruhi kualitas belajar mengajar. Beberapa sekolah harus menampung lebih banyak siswa karena jumlah peserta didik meningkat setiap tahun.
“Sekolah harus memaksimalkan ruang yang tersedia, meski kondisi ruang belajar tidak lagi ideal,” jelasnya.
Pemkab Dorong Pemerintah Pusat Segera Bertindak
Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mendorong pemerintah pusat segera merealisasikan program revitalisasi tahun ini. Perbaikan fasilitas sekolah menjadi prioritas untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa serta tenaga pendidik.
“Kami berharap tahun ini pemerintah pusat menyetujui dan menindaklanjuti usulan revitalisasi sehingga sekolah yang memprihatinkan bisa segera diperbaiki,” ujar Kasyful.
Dengan direalisasikan, revitalisasi 120 sekolah di Muaro Jambi akan meningkatkan kualitas sarana pendidikan sekaligus mendukung mutu pembelajaran ribuan pelajar.(*)









