Dari Palembang, Wako Alfin Perkuat Akses Dana dan Program Pusat untuk Sungai Penuh

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG,JS – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., mengambil langkah strategis dengan menghadiri Halal Bihalal Masyarakat Perantau Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) yang berlangsung di Aula Griya Agung, Palembang, Sabtu (25/4/2026). Kehadiran ini bukan sekadar memenuhi undangan seremonial, tetapi menjadi bagian dari strategi memperkuat sinergi pusat dan daerah demi percepatan pembangunan.

Sejak awal acara, suasana terasa dinamis. Para pejabat nasional, kepala daerah, hingga tokoh masyarakat berkumpul dalam satu forum yang sarat kepentingan strategis. Momentum ini langsung dimanfaatkan oleh Wako Alfin untuk memperluas jejaring dan membangun komunikasi lintas sektor.

Ajang Silaturahmi Berubah Jadi Forum Strategis Nasional

Kegiatan Halal Bihalal Sumbagsel tahun ini tidak hanya menjadi tradisi pasca-Idulfitri. Sebaliknya, forum ini berkembang menjadi ruang diskusi strategis yang mempertemukan pemerintah pusat dan daerah dalam satu visi pembangunan.

Sejumlah tokoh penting hadir dalam acara tersebut, termasuk pejabat kementerian dan lembaga negara. Kehadiran mereka membuka peluang besar bagi kepala daerah, termasuk Wako Alfin, untuk menyampaikan aspirasi sekaligus menyelaraskan program pembangunan.

Selain itu, interaksi langsung antar pemangku kebijakan menciptakan peluang kolaborasi yang lebih konkret. Dengan demikian, agenda pembangunan tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan bergerak secara terintegrasi.

Langkah Aktif Wako Alfin Bangun Koneksi Nasional

Wako Alfin tidak hanya hadir sebagai peserta. Ia secara aktif menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, mulai dari pejabat pusat hingga kepala daerah lainnya.

Langkah ini menunjukkan pendekatan kepemimpinan yang progresif. Ia memanfaatkan setiap kesempatan untuk memperjuangkan kepentingan daerah. Dengan pendekatan ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh dapat mempercepat akses terhadap program nasional.

Lebih lanjut, strategi ini juga membuka peluang investasi, peningkatan infrastruktur, hingga penguatan sektor ekonomi lokal. Oleh karena itu, kehadiran dalam forum seperti ini memiliki dampak langsung terhadap kemajuan daerah.

Sinergi Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Daerah

Dalam keterangannya, Wako Alfin menegaskan bahwa sinergi pusat dan daerah menjadi kunci utama pembangunan. Ia menilai koordinasi yang kuat akan mempercepat realisasi program pemerintah.

Baca Juga :  Pendataan Ulang Honorer 2026 Resmi Disiapkan: Peluang Jadi ASN & Gaji Naik, Honorer Kerinci–Sungai Penuh Bersiap!

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang intensif. Tanpa komunikasi yang efektif, program pembangunan sering kali tidak berjalan optimal. Karena itu, ia mendorong kolaborasi yang lebih terbuka dan berkelanjutan.

Selain itu, sinergi ini memungkinkan daerah untuk lebih cepat merespons kebijakan nasional. Dengan begitu, manfaat program pemerintah bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.

Dampak Nyata Bagi Masyarakat Sungai Penuh

Strategi yang dijalankan Wako Alfin tidak berhenti pada tataran konsep. Ia menargetkan dampak nyata bagi masyarakat Sungai Penuh.

Melalui sinergi yang kuat, pemerintah daerah dapat:

  • Mempercepat pembangunan infrastruktur
  • Meningkatkan kualitas layanan publik
  • Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal
  • Membuka lapangan kerja baru

Selain itu, koordinasi yang baik juga memperkuat stabilitas pembangunan jangka panjang. Dengan kata lain, masyarakat tidak hanya merasakan manfaat sesaat, tetapi juga keberlanjutan pembangunan.

Peran Perantau dalam Mendorong Ekonomi Daerah

Halal Bihalal Sumbagsel juga menyoroti peran penting masyarakat perantau. Mereka tidak hanya menjaga hubungan sosial, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan daerah asal.

Wako Alfin melihat potensi besar dari jaringan perantau ini. Ia mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas perantau untuk memperkuat ekonomi lokal.

Baca Juga :  Pelayanan KB Gratis Hari Kartini 2026 Diserbu Warga Sungai Penuh, Program Ini Bikin Keluarga Lebih Sejahtera!

Misalnya, perantau dapat membantu membuka akses investasi, memperluas pasar produk daerah, hingga mendukung promosi pariwisata. Dengan pendekatan ini, pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga melibatkan masyarakat luas.

Strategi Kolaborasi Lintas Daerah Semakin Diperkuat

Selain membangun hubungan dengan pemerintah pusat, Wako Alfin juga memperkuat kerja sama antar daerah di wilayah Sumbagsel.

Kolaborasi lintas daerah menjadi penting karena banyak program pembangunan memiliki keterkaitan wilayah. Infrastruktur, perdagangan, hingga pariwisata membutuhkan koordinasi antar daerah.

Dengan kerja sama yang solid, setiap daerah dapat saling mendukung dan mempercepat pertumbuhan ekonomi regional. Oleh sebab itu, forum seperti ini menjadi sangat strategis.

Optimisme Menuju Pembangunan Berkelanjutan

Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan nasional, Pemerintah Kota Sungai Penuh menunjukkan komitmen kuat terhadap pembangunan berkelanjutan.

Wako Alfin optimistis bahwa sinergi yang terbangun akan memberikan hasil nyata dalam waktu dekat. Ia terus mendorong inovasi dan kolaborasi sebagai kunci utama kemajuan daerah.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan dalam pembangunan. Dengan dukungan semua pihak, target pembangunan dapat tercapai lebih cepat dan merata.

Kesimpulan

Halal Bihalal Sumbagsel 2026 menjadi lebih dari sekadar ajang silaturahmi. Acara ini berubah menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah.

Wako Alfin memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal. Ia membangun jaringan, memperkuat komunikasi, dan mendorong kolaborasi strategis.

Ke depan, langkah ini berpotensi membawa dampak besar bagi Sungai Penuh. Dengan sinergi yang kuat, pembangunan dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan berkelanjutan.(*)

Berita Terkait

587 Karhutla Terjadi di Tanjab Barat, Ini Wilayah yang Paling Banyak Dilanda Kebakaran
Wali Kota Sungai Penuh Alfin Ingatkan Bahaya Judi Online, Bisa Picu Masalah Keluarga
Beda Strategi Alfin dan Monadi, Sungai Penuh Rampingkan OPD, Kerinci Bahas Penambahan OPD di Tengah Efisiensi Anggaran
Puluhan Pejabat Pemkab Muaro Jambi Resmi Dilantik, Junaidi Mahir Soroti Integritas dan Kualitas Pelayanan Publik
Rumah Sakit Tipe D Segera Hadir di Luhak 16 Merangin, Layani Warga 5 Kecamatan
8.589 Pelat Nomor Kendaraan Diblokir Pertamina di Sumbagsel, Jambi Capai 1.117 Nopol
Air Danau Kerinci Menyusut, Nelayan Keluhkan Hasil Tangkapan Ikan dan Ekonomi Melemah
PPPK Jadi PNS 2027 Tanpa Tes? Eks Honorer K2 Jambi Desak Regulasi Khusus
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 13:01 WIB

587 Karhutla Terjadi di Tanjab Barat, Ini Wilayah yang Paling Banyak Dilanda Kebakaran

Selasa, 22 September 2026 - 09:01 WIB

Beda Strategi Alfin dan Monadi, Sungai Penuh Rampingkan OPD, Kerinci Bahas Penambahan OPD di Tengah Efisiensi Anggaran

Selasa, 22 September 2026 - 07:12 WIB

Puluhan Pejabat Pemkab Muaro Jambi Resmi Dilantik, Junaidi Mahir Soroti Integritas dan Kualitas Pelayanan Publik

Senin, 21 September 2026 - 20:01 WIB

Rumah Sakit Tipe D Segera Hadir di Luhak 16 Merangin, Layani Warga 5 Kecamatan

Senin, 21 September 2026 - 18:01 WIB

8.589 Pelat Nomor Kendaraan Diblokir Pertamina di Sumbagsel, Jambi Capai 1.117 Nopol

Berita Terbaru