Danantara Dukung Pembangunan 140 Ribu Apartemen Program 3 Juta Rumah

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BISNIS,JS- Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mulai membangun apartemen subsidi dalam program 3 juta rumah di kawasan Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Lippo Group menyerahkan hibah lahan seluas 30 hektare untuk mendukung proyek tersebut. Di atas lahan itu, pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 140.000 unit apartemen secara bertahap.

Pada Minggu (8/3/2026), pemerintah memulai proyek ini melalui prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) sekaligus penyerahan simbolis lahan hibah di lokasi pembangunan.

Baca Juga :  Terungkap! Dana Jumbo Danantara Diam-Diam Masuk Bursa, Investor Dibuat Penasaran, Ini Strateginya

CEO Badan Pengelola Investasi Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, menegaskan pembangunan apartemen akan berlangsung secara bertahap hingga seluruh target tercapai.

Menurut Rosan, proyek tersebut menjadi langkah besar dalam mempercepat penyediaan hunian bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Ini merupakan sejarah besar. Mungkin baru pertama kali semua pihak membangun hingga 140.000 unit dalam satu proyek dan satu lokasi,” ujar Rosan.

Danantara Dukung Pembiayaan dan Konstruksi

Selanjutnya, Rosan menjelaskan peran Danantara dalam proyek tersebut. Danantara akan memperkuat pembiayaan sekaligus menggerakkan BUMN karya untuk menjalankan pembangunan.

Selain itu, Danantara juga akan menggandeng kontraktor swasta agar proses konstruksi berjalan lebih cepat dan efisien.

“Dari sisi pembiayaan kami mendukung penuh. Kami mengerahkan BUMN-BUMN karya untuk berkolaborasi dengan kontraktor swasta agar proyek ini berjalan maksimal,” jelasnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tetapkan Target ROA 7% untuk Danantara

Sektor Perumahan Jadi Penggerak Ekonomi

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas Perumahan Hashim Djojohadikusumo menilai sektor perumahan memiliki dampak ekonomi yang sangat besar.

Ia menjelaskan pembangunan hunian mampu menggerakkan banyak sektor lain sehingga dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Hashim, sektor properti memberikan efek pengganda terhadap perekonomian hingga 1,5 sampai 5 kali lipat dari nilai investasi yang dikeluarkan.

“Setiap rupiah yang kita keluarkan untuk perumahan memberikan dampak ekonomi yang sangat besar,” katanya.

Selain itu, Hashim juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga Riady dari Lippo Group yang memberikan hibah lahan untuk mendukung program perumahan pemerintah.

Ia berharap pembangunan apartemen berskala besar ini mampu membuka lapangan kerja, memberdayakan masyarakat, serta memperkuat perputaran ekonomi di berbagai sektor.

Melalui proyek tersebut, pemerintah menargetkan sektor perumahan ikut mendorong pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional hingga mencapai 8 persen.(*)

Berita Terkait

Asuransi Lansia 2026: 4 Pilihan Proteksi Kesehatan untuk Orang Tua, Cek Usia Masuk dan Risikonya Sebelum Beli
Indonesia Bidik Posisi Pusat Likuiditas Aset Digital Asia Tenggara, 3 Kunci Ini Jadi Penentu
BCA Buka Tabungan Emas di myBCA, Investasi Emas Kini Bisa Dibeli dan Dijual Secara Digital
Jangan Tunggu Usaha Bangkrut! Ini Asuransi UMKM yang Bisa Lindungi Modal dan Aset Bisnis
BCA Cetak Laba Rp35,25 Triliun hingga Juli 2026, Kredit Tembus Rp1.000 Triliun: Sinyal Menarik bagi Investor?
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Sabtu 15 Agustus 2026 Turun, Cek Harga 24 Karat hingga 21 Karat
Asuransi Digital di Indonesia: Cara Kerja, Jenis, Keuntungan, Risiko, dan Tips Memilih Polis Online
Wall Street Menguat, Saham AI Meledak: S&P 500 Nyaris Rekor, Nasdaq Naik 0,54%
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Asuransi Lansia 2026: 4 Pilihan Proteksi Kesehatan untuk Orang Tua, Cek Usia Masuk dan Risikonya Sebelum Beli

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Indonesia Bidik Posisi Pusat Likuiditas Aset Digital Asia Tenggara, 3 Kunci Ini Jadi Penentu

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:01 WIB

BCA Buka Tabungan Emas di myBCA, Investasi Emas Kini Bisa Dibeli dan Dijual Secara Digital

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Jangan Tunggu Usaha Bangkrut! Ini Asuransi UMKM yang Bisa Lindungi Modal dan Aset Bisnis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:01 WIB

BCA Cetak Laba Rp35,25 Triliun hingga Juli 2026, Kredit Tembus Rp1.000 Triliun: Sinyal Menarik bagi Investor?

Berita Terbaru