Banjir Bungo Jambi Meluas, Ribuan Rumah Warga Terendam

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi banjir di bungo

Kondisi banjir di bungo

BUNGO,JS- Pemerintah Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, resmi menetapkan status tanggap darurat banjir dan tanah longsor setelah bencana hidrometeorologi meluas ke sejumlah wilayah. Curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir membuat debit sungai meningkat drastis hingga merendam ribuan rumah warga di sembilan kecamatan.

Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bungo mencatat sedikitnya 4.386 rumah warga terdampak banjir. Selain merusak permukiman, bencana ini juga memicu longsor di beberapa titik dan menyebabkan korban jiwa.

Wakil Bupati Bungo, H. Tri Wahyu Hidayat, turun langsung ke lokasi terdampak pada Jumat (15/5/2026). Ia meninjau kondisi warga di Kampung Lubuk Tenam, Pondok Pesantren Hijratul Khair di Kelurahan Manggis, hingga Dusun Purwo Bhakti, Kecamatan Bathin III.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah cepat pemerintah daerah untuk memastikan proses penanganan darurat berjalan maksimal di tengah kondisi cuaca yang masih ekstrem.

Ribuan Warga Terdampak Banjir di 9 Kecamatan

Banjir yang melanda Kabupaten Bungo menjadi salah satu bencana terbesar di wilayah Jambi pada tahun 2026. Tingginya intensitas hujan membuat sejumlah sungai meluap dan menggenangi kawasan permukiman, fasilitas umum, hingga lahan pertanian masyarakat.

Beberapa wilayah terdampak mengalami genangan cukup tinggi sehingga aktivitas masyarakat lumpuh total. Banyak warga terpaksa mengungsi karena rumah mereka tidak lagi aman untuk ditempati.

Pemerintah daerah bersama BPBD terus melakukan pendataan guna memastikan seluruh korban terdampak mendapatkan bantuan logistik dan pelayanan darurat.

Wakil Bupati Bungo menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam menghadapi kondisi tersebut. Menurutnya, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama selama masa tanggap darurat berlangsung.

“Kami hadir untuk memastikan kondisi warga dan melihat langsung sejauh mana dampak kerusakan yang ditimbulkan. Pemerintah daerah berkomitmen bergerak cepat dalam penanganan masa darurat ini,” ujar Tri Wahyu Hidayat saat meninjau lokasi banjir.

Korban Jiwa Akibat Longsor dan Sengatan Listrik

Selain menyebabkan kerusakan besar pada permukiman warga, bencana banjir dan longsor di Bungo juga memakan korban jiwa.

BPBD melaporkan dua warga meninggal dunia setelah tertimbun material longsor. Sementara itu, satu korban lainnya diduga tewas akibat tersengat arus listrik ketika banjir melanda kawasan permukiman.

Peristiwa tersebut membuat pemerintah daerah kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama cuaca ekstrem masih terjadi. Risiko longsor, banjir susulan, hingga korsleting listrik dinilai masih sangat tinggi.

Petugas gabungan kini terus melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi potensi bencana lanjutan.

Baca Juga :  Bungo Selangkah Lagi! Proyek SMA Unggulan Garuda Siap Disetujui Pemerintah

Pemkab Bungo Dirikan Tenda Pengungsian dan Dapur Umum

Sebagai langkah penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten Bungo telah mendirikan sejumlah tenda pengungsian di wilayah terdampak paling parah.

Selain itu, pemerintah juga mengoperasikan dapur umum guna memenuhi kebutuhan makanan bagi warga yang mengungsi. Bantuan logistik mulai disalurkan secara bertahap, termasuk makanan siap saji, air bersih, selimut, hingga kebutuhan bayi dan lansia.

Pemerintah daerah memastikan seluruh fasilitas darurat tersebut disiapkan agar masyarakat tetap mendapatkan perlindungan selama proses pemulihan berlangsung.

“Seluruh fasilitas darurat ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan logistik warga serta tempat berlindung sementara bagi masyarakat yang rumahnya sudah tidak bisa ditempati,” kata Tri Wahyu Hidayat.

Di sisi lain, petugas kesehatan juga mulai bergerak ke lokasi pengungsian untuk mencegah munculnya penyakit pascabanjir seperti diare, infeksi kulit, dan demam berdarah.

Cuaca Ekstrem Masih Mengancam Wilayah Bungo

Kondisi cuaca di Kabupaten Bungo hingga kini masih didominasi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Situasi tersebut membuat risiko banjir susulan dan longsor tetap terbuka lebar.

Pemerintah daerah meminta masyarakat yang tinggal di bantaran sungai maupun kawasan perbukitan agar meningkatkan kewaspadaan. Warga juga diminta segera melapor apabila melihat tanda-tanda longsor atau kenaikan debit air secara tiba-tiba.

Selain ancaman banjir, bahaya korsleting listrik menjadi perhatian serius selama genangan masih terjadi di sejumlah wilayah. Masyarakat diimbau mematikan aliran listrik sementara apabila air mulai memasuki rumah.

BPBD bersama aparat terkait terus melakukan koordinasi untuk mempercepat evakuasi dan distribusi bantuan ke daerah yang sulit dijangkau.

Baca Juga :  BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Angin Kencang di Jambi, Ini Daftar Daerah yang Diguyur Hujan

Infrastruktur dan Aktivitas Ekonomi Terganggu

Bencana banjir di Bungo tidak hanya berdampak pada permukiman warga, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

Sejumlah akses jalan dilaporkan terendam sehingga distribusi barang dan mobilitas warga terganggu. Beberapa sekolah juga mengalami dampak akibat genangan air dan lumpur.

Petani menjadi salah satu kelompok paling terdampak karena lahan pertanian mereka ikut terendam banjir. Jika kondisi cuaca tidak segera membaik, kerugian ekonomi diperkirakan akan terus bertambah.

Pemerintah daerah kini berupaya mempercepat penanganan infrastruktur darurat agar aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan normal setelah banjir surut.

Warga Diminta Tetap Siaga dan Ikuti Arahan Petugas

Pemerintah Kabupaten Bungo mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan peringatan petugas selama masa tanggap darurat berlangsung.

Warga diminta mengutamakan keselamatan dan segera mengungsi apabila kondisi banjir terus meningkat. Selain itu, masyarakat juga diimbau menjaga kesehatan serta memastikan anak-anak dan lansia berada di lokasi aman.

BPBD memastikan seluruh tim gabungan tetap bersiaga selama 24 jam untuk menangani kondisi darurat di lapangan.

Bencana banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Bungo menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang kini semakin sering terjadi di berbagai wilayah Indonesia.

Dengan status tanggap darurat yang telah ditetapkan, pemerintah daerah berharap penanganan bencana dapat berjalan lebih cepat sehingga dampak yang dirasakan masyarakat bisa segera diminimalkan.(*)

Berita Terkait

Beasiswa IPB Dibuka! Peluang Emas Anak Sarolangun Kuliah Gratis 2026, Bupati Hurmin Siapkan SDM Unggul Masa Depan
Bupati Kerinci Tunjuk Maya Novefri Jadi Plt Direktur Perumda Tirta Sakti, Ini Tugas dan Target Besarnya
Debit Sungai Meluap, Jembatan Penghubung Unit 6 dan Unit 7 Rimbo Bujang Terancam Putus
Peluk Duka Warga Koto Tinggi, Sri Kartini Alfin Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Sungai Penuh
Harga Sawit Jambi Turun Lagi! TBS Periode 15–21 Mei 2026 Kini Rp3.860/Kg, Petani Mulai Khawatir
BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Angin Kencang di Jambi, Ini Daftar Daerah yang Diguyur Hujan
Banjir Jalan Sapat Ujung Unit 6 Rimbo Bujang Tebo Viral di Facebook, Warga Keluhkan Akses Lumpuh dan Kerugian Meningkat
Musda PPNI Kota Sungai Penuh 2026 Bahas Masa Depan Pelayanan Kesehatan Modern
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:31 WIB

Beasiswa IPB Dibuka! Peluang Emas Anak Sarolangun Kuliah Gratis 2026, Bupati Hurmin Siapkan SDM Unggul Masa Depan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:04 WIB

Banjir Bungo Jambi Meluas, Ribuan Rumah Warga Terendam

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:05 WIB

Bupati Kerinci Tunjuk Maya Novefri Jadi Plt Direktur Perumda Tirta Sakti, Ini Tugas dan Target Besarnya

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:02 WIB

Debit Sungai Meluap, Jembatan Penghubung Unit 6 dan Unit 7 Rimbo Bujang Terancam Putus

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:35 WIB

Peluk Duka Warga Koto Tinggi, Sri Kartini Alfin Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Sungai Penuh

Berita Terbaru

Kondisi banjir di bungo

Bungo

Banjir Bungo Jambi Meluas, Ribuan Rumah Warga Terendam

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:04 WIB