Waspada DBD, Warga Minta Pemkot Lakukan Fogging

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pelaksanaan Fogging Cegah DBD

Ilustrasi pelaksanaan Fogging Cegah DBD

SUNGAI PENUH, JS – Kemarau panjang yang melanda Kota Sungai Penuh tidak hanya menyebabkan kekeringan lahan, tetapi juga bisa memicu kekhawatiran masyarakat terhadap meningkatnya ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Di sejumlah desa, aliran drainase  tidak berfungsi maksimal. Air yang menggenang di saluran tersebut menjadi tempat ideal bagi nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak.

Kondisi inilah yang membuat warga meminta perhatian serius dari Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Drainase Menggenang Jadi Sarang Nyamuk

Keluhan salah satunya datang dari Yuni, warga RT 02 Desa Debai. Ia menjelaskan bahwa drainase di desanya berukuran kecil dan aliran airnya tidak berjalan lancar.

Baca Juga :  Maarten Paes Gabung Ajax Amsterdam, Persaingan Kiper Ketat

“Air drainase desa kami mengalir pas hujan saja, makanya kami khawatir nyamuk DBD bisa cepat berkembang,” ungkapnya.

Menurut Yuni, selama kemarau panjang air dalam drainase tidak surut total, sehingga menjadi tempat yang sangat potensial bagi perkembangbiakan jentik nyamuk.

Baca Juga :  Bupati Tebo Kukuhkan Pengurus PPDI 2025–2030

Warga Minta Fogging untuk Cegah Kasus DBD

Melihat kondisi tersebut, warga Desa Debai berharap Dinas Kesehatan Sungai Penuh segera melakukan tindakan pencegahan berupa fogging atau pengasapan.

“Jangan kejadian seperti beberapa tahun lalu terulang, di mana banyak warga Desa kami dilarikan ke RSUD karena DBD. Kami berharap ada perhatian dari Pemkot Sungai Penuh,” sebutnya.

Warga menilai langkah cepat sangat dibutuhkan agar penyebaran DBD dapat ditekan sebelum menimbulkan korban.(AN)

Berita Terkait

Debit Sungai Meluap, Jembatan Penghubung Unit 6 dan Unit 7 Rimbo Bujang Terancam Putus
Peluk Duka Warga Koto Tinggi, Sri Kartini Alfin Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Sungai Penuh
Harga Sawit Jambi Turun Lagi! TBS Periode 15–21 Mei 2026 Kini Rp3.860/Kg, Petani Mulai Khawatir
BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Angin Kencang di Jambi, Ini Daftar Daerah yang Diguyur Hujan
Banjir Jalan Sapat Ujung Unit 6 Rimbo Bujang Tebo Viral di Facebook, Warga Keluhkan Akses Lumpuh dan Kerugian Meningkat
Musda PPNI Kota Sungai Penuh 2026 Bahas Masa Depan Pelayanan Kesehatan Modern
Banjir Bungo Hari Ini: Sungai Batang Mampun Meluap, 200 Rumah Terendam di Desa Bedaro, TNI Turun Evakuasi Warga
Pelayanan RSUD Nurdin Hamzah Disorot, Bupati Dillah Turun Langsung ke UGD dan Apotek
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:02 WIB

Debit Sungai Meluap, Jembatan Penghubung Unit 6 dan Unit 7 Rimbo Bujang Terancam Putus

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:35 WIB

Peluk Duka Warga Koto Tinggi, Sri Kartini Alfin Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Sungai Penuh

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:02 WIB

Harga Sawit Jambi Turun Lagi! TBS Periode 15–21 Mei 2026 Kini Rp3.860/Kg, Petani Mulai Khawatir

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:04 WIB

BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Angin Kencang di Jambi, Ini Daftar Daerah yang Diguyur Hujan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:02 WIB

Banjir Jalan Sapat Ujung Unit 6 Rimbo Bujang Tebo Viral di Facebook, Warga Keluhkan Akses Lumpuh dan Kerugian Meningkat

Berita Terbaru

Kode redeem Free fire terbaru hari ini

Dunia Game

Buruan Klaim! Kode Redeem Free Fire Terbaru Hari Ini Masih Aktif

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:01 WIB