Waspada DBD, Warga Minta Pemkot Lakukan Fogging

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pelaksanaan Fogging Cegah DBD

Ilustrasi pelaksanaan Fogging Cegah DBD

SUNGAI PENUH, JS – Kemarau panjang yang melanda Kota Sungai Penuh tidak hanya menyebabkan kekeringan lahan, tetapi juga bisa memicu kekhawatiran masyarakat terhadap meningkatnya ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Di sejumlah desa, aliran drainase  tidak berfungsi maksimal. Air yang menggenang di saluran tersebut menjadi tempat ideal bagi nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak.

Kondisi inilah yang membuat warga meminta perhatian serius dari Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Drainase Menggenang Jadi Sarang Nyamuk

Keluhan salah satunya datang dari Yuni, warga RT 02 Desa Debai. Ia menjelaskan bahwa drainase di desanya berukuran kecil dan aliran airnya tidak berjalan lancar.

Baca Juga :  279 CJH Merangin Berangkat ke Tanah Suci, Bupati Syukur Titip Pesan Haru: Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan

“Air drainase desa kami mengalir pas hujan saja, makanya kami khawatir nyamuk DBD bisa cepat berkembang,” ungkapnya.

Menurut Yuni, selama kemarau panjang air dalam drainase tidak surut total, sehingga menjadi tempat yang sangat potensial bagi perkembangbiakan jentik nyamuk.

Baca Juga :  Wajib Tahu: Berikut 21 Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS

Warga Minta Fogging untuk Cegah Kasus DBD

Melihat kondisi tersebut, warga Desa Debai berharap Dinas Kesehatan Sungai Penuh segera melakukan tindakan pencegahan berupa fogging atau pengasapan.

“Jangan kejadian seperti beberapa tahun lalu terulang, di mana banyak warga Desa kami dilarikan ke RSUD karena DBD. Kami berharap ada perhatian dari Pemkot Sungai Penuh,” sebutnya.

Warga menilai langkah cepat sangat dibutuhkan agar penyebaran DBD dapat ditekan sebelum menimbulkan korban.(AN)

Berita Terkait

Cabai Merah Naik Lagi, Update Terbaru Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Hari ini
Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan
APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota
Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”
Balek Kalahek Tempurung Jadi Simbol Pelestarian Budaya Sungai Penuh, Warisan Leluhur Luhah Rio Mendiho di Tengah Modernisasi
Hati-Hati! Penipu Catut Nama Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Ini Modusnya
Resmi Didorong Kemenkum, Kopi Arabika Sungai Penuh Siap Bersaing di Pasar Global
BKN Fasilitasi Penataan Kepala Sekolah di Sungai Penuh, BKPSDM Dorong Sistem Merit dan Profesionalisme ASN
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:01 WIB

Cabai Merah Naik Lagi, Update Terbaru Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Hari ini

Senin, 29 Juni 2026 - 19:03 WIB

Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan

Senin, 29 Juni 2026 - 17:30 WIB

APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:35 WIB

Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:44 WIB

Balek Kalahek Tempurung Jadi Simbol Pelestarian Budaya Sungai Penuh, Warisan Leluhur Luhah Rio Mendiho di Tengah Modernisasi

Berita Terbaru