ChatGPT Makin Canggih, Kini Bisa Kenali Tanda Stres Pengguna

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TEKNOLOGI,JS- Perusahaan teknologi kecerdasan buatan OpenAI terus memperkuat aspek keamanan penggunaan teknologi AI. Kali ini, perusahaan tersebut menghadirkan pembaruan penting pada chatbot populernya, ChatGPT, dengan menambahkan fitur yang berfokus pada kesehatan mental pengguna.

Melalui pembaruan ini, ChatGPT tidak hanya menjawab pertanyaan atau membantu pekerjaan pengguna. Sebaliknya, sistem kini mampu mengenali tanda-tanda tekanan emosional selama percakapan berlangsung.

Karena itu, ketika sistem mendeteksi indikasi stres atau kondisi psikologis yang mengkhawatirkan, ChatGPT langsung mengirimkan notifikasi dan memberikan saran yang relevan. Dengan cara tersebut, pengguna dapat lebih cepat menyadari kondisi mental mereka dan mencari dukungan yang tepat.

Baca Juga :  Serangan Siber Serbu Platform AI, ChatGPT Jadi Target Utama

Sistem Lebih Peka terhadap Kondisi Emosional

Pertama, OpenAI meningkatkan kemampuan analisis bahasa pada ChatGPT. Sistem kini memantau pola kalimat, pilihan kata, serta konteks percakapan pengguna secara lebih mendalam.

Selanjutnya, teknologi tersebut mengenali berbagai sinyal yang mengarah pada tekanan mental, seperti ungkapan kelelahan emosional, kecemasan berlebihan, hingga perasaan putus asa.

Ketika tanda-tanda tersebut muncul, ChatGPT langsung memberikan respons yang lebih empatik. Selain itu, sistem juga menyarankan pengguna untuk beristirahat sejenak, berbicara dengan orang terdekat, atau mencari bantuan profesional.

Dengan langkah ini, OpenAI berupaya menghadirkan teknologi AI yang lebih peduli terhadap kondisi emosional penggunanya.

Baca Juga :  OpenAI Tantang Apple? Speaker Pintar AI Segera Meluncur

Fitur Kontak Terpercaya untuk Situasi Darurat

Selain meningkatkan kemampuan deteksi emosi, OpenAI juga menghadirkan fitur kontak terpercaya. Melalui fitur ini, pengguna dapat menunjuk keluarga atau teman dekat sebagai pihak yang menerima pemberitahuan dalam situasi tertentu.

Jika ChatGPT mendeteksi percakapan yang menunjukkan risiko krisis mental, sistem dapat mengirimkan notifikasi kepada kontak tersebut. Dengan begitu, orang terdekat dapat segera memberikan dukungan secara langsung.

Namun demikian, pengguna tetap memegang kendali penuh atas pengaturan fitur ini. Artinya, ChatGPT hanya mengirimkan notifikasi setelah pengguna mengaktifkan dan memilih kontak yang dipercaya.

Upaya OpenAI Tingkatkan Keamanan Pengguna

Di sisi lain, OpenAI terus memperhatikan dampak penggunaan AI terhadap kesehatan mental masyarakat. Seiring meningkatnya penggunaan chatbot di berbagai bidang, perusahaan teknologi tersebut ingin memastikan teknologi AI tetap aman dan bertanggung jawab.

Oleh sebab itu, OpenAI merancang berbagai mekanisme agar ChatGPT mampu merespons percakapan sensitif dengan cara yang lebih bijak dan empatik.

AI Bukan Pengganti Tenaga Medis

Meski menghadirkan fitur kesehatan mental, OpenAI tetap menegaskan bahwa ChatGPT tidak menggantikan peran psikolog atau tenaga medis profesional.

Sebaliknya, ChatGPT berfungsi sebagai alat pendukung yang membantu pengguna mengenali kondisi mental mereka lebih awal. Setelah itu, pengguna tetap perlu mencari bantuan dari tenaga profesional untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Ke depan, OpenAI berencana terus mengembangkan sistem keamanan serta kemampuan empatik ChatGPT. Dengan pengembangan tersebut, teknologi AI diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas sekaligus menjaga keselamatan dan kesejahteraan penggunanya.

Berita Terkait

Telepon Mengaku dari Bank? Jangan Panik, Ini 5 Cara Cegah Penipuan dan Lindungi Rekening
Infinix XPAD 30 Pro Hadir di Indonesia, Tablet 11 Inci Ini Siap Temani Gamer Push Rank
Samsung Rilis One UI 9: Ini Fitur Baru Galaxy untuk Gaming, AI hingga Multitasking
HP Sering Dipinjam Teman? 5 Cara Mengunci Aplikasi Ini Bisa Lindungi Chat, Foto hingga Mobile Banking
Kartu Kredit Hilang? Jangan Panik, Ini Cara Blokir, Cek Transaksi dan Ajukan Kartu Pengganti
Waspada! 5 Tanda Paylater Mulai Mengganggu Keuangan, Nomor 3 Paling Sering Terjadi
668 Ribu Laporan Penipuan Masuk IASC, 659 Ribu Rekening Sudah Diblokir: Waspadai 5 Modus Ini
HarmonyOS 7 Resmi Meluncur, Ini Daftar HP Huawei yang Bisa Update dan Fitur Barunya
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 18:01 WIB

Telepon Mengaku dari Bank? Jangan Panik, Ini 5 Cara Cegah Penipuan dan Lindungi Rekening

Selasa, 29 September 2026 - 15:01 WIB

Infinix XPAD 30 Pro Hadir di Indonesia, Tablet 11 Inci Ini Siap Temani Gamer Push Rank

Selasa, 29 September 2026 - 09:01 WIB

Samsung Rilis One UI 9: Ini Fitur Baru Galaxy untuk Gaming, AI hingga Multitasking

Senin, 28 September 2026 - 15:01 WIB

HP Sering Dipinjam Teman? 5 Cara Mengunci Aplikasi Ini Bisa Lindungi Chat, Foto hingga Mobile Banking

Senin, 28 September 2026 - 12:01 WIB

Kartu Kredit Hilang? Jangan Panik, Ini Cara Blokir, Cek Transaksi dan Ajukan Kartu Pengganti

Berita Terbaru