27 Ribu Produk Ilegal Masuk Pasar, Konsumen Diminta Waspada

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KESEHATAN,JS BPOM RI menemukan lebih dari 27 ribu produk pangan ilegal yang beredar di pasar Indonesia. Temuan ini muncul dalam operasi pengawasan dari 27 Februari hingga 5 Maret 2026, menjelang musim permintaan tinggi menjelang Idul Fitri. Banyak produk ilegal yang dijual bebas tanpa izin edar resmi, sehingga menimbulkan risiko bagi konsumen.

Baca Juga :  BPOM Temukan 26 Kosmetik Berbahaya, Ini Daftarnya

Produk Populer Terlibat dalam Temuan

Beberapa merek terkenal ternyata termasuk dalam daftar temuan, seperti Milo dan Old Town. Menurut Kepala BPOM, Prof. Taruna Ikrar, sebagian besar produk ilegal merupakan pangan olahan kemasan. “Sebagian besar produk berasal dari Malaysia, sementara negara lain seperti Singapura, China, dan Thailand juga menyumbang temuan,” jelasnya.

Konsumen perlu berhati-hati karena produk ilegal tidak melalui uji keamanan resmi, sehingga bahan berbahaya atau kontaminasi bisa muncul. Prof. Taruna menegaskan, setiap produk harus memiliki izin edar agar aman dikonsumsi.

BPOM Perkuat Pengawasan dan Penindakan

Untuk menekan peredaran produk ilegal, BPOM RI memperkuat koordinasi dengan kepolisian dan badan karantina. Tim pengawas melakukan penyitaan dan memastikan produk yang melanggar regulasi tidak lagi beredar.

Selain itu, BPOM meminta masyarakat untuk melaporkan produk mencurigakan. Prof. Taruna menekankan, “Peran konsumen sangat penting. Dengan melaporkan produk ilegal, tindakan cepat bisa dilakukan dan risiko bagi masyarakat berkurang.”

Baca Juga :  Hati-hati! BPOM; 41 Obat Herbal Mengandung Zat Berbahaya

Tips Aman bagi Konsumen

BPOM mengingatkan masyarakat memeriksa izin edar pada setiap produk pangan. Konsumen dapat mengecek label kemasan untuk memastikan produk resmi. Mengutamakan produk dengan izin edar resmi membantu masyarakat menghindari risiko kesehatan sekaligus mendukung peredaran produk legal.

Upaya Menjaga Keamanan Pangan Nasional

Dengan langkah-langkah pengawasan ini, BPOM berharap peredaran produk ilegal menurun secara signifikan. Kegiatan pengawasan juga memastikan masyarakat tetap mendapatkan produk pangan aman di tengah meningkatnya permintaan selama musim perayaan.(*)

Berita Terkait

5 Kebiasaan Penyebab Kolesterol Tinggi yang Masih Sering Dilakukan, Nomor 3 Paling Sulit Dihindari
Kenaikan Gaji PNS 2026 Belum Cair? Ini Fakta Terbaru Usai Prabowo Teken Perpres Nomor 79 Tahun 2025
Resign atau Kena PHK? Begini Cara Nonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan agar Saldo JHT Cepat Cair
Update Terbaru!, Gaji ke 13 PNS 2026 Segera Cair, Ini Jadwalnya
Era Baru Bansos Dimulai! Pemerintah Gunakan AI dan Satelit untuk Data Kemiskinan Nasional
Siap- siap, Tarif BPJS Kelas 1-3 Diprediksi Naik Mei ini
Penghapusan Guru Honorer Dimulai 2027, Ribuan Guru Kini Menunggu Status ASN
11 Buah Terbaik untuk Diet 2026, Ampuh Bantu Turunkan Berat Badan dan Bikin Kenyang Lebih Lama
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:35 WIB

5 Kebiasaan Penyebab Kolesterol Tinggi yang Masih Sering Dilakukan, Nomor 3 Paling Sulit Dihindari

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:01 WIB

Resign atau Kena PHK? Begini Cara Nonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan agar Saldo JHT Cepat Cair

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:31 WIB

Update Terbaru!, Gaji ke 13 PNS 2026 Segera Cair, Ini Jadwalnya

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:10 WIB

Era Baru Bansos Dimulai! Pemerintah Gunakan AI dan Satelit untuk Data Kemiskinan Nasional

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:02 WIB

Siap- siap, Tarif BPJS Kelas 1-3 Diprediksi Naik Mei ini

Berita Terbaru

Kode redeem Free fire terbaru hari ini

Dunia Game

Buruan Klaim! Kode Redeem Free Fire Terbaru Hari Ini Masih Aktif

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:01 WIB