Jadwal Libur Bank Selama Lebaran 2026: Transaksi Tetap Lancar Lewat Digital

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Simak jadwal layanan bank selama libur lebaran

Simak jadwal layanan bank selama libur lebaran

BISNIS,JS- Lebaran 2026 membuat banyak aktivitas menyesuaikan waktunya, termasuk layanan perbankan. Operasional bank mengikuti jadwal libur nasional dan cuti bersama, yang kali ini lebih panjang karena berdekatan dengan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Meski libur, nasabah tidak perlu khawatir. Layanan digital seperti mobile banking, ATM, dan transaksi elektronik tetap aktif sepanjang hari. Berikut jadwal libur dan layanan terbatas dari beberapa bank besar di Indonesia.

Bank Mandiri: Mayoritas Cabang Tutup, Layanan Digital Tetap Jalan

Selama 18–24 Maret 2026, sebagian besar kantor cabang Bank Mandiri menutup operasional. Namun, nasabah tetap bisa melakukan transaksi melalui mobile banking, ATM, dan platform elektronik lainnya.

Baca Juga :  Rebutan Bank Asing! Bisnis Ritel HSBC Indonesia Dibidik 5 Raksasa Asia

Selain itu, beberapa cabang akan buka secara terbatas untuk melayani transaksi tertentu. Pihak bank akan mengumumkan informasi terbaru mengenai lokasi dan jam operasional cabang siaga menjelang Lebaran.

Bank BRI: Operasional Terbatas, Digital Siap Melayani 24 Jam

Bank BRI menutup sebagian besar cabang pada 18–24 Maret 2026. Meski demikian, 186 kantor cabang tetap buka terbatas pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret, pukul 08.00–15.00 WIB. Bank melayani transaksi pembukaan rekening, setoran dan penarikan tunai, layanan kartu debit, registrasi e-banking, serta layanan khusus Pertamina Jasa Raharja.

Selain itu, BRI memastikan layanan digital tetap aktif, termasuk 19.657 ATM dan CRM, 284.670 EDC, 1,2 juta BRILink Agen, serta lebih dari 4,6 juta titik QRIS. Nasabah dapat melakukan transaksi kapan saja melalui platform digital ini, tanpa harus datang ke cabang.

Baca Juga :  BBCA Tertinggal, Saham Bank BUMN Jadi Rebutan Investor

Bank BNI: Outlet Terbatas dan Mobil Gerak Untuk Mempermudah Transaksi

Sebagian besar cabang BNI menutup operasional pada 18–24 Maret 2026. Namun, 23 outlet akan buka terbatas pada 20 Maret, dan 32 outlet pada 23 Maret, pukul 10.00–12.00 WIB. Melalui layanan terbatas ini, nasabah tetap bisa melakukan berbagai transaksi.

BNI juga menempatkan O-Branch atau Mobil Gerak di lokasi strategis, khususnya di wilayah yang belum tersedia fasilitas ATM atau CRM. Bank mendorong nasabah memanfaatkan layanan digital seperti wondr by BNI, BNIdirect, dan ATM yang aktif 24 jam, agar transaksi tetap lancar.(*)

Berita Terkait

Ingin jadi Nasabah BCA Prioritas 2026: Ini Syarat, Cara Dapat Undangan dan Keuntungannya
Bank Digital Makin Populer, Transaksi Digital Indonesia Capai 5,50 Miliar
MotoGP Indonesia 2026 Segera Digelar, BRI Dorong Ekonomi Digital dan Peluang UMKM
Terbaru! KUR BRI Rp20 Juta September 2026: Cicilan Mulai Rp396 Ribu, Cek Simulasi Lengkap dan Syarat Pinjaman BRI
IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah, Investor Wajib Cermati Level 6.000 dan 6.200
BI Rate Diprediksi Naik Lagi Akhir 2026, Rupiah Jadi Perhatian dan Dampaknya ke Bunga Bank
IHSG Anjlok 1,51 Persen, Ini 3 Saham Pilihan untuk Trading Pekan Ini
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Senin 28 September 2026: Cek Harga per Gram Semua Kadar, Ada Perubahan Menarik
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Ingin jadi Nasabah BCA Prioritas 2026: Ini Syarat, Cara Dapat Undangan dan Keuntungannya

Rabu, 30 September 2026 - 21:45 WIB

Bank Digital Makin Populer, Transaksi Digital Indonesia Capai 5,50 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 18:01 WIB

MotoGP Indonesia 2026 Segera Digelar, BRI Dorong Ekonomi Digital dan Peluang UMKM

Rabu, 30 September 2026 - 15:01 WIB

Terbaru! KUR BRI Rp20 Juta September 2026: Cicilan Mulai Rp396 Ribu, Cek Simulasi Lengkap dan Syarat Pinjaman BRI

Rabu, 30 September 2026 - 14:00 WIB

IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah, Investor Wajib Cermati Level 6.000 dan 6.200

Berita Terbaru