Penertiban Dimulai! Pedagang di Jalan M. Yamin Dipindahkan, Ini Dampaknya

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Sungai Penuh, Azhar Hamzah saat memantau penataan ulang pasar tanjung bajure

Walikota Sungai Penuh, Azhar Hamzah saat memantau penataan ulang pasar tanjung bajure

SUNGAIPENUH,JS- SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh melaksanakan penertiban pasar Tanjung Bajure. Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, bersama Sekretaris Daerah Alpian dan jajaran dinas terkait, turun langsung ke Pasar Tanjung Bajure untuk memastikan proses penertiban berjalan optimal.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mengembalikan fungsi jalan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan pasar. Selain itu, pemerintah ingin menciptakan suasana yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.

Baca Juga :  Sidak Mendadak di Pasar Sungai Penuh, Ini Fakta yang Terungkap di Lapangan

Fokus pada Pedagang di Badan Jalan

Dalam kegiatan tersebut, petugas menargetkan pedagang yang masih berjualan di badan Jalan M. Yamin. Selama ini, aktivitas tersebut sering memicu kemacetan dan menghambat arus lalu lintas.

Oleh karena itu, petugas langsung mengimbau pedagang agar segera berpindah ke area yang telah disediakan di dalam pasar. Pemerintah juga memastikan bahwa fasilitas yang tersedia cukup memadai untuk menampung para pedagang.

Dengan langkah ini, arus kendaraan di sekitar pasar mulai terlihat lebih lancar. Masyarakat pun merasakan dampak positif dari penataan tersebut.

Penataan Ruko dan Bangunan di Bahu Jalan

Selain pedagang kaki lima, pemerintah juga menyoroti pemilik toko atau ruko yang menggunakan bahu jalan. Pemanfaatan area tersebut dinilai mengganggu ketertiban dan mengurangi ruang publik.

Selanjutnya, pemerintah meminta para pemilik bangunan untuk membongkar bagian yang melanggar secara mandiri. Pendekatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran tanpa menimbulkan konflik.

Di sisi lain, petugas terus melakukan pengawasan agar pelanggaran serupa tidak kembali terjadi.

Relokasi Pedagang untuk Tata Pasar Lebih Rapi

Tidak berhenti di situ, pemerintah juga melakukan penataan zonasi pedagang di dalam pasar. Pedagang ayam kini menempati lantai dua Pasar Tanjung Bajure. Sementara itu, pedagang ikan diarahkan ke los khusus yang sudah tersedia.

Melalui pengelompokan ini, pengunjung dapat menemukan kebutuhan dengan lebih mudah. Selain itu, kondisi pasar menjadi lebih higienis dan terorganisir.

Dengan demikian, aktivitas jual beli berlangsung lebih nyaman dan efisien bagi semua pihak.

Pendekatan Humanis Jadi Prioritas

Dalam proses penertiban, pemerintah mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Petugas aktif berdialog dengan para pedagang agar mereka memahami tujuan kebijakan tersebut.

Azhar Hamzah menegaskan bahwa penataan ini bukan sekadar penertiban. Sebaliknya, pemerintah ingin membangun pasar yang lebih layak dan berdaya saing.

Baca Juga :  Sampah Naik Drastis Saat Lebaran, DLH Sungai Penuh Turunkan Armada dan Petugas Siaga

“Penataan ini bertujuan menciptakan pasar yang tertib dan nyaman. Kami ingin semua pihak merasakan manfaatnya,” jelasnya.

Karena itu, komunikasi langsung terus dilakukan agar proses berjalan kondusif tanpa gesekan.

Pendataan Pedagang untuk Penataan Jangka Panjang

Selanjutnya, pemerintah melakukan pendataan terhadap pedagang kaki lima. Langkah ini penting untuk memastikan penempatan pedagang lebih teratur ke depan.

Data tersebut akan membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran. Selain itu, sistem administrasi pedagang juga akan menjadi lebih rapi.

Dengan perencanaan yang matang, penataan pasar dapat berjalan secara berkelanjutan.

Dampak Positif Mulai Terlihat

Seiring berjalannya penertiban, sejumlah perubahan mulai terlihat. Kawasan pasar tampak lebih tertata, sementara arus lalu lintas di Jalan M. Yamin menjadi lebih lancar.

Meskipun sebagian pedagang sempat merasa keberatan, kini mereka mulai memahami manfaat jangka panjang dari kebijakan tersebut. Lingkungan yang rapi berpotensi menarik lebih banyak pembeli.

Akhirnya, kondisi ini dapat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat secara keseluruhan.

Komitmen Menuju Pasar Modern dan Tertib

Ke depan, Pemerintah Kota Sungai Penuh akan terus melanjutkan penataan secara bertahap. Pengawasan rutin juga akan dilakukan untuk menjaga ketertiban yang telah tercapai.

Dengan komitmen ini, Pasar Tanjung Bajure diharapkan berkembang menjadi pusat perdagangan yang lebih modern, tertib, dan representatif.

Selain itu, penataan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan serta meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.(*)

Berita Terkait

Absensi Digital Jadi Acuan Evaluasi ASN Sungai Penuh, BKPSDM Pantau Kedisiplinan PNS dan PPPK
Mulai November 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di Jambi Dapat Insentif Rp500 Ribu, Ini Rincian Gajinya
Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan
BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api
Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu
Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan
Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda
PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Absensi Digital Jadi Acuan Evaluasi ASN Sungai Penuh, BKPSDM Pantau Kedisiplinan PNS dan PPPK

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:11 WIB

BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan

Berita Terbaru

Nasional

Gempa Megathrust Ancam Sumatera, Ini Penjelasan Lengkap Ahli

Jumat, 2 Okt 2026 - 21:30 WIB