Warga Koto Datuk Panik!, Detik-Detik Rumah di Koto Datuk Terbakar

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI,JS- Kebakaran hebat kembali menggegerkan warga Kabupaten Kerinci. Kali ini, si jago merah melalap satu unit rumah semi permanen milik warga di Desa Koto Datuk, Kecamatan Air Hangat Barat, pada hari yang mengejutkan masyarakat setempat.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi secara tiba-tiba dan dengan cepat membesar, sehingga membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah. Api diketahui menghanguskan rumah milik seorang lansia yang dikenal dengan sebutan nenek Azam.

Baca Juga :  Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Kerinci Hari Ini! Jalanan Mulai Lumpuh, Pengendara Wajib Waspada

Menurut keterangan warga setempat, kejadian berlangsung di kawasan belakang Sekolah Dasar (SD) Desa Koto Datuk. Lokasi yang cukup padat membuat kobaran api sempat dikhawatirkan merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

Api Cepat Membesar, Warga Tak Sempat Menyelamatkan Barang

Salah seorang warga, Nemi, mengungkapkan bahwa kebakaran terjadi begitu cepat hingga penghuni rumah tidak sempat menyelamatkan banyak barang berharga.

“Kejadiannya sangat cepat. Api langsung membesar dan melalap seluruh bagian rumah. Itu rumah nenek Azam yang berada di belakang SD,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa warga sekitar sempat berupaya membantu memadamkan api dengan alat seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Namun, karena material rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu, api dengan mudah menjalar dan sulit dikendalikan.

Suara Pukulan Tiang Listrik Jadi Alarm Darurat

Dalam kondisi darurat tersebut, warga menggunakan cara tradisional untuk memberi tanda bahaya. Suara pukulan tiang listrik menjadi sinyal adanya kebakaran yang membuat masyarakat sekitar langsung keluar rumah.

“Begitu terdengar suara tiang listrik dipukul bertalu-talu, warga langsung tahu ada kebakaran. Semua langsung keluar dan menuju lokasi,” tambah Nemi.

Fenomena ini menunjukkan masih kuatnya solidaritas masyarakat desa dalam menghadapi bencana, di mana warga saling membantu tanpa menunggu instruksi resmi.

Armada Damkar

Tak berselang lama setelah kejadian dilaporkan, sejumlah armada pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Petugas dengan sigap langsung melakukan upaya pemadaman agar api tidak semakin meluas.

Proses pemadaman berlangsung cukup menegangkan, mengingat kobaran api yang cukup besar dan potensi merembet ke rumah lain.

Beruntung, berkat kerja cepat petugas damkar dibantu warga, api akhirnya berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke bangunan lainnya.

“Untungnya petugas cepat datang, jadi api tidak sampai menyebar ke rumah lain,” ungkap warga.

Satu Rumah Ludes, Beberapa Bangunan Terdampak

Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah dilaporkan habis terbakar tanpa sisa. Sementara beberapa bangunan di sekitarnya mengalami kerusakan ringan akibat panas dan percikan api.

Meski tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian material diperkirakan cukup besar, mengingat seluruh isi rumah tidak sempat diselamatkan.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendataan terkait kerugian yang dialami korban.

Baca Juga :  Viral! Wisata Swasta di Kerinci Banjir Pengunjung, Destinasi Pemkab Kurang Dilirik

Penyebab Kebakaran Masih Misterius

Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran yang menghanguskan rumah tersebut. Aparat terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api.

Kemungkinan seperti korsleting listrik atau faktor kelalaian masih menjadi dugaan awal, namun belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang.

Warga diimbau untuk tetap waspada dan memastikan kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing dalam keadaan aman guna mencegah kejadian serupa.

Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan pemukiman padat dengan bangunan semi permanen.

Selain itu, kesiapsiagaan warga dan akses cepat terhadap layanan pemadam kebakaran menjadi faktor penting dalam meminimalisir dampak kebakaran.

Solidaritas warga Desa Koto Datuk juga mendapat apresiasi karena turut membantu proses pemadaman dan evakuasi saat kejadian berlangsung.(*)

Berita Terkait

Gaji ke-13 ASN Jambi Masih Ditunggu, Dua Daerah Belum Lakukan Pembayaran
Cabai Merah Naik Lagi, Update Terbaru Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Hari ini
Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan
APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota
Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”
Balek Kalahek Tempurung Jadi Simbol Pelestarian Budaya Sungai Penuh, Warisan Leluhur Luhah Rio Mendiho di Tengah Modernisasi
Hati-Hati! Penipu Catut Nama Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Ini Modusnya
Resmi Didorong Kemenkum, Kopi Arabika Sungai Penuh Siap Bersaing di Pasar Global
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:01 WIB

Gaji ke-13 ASN Jambi Masih Ditunggu, Dua Daerah Belum Lakukan Pembayaran

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:01 WIB

Cabai Merah Naik Lagi, Update Terbaru Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Hari ini

Senin, 29 Juni 2026 - 19:03 WIB

Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan

Senin, 29 Juni 2026 - 17:30 WIB

APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:35 WIB

Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”

Berita Terbaru

IHSG

Bisnis

IHSG Ditutup Anjlok, Investor Dibayangi Tekanan Jual Besar

Selasa, 30 Jun 2026 - 23:01 WIB