Dividen SIDO 2026 Tembus Rp1,08 Triliun! Cek Jadwal & Potensi Cuan Saham Sido Muncul

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BISNIS,JS- PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) kembali menunjukkan kekuatan fundamentalnya di pasar saham Indonesia. Perusahaan herbal terkemuka ini menetapkan pembagian dividen tunai jumbo sebesar Rp1,08 triliun dari laba bersih tahun buku 2025.

Manajemen menyepakati keputusan tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung di Semarang pada 9 April 2026. Langkah ini langsung menarik perhatian investor karena rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) mencapai 88,6%.

Dengan kata lain, SIDO membagikan sebagian besar laba kepada pemegang saham, sebuah strategi yang jarang dilakukan emiten lain secara konsisten.

Rincian Dividen SIDO 2026, Investor Wajib Catat Jadwalnya

SIDO menetapkan total dividen sebesar Rp37 per saham. Namun, perusahaan sudah lebih dulu menyalurkan dividen interim sebesar Rp22 per saham pada November 2025.

Artinya, investor masih akan menerima sisa dividen sebesar Rp15 per saham.

Berikut jadwal lengkap pembagian dividen SIDO 2026:

  • Cum dividen pasar reguler & negosiasi: 17 April 2026
  • Ex dividen pasar reguler & negosiasi: 20 April 2026
  • Cum dividen pasar tunai: 21 April 2026
  • Ex dividen pasar tunai: 22 April 2026
  • Recording date: 21 April 2026
  • Pembayaran dividen: 7 Mei 2026

Dengan jadwal tersebut, investor yang ingin mendapatkan dividen wajib memiliki saham SIDO sebelum tanggal cum dividen.

Kinerja SIDO 2025 Tumbuh Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi

Selain rajin membagikan dividen, SIDO juga mencatat kinerja keuangan yang solid sepanjang 2025.

Perusahaan membukukan penjualan sebesar Rp4,07 triliun. Angka ini naik 4,10% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp3,91 triliun.

Tidak hanya itu, laba bersih juga meningkat menjadi Rp1,23 triliun atau tumbuh 4,97% secara tahunan. Kenaikan ini mencerminkan strategi bisnis yang berjalan efektif.

Laba per saham (EPS) ikut naik dari Rp39,03 menjadi Rp41,36 per saham. Angka ini memperkuat daya tarik saham SIDO bagi investor jangka panjang.

Baca Juga :  Investasi Emas Digital 2026: Cara Optimalkan Keuntungan Tanpa Terjebak Pajak

Margin Tinggi Jadi Kunci Kekuatan SIDO

SIDO berhasil menjaga margin keuntungan di level tinggi. Perusahaan mencatat margin bruto sebesar 58%, yang menunjukkan efisiensi produksi tetap terjaga.

Selain itu:

  • Laba usaha mencapai Rp1,54 triliun (naik 5%)
  • Margin usaha berada di level 38%
  • Margin bersih menyentuh 30%

Kombinasi ini menandakan bisnis SIDO sangat sehat dan mampu menghasilkan arus kas kuat.

Ekspor Melonjak 31%, Jadi Motor Pertumbuhan Baru

Salah satu pendorong utama pertumbuhan SIDO berasal dari pasar ekspor. Perusahaan mencatat lonjakan ekspor hingga 31% sepanjang 2025.

Sementara itu, permintaan domestik tetap stabil meskipun kondisi ekonomi masih dalam fase normalisasi.

Strategi ekspansi ke pasar internasional ini membuka peluang pertumbuhan jangka panjang, terutama di segmen herbal yang semakin diminati secara global.

Kenapa Saham SIDO Jadi Favorit Investor Dividen?

Banyak investor memburu saham SIDO karena konsistensi dalam membagikan dividen besar setiap tahun.

Beberapa alasan utama:

  • Dividend payout ratio tinggi (mendekati 90%)
  • Arus kas kuat dan stabil
  • Bisnis berbasis produk herbal yang defensif
  • Risiko relatif rendah dibanding saham siklikal

Karena itu, saham SIDO sering masuk kategori dividend stock atau saham penghasil passive income.

Baca Juga :  IHSG Melemah! Deretan Saham Raksasa Ini Jadi Biang Kerok, Investor Wajib Waspada

Prospek Saham SIDO 2026, Masih Layak Dibeli?

Melihat kinerja dan strategi perusahaan, prospek saham SIDO tetap menarik di 2026.

Beberapa faktor pendukung:

  • Tren gaya hidup sehat terus meningkat
  • Produk herbal semakin diterima pasar global
  • Ekspansi ekspor terus berkembang
  • Fundamental perusahaan tetap solid

Namun, investor tetap perlu memperhatikan valuasi saham dan kondisi pasar secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan.

Tips Maksimalkan Cuan dari Dividen SIDO

Jika ingin memaksimalkan keuntungan dari saham SIDO, investor bisa mempertimbangkan strategi berikut:

  • Beli saham sebelum cum dividen
  • Tahan saham untuk jangka panjang
  • Manfaatkan dividen sebagai passive income
  • Reinvestasi dividen untuk compounding

Strategi ini sering digunakan investor berpengalaman untuk membangun kekayaan secara bertahap.

FAQ

1. Berapa dividen SIDO tahun 2026?

Total dividen mencapai Rp37 per saham, dengan sisa pembayaran Rp15 per saham.

2. Kapan pembayaran dividen dilakukan?

Perusahaan menjadwalkan pembayaran pada 7 Mei 2026.

3. Apa itu cum dividen?

Cum dividen merupakan batas terakhir investor membeli saham agar berhak menerima dividen.

4. Apakah saham SIDO cocok untuk pemula?

Ya, saham ini cocok untuk pemula karena stabil dan rutin membagikan dividen.

5. Apakah SIDO termasuk saham defensif?

Ya, karena bisnis herbal cenderung stabil meskipun ekonomi berfluktuasi.

Kesimpulan

SIDO kembali membuktikan diri sebagai salah satu saham dividen terbaik di Indonesia. Dengan pembagian dividen Rp1,08 triliun dan payout ratio hampir 90%, perusahaan menunjukkan komitmen kuat kepada investor.

Didukung kinerja keuangan yang solid, margin tinggi, serta pertumbuhan ekspor yang agresif, saham ini tetap menarik untuk investasi jangka panjang.

Bagi investor yang mencari passive income stabil, saham SIDO bisa menjadi pilihan strategis di tahun 2026.

Catatan ; Artikel ini hanya memuat tentang informasi semata, bukan untuk mengajak masyarakat dan mengikuti investasi, pasar saham, trending dan sebagainya. segala resiko seperti kegagalan di luar tanggung jawab jambisun.id. (*)

Berita Terkait

Masih Punya Cicilan? Ini Syarat Mengajukan KUR Lagi agar Peluang Disetujui Lebih Besar
KPR Ditolak Bank? Ini Penyebab Utama dan Cara Memperbaiki Peluang Persetujuan
Bunga Bank Digital 2026 Tembus 9%, Ini Perbandingan Deposito, Pajak, dan Risiko LPS
KUR Mandiri 2026: Tabel Angsuran Rp10 Juta, Rp25 Juta, dan Rp50 Juta
KUR BNI 2026 Rp150 Juta: Cek Tabel Angsuran 12–60 Bulan dan Syarat Pengajuan Modal Usaha
Harga Emas Pegadaian 10 Oktober 2026: Antam Rp2,61 Juta, Cek Buyback
Pajak E-Commerce 0,5 Persen Buat Pelaku UMKM Khawatir?, Ini Aturan dan Batas Bebas Pajaknya
Deposito Rp100 Juta di BCA, BRI, BNI, atau Mandiri: Ini Simulasi Bunga dan Keuntungan Setahun
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Masih Punya Cicilan? Ini Syarat Mengajukan KUR Lagi agar Peluang Disetujui Lebih Besar

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:01 WIB

KPR Ditolak Bank? Ini Penyebab Utama dan Cara Memperbaiki Peluang Persetujuan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Bunga Bank Digital 2026 Tembus 9%, Ini Perbandingan Deposito, Pajak, dan Risiko LPS

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:01 WIB

KUR Mandiri 2026: Tabel Angsuran Rp10 Juta, Rp25 Juta, dan Rp50 Juta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:31 WIB

KUR BNI 2026 Rp150 Juta: Cek Tabel Angsuran 12–60 Bulan dan Syarat Pengajuan Modal Usaha

Berita Terbaru

Health benefits of Cassia vera

Internasional

Found only in Indonesia—here are the health benefits of cinnamon

Senin, 12 Okt 2026 - 02:55 WIB